Workshop Sales Mastery with NLP: Meningkatkan Penjualan dengan Pola Pikir dan Komunikasi yang Tepat
Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | Workshop Sales Mastery with NLP: Meningkatkan Penjualan dengan Pola Pikir dan Komunikasi yang Tepat Pada Selasa, 15 Juli 2025, hari pertama Workshop Sales Mastery with NLP sukses digelar secara luring di Qubika Boutique Hotel, Tangerang. Acara ini menghadirkan peserta dari berbagai latar belakang profesi—mulai dari jasa konsultan IT, sales dalam dunia fashion kesehatan, training konseling, insuransi, dan properti—yang ingin meningkatkan performa penjualannya dengan pendekatan NLP (Neuro-Linguistic Programming). Dipandu oleh Coach Ongky Hojanto, workshop ini dirancang untuk membekali peserta dengan strategi mental dan komunikasi yang efektif untuk menghadapi tantangan dunia penjualan. Baca juga:Workshop Story Telling: Mengasah Kemampuan Bercerita untuk Presentasi yang Lebih Efektif Materi pertama yang dibahas adalah tentang Mindset—sebagai fondasi dari setiap tindakan dan pencapaian dalam penjualan. Coach Ongky menjelaskan bahwa mindset yaitu sekumpulan belief yang mempengaruhi sikap, perilaku, tindakan serta hasil yang diperoleh. Dua pola pikir yang ditekankan adalah “Stay Foolish, Stay Hungry” yang mengajak peserta…
Cerita Jenis Perumpamaan (My Friend John)
Teknik “My-Friend-John” dikembangkan oleh Milton Erickson, MD berdasarkan prinsip ini. John adalah subjek hipnotik imajiner yang seolah-olah duduk di sebelah subjek sesungguhnya. Erickson sakan mengarahkan sugesti-sugestinya kepada subjek imajiner itu, dan dengan cara itu ia membawa subjek sesungguhnya memasuki keadaan hipnotik. Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking | Cerita Jenis Perumpamaan Atau John sekadar diceritakan dalam obrolan santai Erickson dengan si subjek. Ini dilakukan, misalnya, ketika ia menangani pasien yang mengidap rasa sakit pasca-amputasi (phantom limb). Ia bilang: “John sungguh luar biasa. Dan aku bicara dengannya mengenai pentingnya memiliki perasaan tenteram dalam kaki kayu, lutut kayu, betis kayu…. Merasakannya hangat. Dingin. Santai…. Anda bisa saja mengidap simptom kegembiraan pasca-amputasi.” Prosedur semacam ini juga bekerja efektif pada pasien resisten. Dalam hal ini Kita bisa mengepung subjek resisten tersebut dengan subjek-subjek yang memiliki penerimaan baik. Proses tanggapan ideodinamik (baik ideomotor maupun ideosensory) akan terjadi secara otomatis dalam diri…
Workshop Story Telling: Mengasah Kemampuan Bercerita untuk Presentasi yang Lebih Efektif
Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | Workshop Story Telling: Mengasah Kemampuan Bercerita untuk Presentasi yang Lebih Efektif Pada Jumat, 11 Juli 2025, Workshop Story Telling diadakan secara luring di Qubika Boutique Hotel, Tangerang, dengan dihadiri oleh peserta dari berbagai latar belakang profesi seperti dari bidang engineering telekomunikasi, pengusaha kontraktor, manajer, dosen, manajer finance yang antusias untuk mengembangkan keterampilan berbicara di depan umum dan komunikasi sehari-hari menggunakan teknik bercerita. Acara ini dipandu oleh Coach Ongky Hojanto, seorang pakar public speaking yang berpengalaman, yang bertujuan untuk memberikan keterampilan penting dalam membangun rasa percaya diri dan keahlian berbicara yang efektif. Baca juga:3 Tips Gunakan Pelatihan untuk Retensi Hari pertama dalam workshop ini difokuskan pada pemahaman mengenai jenis-jenis cerita dan penempatan yang tepat dalam konteks komunikasi maupun public speaking. Coach Ongky menjelaskan bahwa ada tiga jenis utama dalam storytelling, yaitu: Personal Story (kisah pribadi), Others’ Story (kisah tokoh, teman, atau testimoni), dan Parable (cerita perumpamaan). Setiap jenis…
3 Fakta Keliru Mengenai Motivator
