Public Speaking | Dale Carnegie, The Art of Public Speaking mengatakan “Hanya ada satu alasan bagi pembicara untuk meminta perhatian pendengarnya: ia harus memiliki kebenaran atau hiburan untuk mereka.” Pembicara yang sudah menguasai topik dan sudah beradaptasi dengan audiensnya, seringkali sulit untuk berhenti berbicara. Penguasaan topik membuat Anda sebagai pembicara lupa akan situasi terhadap audiens Anda. Berikut 3 tips agar dapat menyesuaikan situasi dengan audiens Anda. 1. Tahu kapan harus berhenti berbicara Seorang pembicara yang baik tidak hanya mampu menyampaikan topik secara kuat, tetapi juga harus tahu kapan berhenti berbicara. Beberapa pembicara terus berbicara melantur tentang hal yang sama, sedangkan pembicara lain berbicara terlalu cepat karena ingin menyampaikan hal sebanyak mungkin dalam waktu singkat. Ciptakan jeda-jeda singkat untuk membiarkan audiens menyerap apa yang Anda sampaikan. Hal ini dapat menjadi salah satu cara untuk terus mendapatkan perhatian audiens. 2. Tahu apa kebutuhan audiens Hal pertama yang harus Anda perhatikan jika ingin memberikan…

Read more

Public Speaking | Hidup itu sederhana tapi kita yang membuat hidup itu jadi rumit -confucius-   Kemarin saya bertemu bersama teman saya. Kita berdiskusi disuatu tempat makan yang lumayan ramai. Teman saya yang pertama bernama Yasa dan 1 lagi bernama Martin. Teman saya yang bernama Martin berdiskusi Tanya jawab dengan Yasa Martin Tanya ke Yasa , “Yasa, kenapa manusia hidup harus mengejar uang sih?” Sejenak Yasa tersenyum mendapat pertanyaan itu dan menjawab yang kurang lebih Yasa seperti ini “Uang adalah Ibarat kata hamba yang baik namun juga tuan yang jahat. Uang ngga negatif, tapi juga ngga positif. Uang itu sifatnya netral” Sifat uang hanyalah memperbesar sifat dasar manusia. Uang tidak selalu mengubah orang baik menjadi buruk.Uang membuat orang baik semakin dermawan dan membuat orang jahat semakin busuk. Jangan salahkan uangnya, yang menjadi setan atau malaikatnya adalah si manusia. Seperti pisau, bermanfaat atau tidaknya tergantung siapa yang memegang Saya tidak mengajarkan orang…

Read more

Motivator| Belajar Public Speaking – Hasnaeni wanita kader partai demokrat yang saat ini memaksakan diri untuk menjadi calon gubernur DKI dalam sebuah wawancara, mengemukakan konsep pelayanan kesehatan yang hanya dengan menggunakan KTP. Sebuah pernyataan yang mengejutkan terlontar dari Hasnaeni sehubungan dengan BPJS “Sebenarnya yang merancang dan mendesain ide awal itu dari saya. Makanya itu kenapa saya berani dengan konsep KTP ini,” ujar Hasnaeni. Hasnaeni mengatakan, dialah yang memberi ide itu kepada Menteri BUMN Dahlan Iskan sewaktu dia masih menjadi staf khusus tidak resmi. Namun, dia mengaku tidak membocorkan seluruh konsepnya sehingga implementasi BPJS saat ini masih salah. “Namun, saya enggak gunakan semua konsepnya karena mau saya gunakan juga kalau saya terpilih di DKI,” ujar dia. Mungkin saja si Hasnaeni ini memberikan kesan bahwa ia ahli dan paham benar dalam bidang yang ia kerjakan atau sekedar ingin mengungkapkan bahwa ia pernah menjadi bagian dari tokoh sekaliber Dahlan Iskan. Baca Juga : Berbicara…