“Seorang guru mempengaruhi keabadian; dia tidak pernah tahu di mana pengaruhnya berhenti.” – Henry Adams. Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking | Fakta Keliru Mengenai Motivator Motivator adalah sebuah profesi yang sama dengan profesi seorang guru ataupun dosen, dia mengajar dan membimbing para pesertanya untuk memiliki kemampuan atau skill yang baru untuk membantu Mereka mencapai kesuksesan dengan lebih mudah dan cepat. Bedanya guru atau dosen telah mendapat pengakuan dari masyarakat, sementara profesi sebagai motivator atau professional public speaker di Indonesia belum mendapat tempat yang layak dimata masyarakat. Baca Juga : Motivator Abal – Abal Hal Ini Disebabkan Oleh Beberapa Asumsi Yang Keliru Menganai Profesi Ini. Beberapa Salah Kaprah Yang Sering Terjadi : 1. Modal Omongan Doank Orang berpikir bahwa motivator adalah orang yang banyak ngomong dan menjual omongan. Asumsi ini tidak sepenuhnya salah, Saya mengamati bahwa banyak orang merasa diri Mereka motivator atau lebih tepatnya memberikan…
3 Tips Gunakan Pelatihan untuk Retensi
Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 3 Tips Gunakan Pelatihan untuk Retensi “Train people well enough so they can leave, treat them well enough so they don’t want to.” — Sir Richard Branson Di tengah meningkatnya tren resign dan pencarian peluang baru, mempertahankan talenta terbaik menjadi tantangan besar bagi banyak perusahaan. Apalagi jika mereka adalah karyawan berprestasi yang sulit digantikan. Daripada terus-menerus merekrut dan melatih ulang, strategi yang jauh lebih efektif adalah menjaga agar mereka tetap bertahan. Salah satu cara paling berdampak? Memberikan pelatihan yang bermakna, relevan, dan mendorong pertumbuhan. Baca juga:3 Strategi Bangun Tim Multi Generasi Berikut 3 tips gunakan pelatihan agar tidak hanya jadi rutinitas, tapi benar-benar menjadi alat yang berdampak untuk retensi: 1. Fokuskan Pelatihan pada Pertumbuhan KarierSebagian besar pelatihan kerja hanya membekali karyawan dengan keterampilan dasar. Namun, karyawan berprestasi tidak puas hanya dengan tahu cara kerja sistem—mereka ingin jadi ahli dan berkontribusi lebih. Contohnya, Sebuah Academy tidak hanya…
Motivator Abal – Abal
“Guru biasa-biasa saja hanya bisa menceritakan. Guru yang baik mampu menjelaskan. Guru yang unggul mampu menunjukkan. Sementara guru yang hebat bisa memberikan inspirasi” – William Arthur Ward. Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking | Motivator Abal – Abal Salah satu guru yang dapat memberikan Anda inspirasi adalah seorang Motivator, namun sungguh miris profesi ini, orang mengindentikan profesi Motivator dengan orang yang omdo tanpa bukti nyata. Sementara di lain sisi, orang yang merasa pintar ngomong berasumsi dia dapat menjadi seorang Motivator. Kacaunya hal ini tanpa fakta yang kuat untuk meluruskan. Tidaklah salah dengan asumsi ini, karena banyak Motivator abal-abal hadir saat ini. Motivator yang modal satu pengalaman dan mengeneralisasi bahwa pengalaman tersebut dapat di lakukan oleh semua orang. Motivator yang hanya pintar bicara tanpa kerja. Di kelas Trainerpreneur (Rahasia menghasilkan Rp 1 miliyar dari bisnis training) Saya selalu tekankan bahwa Anda harus menemukan self mastery atau produk yang…
6 Strategi Latih Pemimpin Jadi Pelatih
Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 6 Strategi Latih Pemimpin Jadi Pelatih “A leader is one who knows the way, goes the way, and shows the way.” — John C. Maxwell Dalam lingkungan kerja modern, kepemimpinan bukan lagi soal memberi perintah, melainkan membimbing, memberi umpan balik, dan mendorong pertumbuhan. Untuk menciptakan organisasi yang tangguh dan kolaboratif, para pemimpin perlu dilatih menjadi pelatih yang mampu menumbuhkan potensi timnya. Berikut 6 strategi utama latih pemimpin jadi pelatih yang dapat diterapkan: Baca juga:4 Rahasia Sukses Training Bermain Peran 1. Latih Gaya Kepemimpinan SituasionalPemimpin yang baik menyesuaikan gaya mereka dengan kebutuhan individu tim. Pelatihan berbasis DISC membantu pemimpin memahami gaya kerja dan komunikasi setiap anggota tim, sehingga mereka dapat membimbing dengan lebih efektif dan empatik.Pelatihan ini juga membekali mereka dengan keterampilan berpikir kritis, kesadaran diri, dan adaptabilitas yang tinggi. 2. Perkuat Komunikasi Lewat Check-In Tatap MukaPercakapan rutin empat mata menjadi ruang refleksi, perencanaan, dan pembentukan kepercayaan. Latih…