Read more

NLP Practitioner

Public Speaking | “When dealing with people, remember you are not dealing with creatures of logic, but with creatures of emotion.” – Dale Carnegie. Kecerdasan emosional adalah “bagian dari kecerdasan sosial, kecerdasan yang melibatkan kemampuan untuk memantau perasaan dan emosi diri sendiri dan orang lain, membedakannya dan menggunakan informasi ini untuk memandu pemikiran dan tindakan seseorang”. Dewasa ini, Kecerdasan Emosional (EI atau EQ) dianggap lebih penting daripada IQ (Intelligence Quotient). Kenapa? Karena orang dengan EQ tinggi berhubungan lebih baik dengan orang lain, lebih mudah didekati, cenderung berpikiran terbuka dan karena itu lebih mudah untuk diajak bekerja sama, baik dalam tim atau secara individu. Tingkat kecerdasan emosional yang tinggi berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas dan kesuksesan seseorang. Maka tak jarang jika banyak perusahaan memberikan tes EQ kepada pelamar sebelum mempekerjakan mereka. Lalu bagaimana cara meningkatkan kecerdasan emosional? 1. Sadari dan sesuaikan dengan emosi Anda sendiri. Menjadi lebih sadar diri atau mengembangkan kemampuan untuk…

Read more

Motivator – Saya mengajak seorang teman untuk meeting bersama salah satu partner saya. Dalam pembicaraan yang serius tersebut, sering kali partner saya mengungkapkan target dia untuk menciptkan omset Rp 1 T pertahun dari bisnis yang baru dirintisnya bersama saya. Dimana dalam bisnis sebelumnya, omset pertahun beliau mencapai angka Rp 3 Triliun. Selesai meeting itu, teman saya mengungkapkan rasa kagum yang amat sangat kepada partner bisnis saya yang baru saja kami temui. “Pak Ongky, beliau orang yang sangat percaya diri.” Ucap teman saya ini. Pernyataan tersebut diikuti oleh pertanyaan “Bagaimana caranya untuk meningkatkan rasa percaya diri ?” Saya mengatakan bahwa rasa percaya diri haruslah dipupuk. Dari rasa percaya diri yang kecil dan terus ditumpuk sehingga akhirnya akan menjadi rasa percaya diri yang besar. Baca Juga : Berbicara dengan Power dan Percaya Diri Partner bisnis saya ini, tiga tahun yang lalu ia memulai bisnis dengan modal Rp 25 juta, itupun melalui hutang kartu…

Read more

Menurut Davidson dalam Time Management for Turbulence Time, menjelaskan bahwa time manajemen adalah cara untuk menggunakan waktu sebaik mungkin sehingga pekerjaan dapat diselesaikan dengan cepat dan cerdas. Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking   Sebaliknya, time manajemen yang buruk dapat menimbulkan dampak buruk baik bagi perkembangan Anda secara pribadi ataupun kepada perusahaan maupun bisnis yang sementara Anda jalani. Lalu apa saja dampak negative yang akan diterima ketika tidak ada time manajemen yang baik ? Baca Juga : 4 Manfaat Time Management Dalam Meningkatkan Efektivitas Di Perusahaan Berikut Adalah 3 Dampak Negatif Kurangnya Time Manajemen : 1. Memperkecil Pencapaian Kesuksesan Time manajemen yang buruk akan membuat seseorang mengerjakan tugas dengan tidak terarah. Tugas yang seharusnya diselesaikan dengan lebih cepat akan tertunda dengan pekerjaan lainnya. Pekerjaan yang tidak terarah juga dapat menyebabkan kualitas pekerjaan menjadi buruk dan selesai dengan lambat. Semakin lambat suatu pekerjaan terselesaikan maka pencapaian target…

Read more

Dalam UU No. 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan terdapat hak dan kewajiban bagi karyawan dan perusahaan untuk memberi, memperoleh, meningkatkan, serta mengembangkan kompetensi kerja, produktivitas, disiplin, sikap dan etos kerja pada tingkat keterampilan dan keahlian yang sesuai dengan jenjang dan kualifikasi jabatan atau pekerjaan. Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking | Pelatihan Pengembangan Karyawan Memiliki Karyawan yang kompeten tentu saja mampu membantu perusahaan dalam meningkatkan laba perusahaan. Kekompetenan seseorang mampu ditingkatkan melalui pelatihan pengembangan karyawan. Lalu apa yang akan terjadi apabila perusahaan tidak melakukan pelatihan pengembangan karyawan ? Inilah 5 dampak negative yang dapat terjadi akibat kurangnya pelatihan pengembangan karyawan ! Baca Juga : 3 TipsMeningkatkan Kinerja Karyawan 1. Menurunnya Loyalitas Karyawan Dalam perusahaan, loyalitas diartikan sebagai suatu kesetiaan karyawan kepada perusahaan. Loyalitas karyawan sangat diperlukan untuk membantu perusahaan dalam mencapai target-target yang telah ditetapkan. Sehingga tanpa adanya loyalitas karyawan maka potensi perusahaan untuk dapat mencapai target akan…

Read more

Public Speaking Indonesia | 400 orang peserta dari seluruh cabang Bank Mandiri di Palembang menghadiri seminar Motivasi dengan tema Menjadi Generasi Muda Tangguh. Acara ini di buat untuk memperingati 91 tahun di cetuskannya sumpah pemuda. Diundang sebagai pembicara merupakan sebuah hal yang menyenangkan bagi saya, pertama karena kota Palembang merupakan kota yang jarang saya kunjungi sehingga menimbulkan rasa penasaran akan kota itu kedua karena bicara didepan anak muda selalu menyenangkan. Poin utama yang saya bahas saat cara tersebut adalah perubahan sikap mental yang akan membantu mereka menuju kesuksesan.   Sikap mental adalah komponen inti dari sebuah perubahan dan hal ini akan sulit dilakukan tanpa adanya kesadaran diri untuk berubah. Sikap menjadi saya katogorikan dalam dua bagian : Pecundang dan Pemenang. Pecundang adalah oleh yang memiliki sikap mental : Menyelahkan (orang lain,atasana, situasi, kondisi dll ), Alasan negatif yang mendukung sikap dan prilakunya dan Pembenaran diri sendiri tanpa mau melakukan introspeksi diri.…

Read more

Public Speaking | Seorang penulis terbaik dan dosen, Dale Carnegie mengatakan “Selalu ada tiga pidato, bagi setiap orang yang Anda benar-benar memberi. Satu Anda berlatih, satu yang Anda berikan, dan satu yang Anda berharap Anda memberi”. Sebagai contoh, beberapa orang di awal pidato mereka, sangat gugup dan sadar diri bahwa mereka tidak mampu mengingat pidato yang telah mereka persiapkan sebelumnya. Dan hasilnya? Mereka melenceng dari persoalan; mereka melupakan materi yang telah mereka persiapkan secara hati-hati; mereka lepas dari jalan raya dan menggelepar-gelepar di rawa-rawa. Berikut Cara-cara Pembicara Terkenal Mempersiapkan Pidato Mereka : Tak ada aturan yang sempurna yang bisa diberikan untuk pengaturan gagasan dan struktur semua pidato. Masing-masing menunjukkan masalah khususnya sendiri-sendiri. Pembicara harus menguasai masalahnya secara menyeluruh saat masalah tersebut diungkapkan, dan kemudian tidak perlu mengacu pada lainnya. Buatlah rencana pidato. Seperti munculkan minat, menangkan kepercayaan, nyatakan fakta, dan tunjukkan motif yang membuat orang melakukan tindakan. Menggali semua fakta, menilainya,…

Read more

Public Speaking | Nicholas Boothman mengatakan, “Jauh lebih mudah untuk meyakinkan jika Anda peduli dengan topik Anda. Cari tahu apa yang penting bagi Anda tentang pesan Anda dan bicaralah dari hati.” Jika Anda seorang pembicara, persiapkanlah topik Anda dengan baik. Topik yang disampaikan jika tidak sesuai dan masuk ke hati audiens Anda, maka audiens tidak yakin dengan apa yang Anda sampaikan. Berikut 5 tips agar presentasi Anda masuk ke dalam hati audiens Anda. 1. Persiapan Hal yang penting dalam suatu presentasi, pidato adalah persiapan. Disaat pembicara tidak mempersiapkan apa materi yang akan dibawakan, apa topik yang akan di sampaikan, akan membuat audiens tidak memahami apa yang disampaikan oleh Anda. Jadi, persiapkan materi dan topik yang Anda bawakan dengan baik dan matang. 2. Penguasaan Topik Penguasaan topik dalam suatu presentasi merupakan hal yang diwajibkan. Mengapa demikian? Dikarenakan jika Anda tidak menguasai materi yang Anda sampaikan, akan membuat Anda bingung. Seperti, ketika ada…

Read more

410/579

© 2025 Public Speaking Academy