4 Rahasia Sukses Training Bermain Peran
Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 4 Rahasia Sukses Training Bermain Peran “Courage starts with showing up and letting ourselves be seen.” — Brené Brown Bermain peran adalah metode pelatihan populer untuk mengasah kemampuan komunikasi dalam situasi sulit. Namun, banyak karyawan membencinya. Kenapa? Karena pendekatannya sering memicu rasa malu, tekanan sosial, dan kecemasan tampil di depan umum. Baca juga:5 Cara Mempromosikan Program Pembelajaran Untungnya, pelatihan berbasis deliberate practice—latihan terstruktur dan berulang dalam lingkungan aman—telah terbukti jauh lebih efektif untuk membangun kepercayaan diri dan kompetensi komunikasi. Berikut 4 rahasia untuk menyusun training bermain peran yang efektif dan bisa benar-benar berhasil: 1. Ganti “Akuarium” dengan Zona AmanJangan paksa peserta bermain peran di depan tim atau atasan. Gunakan sesi privat, baik virtual maupun tatap muka, agar peserta merasa aman mencoba dan gagal tanpa rasa malu. Pengalaman latihan yang tenang justru mendorong keberanian dan rasa percaya diri. 2. Gunakan Skenario Nyata yang RelevanPeserta akan lebih terlibat saat…
Menghentikan Kebiasaan Buruk dalam Presentasi
Public Speaking | Entah dilingkungan manapun, anda akan selalu dihadapkan dengan situasi yang mengharuskan berbicara didepan umum. Dalam berbicara didepan umum, kita seringkali memiliki kebiasaan-kebiasaan buruk yang secara tidak sadar pasti kita lakukan. Bagaimana anda melatih diri sendiri untuk menghilangkan kebiasaan-kebiasaan yang kurang baik dalam berpidato ?. seperti halnya untuk kebiasaan apa pun, anda perlu kedisiplinan dan kerja keras dalam berlatih untuk menghilangkan kebiasaan tersebut. Terdapat beberapa tips untuk menghilangkan kebiasaan buruk saat berbicara dalam seminar didepan umum, Cobalah ketiga tips berikut ini : Dengarkan saat anda sendiri berbicara Memperhatikan kata-kata yang keluar dari mulut anda merupakan cara yang sangat efektif. Anda akan mengetahui berapa kali anda mulai, berhenti, mundur, dan berapa banyak kata “ee” menghambat presentasi anda. Baca Juga : Cara Berbicara yang Menarik Perhatian | Apa saja Metode yang dapat digunakan saat Public Speaking? Pikirkan sebelumnya apa yang akan anda katakan Sering kali alasan anda mengucapkan kata-kata tanpa…
5 Cara Mempromosikan Program Pembelajaran
Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 5 Cara Mempromosikan Program Pembelajaran “The aim of marketing is to know and understand the customer so well the product or service fits him and sells itself.” — Peter Drucker Dalam dunia kerja yang makin cepat berubah, pembelajaran tidak bisa hanya dikirim — ia harus dipasarkan. Karyawan bukan lagi hanya peserta, tetapi pelanggan pembelajaran. Maka, para profesional L&D pun mulai berpikir seperti pemasar. Berikut 5 cara mempromosikan dan menerapkan prinsip pemasaran untuk meningkatkan adopsi program pembelajaran: Baca juga:5 Strategi Merancang Pelatihan Lintas Budaya 1. Buat Pengalaman Belajar yang MenjualSeperti kampanye produk, program pembelajaran harus menarik, relevan, dan membangun emosi. Gunakan narasi, visual kuat, dan promosi internal agar karyawan tertarik dan merasa pembelajaran penting bagi mereka. 2. Fokus pada Dampak NyataEvaluasi terus-menerus penting untuk memastikan pelatihan tidak jadi “pembelajaran sampah”. Lupakan sistem canggih yang tidak dipakai. Fokus pada alat sederhana yang benar-benar membantu karyawan bekerja lebih baik. 3.…










