Motivator Indonesia

Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | Motivator “The only thing worse than training your employees and having them leave is not training them and having them stay.” — Henry Ford Training menjadi salah satu cara perusahaan meningkatkan kompetensi karyawan. Namun, tidak semua program pelatihan menghasilkan perubahan yang diharapkan. Karyawan mungkin memahami materi selama sesi berlangsung, tetapi kembali bekerja dengan kebiasaan yang sama. Masalahnya tidak selalu terletak pada kemampuan trainer atau kualitas materi. Terkadang, kendala justru muncul sejak perusahaan merancang program training. Agar pelatihan memberikan dampak nyata, berikut empat kesalahan yang perlu dihindari perusahaan.1. Menentukan Training Tanpa Menganalisis KebutuhanPerusahaan sering memilih topik training berdasarkan tren atau permintaan karyawan tanpa terlebih dahulu mengidentifikasi masalah yang ingin diselesaikan. Padahal, masalah kinerja tidak selalu disebabkan oleh kurangnya kompetensi. Karyawan yang gagal mencapai target penjualan, misalnya, belum tentu membutuhkan training sales. Penyebabnya bisa berupa target yang tidak realistis, proses kerja yang kurang efektif, atau keterbatasan alat pendukung. Sebelum…

Read more

Motivator indonesia

Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | Motivator “Mau belajar public speaking buat jadi trainer dimana ya? Perlu banget buat ngecoaching tim nih” NN Pertanyaan tersebut dilontarkan oleh seseorang di treads dan langsung direpon oleh puluhan orang yang menawarkan jasa kelas public speaking atau sekedar memberikan rekomendasi kelas public speaking orang lain. Memberikan rekomendasi tanpa diawali dengan diagnosa kebutuhan klien, sama seperti memberikan obat tanpa tahu penyebab penyakit.  Untuk mengetahui kebutuhan klien, umumnya dilakukan Training Need Analysis (TNA). TNA adalah proses sistematis yang dilakukan oleh perusahaan atau organisasi untuk mengidentifikasi kesenjangan (gap) antara keterampilan, pengetahuan, atau perilaku karyawan saat ini dengan standar atau tujuan yang ingin dicapai. Terdapat beberapa cara untuk melakukan TNA, yakni : kuesioner, survei, wawancara, focus group discussion, observasi langsung, penilaian kinerja, analisis dokumen. Salah satu hal yang juga dapat di pakai untuk TNA adalah analisa pertanyaan atau pernyataan dari klien. Contoh, pertanyaan atau pernyataan dari klien adalah “Mau belajar public…

Read more

Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | Motivator “Great things are done by a series of small things brought together.” — Vincent van Gogh Menjadi trainer profesional bukan hanya tentang berbagi ilmu, tetapi juga bagaimana mengemas pengetahuan menjadi karya dan menawarkan nilai kepada audiens. Minggu, 11 Oktober 2026, pelatihan Trainerpreneur Hari ke-4 kembali dilaksanakan secara luring di Qubika Boutique Hotel Gading Serpong, Tangerang. Pada hari keempat ini, peserta mempelajari teknik menulis buku (writing) serta strategi penjualan untuk mengembangkan potensi diri sebagai trainerpreneur profesional. Dalam sesi writing, peserta diarahkan untuk memahami proses menyusun ide, mengembangkan materi, dan mengemas pengetahuan menjadi sebuah buku yang bernilai bagi pembaca. Kemampuan menulis menjadi salah satu cara bagi trainer untuk mendokumentasikan pengalaman, memperluas jangkauan ilmu, serta membangun kredibilitas melalui karya. Selain menulis, peserta juga mempelajari teknik penjualan (selling) dengan fokus pada penyusunan skema penjualan yang terarah. Peserta diharapkan mampu merancang strategi penawaran produk atau layanan, menentukan pendekatan yang sesuai dengan…

Read more

MOTIVATOR INDONESIA - ONGKY HOJANTO

Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | Motivator“The most important thing in communication is hearing what isn’t said.”— Peter Drucker Presentasi yang baik bukan hanya tentang apa yang disampaikan, tetapi juga bagaimana pesan tersebut disampaikan. Sabtu, 10 Oktober 2026, pelatihan Trainerpreneur Hari ke-3 kembali dilaksanakan secara luring di Qubika Boutique Hotel Gading Serpong, Tangerang, bersama Coach Ongky Hojanto. Pada hari ketiga ini, peserta berkesempatan mempraktikkan secara langsung teknik presentasi public speaking yang baik, sekaligus mengembangkan kemampuan menggunakan bahasa tubuh untuk menyampaikan pesan secara lebih efektif. Melalui sesi praktik, peserta belajar menyusun dan menyampaikan materi presentasi dengan lebih terstruktur, jelas, dan menarik. Peserta juga berlatih membangun kepercayaan diri saat berbicara di depan audiens, mengatur intonasi suara, serta menjaga artikulasi agar pesan yang disampaikan dapat dipahami dengan baik. Selain kemampuan verbal, pelatihan ini turut menekankan pentingnya bahasa tubuh dalam mendukung keberhasilan presentasi. Peserta mempraktikkan penggunaan kontak mata, gestur tangan, ekspresi wajah, postur tubuh, serta gerakan yang…

Read more

MOTIVATOR INDONESIA

Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | Motivator “The best way to find yourself is to lose yourself in the service of others.”— Mahatma Gandhi Pada Kamis, 8 Oktober 2026, Pelatihan Trainerpreneur Hari ke-1 sukses diselenggarakan secara luring di Qubika Boutique Hotel Gading Serpong, Tangerang, bersama Coach Ongky Hojanto. Pelatihan ini bertujuan membekali peserta dengan keterampilan untuk mengembangkan kompetensi dan membangun profesi sebagai trainer profesional. Pada hari pertama, peserta mempelajari beberapa materi penting, mulai dari menemukan materi training atau pelatihan, membuat profil diri sebagai trainer, hingga memahami strategi personal branding. Peserta diajak mengenali kompetensi dan pengalaman yang dimiliki untuk kemudian dikembangkan menjadi materi pelatihan yang memiliki nilai bagi audiens. Selain itu, peserta juga mempelajari cara membangun media komunikasi sebagai sarana memperkenalkan kompetensi dan memperkuat personal branding. Materi kemudian dilanjutkan dengan praktik membuat kurikulum dan silabus training agar program pelatihan dapat disusun secara sistematis dan sesuai dengan kebutuhan peserta. Pelatihan berlangsung dengan interaksi yang aktif…

Read more

MOTIVATOR INDONESIA

“The goal of coaching is to unlock a person’s potential to maximize their own performance.” — John Whitmore Kinerja karyawan tidak hanya dipengaruhi oleh kemampuan teknis. Cara seorang atasan memberikan arahan, mendengarkan masalah, memberikan umpan balik, dan membantu karyawan menemukan solusi juga berperan dalam perkembangan mereka. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan perusahaan adalah coaching. Coaching bukan sekadar memberikan instruksi, tetapi membantu karyawan memahami tantangan, menemukan solusi, dan meningkatkan kemampuan melalui proses percakapan yang terarah. Lalu, bagaimana coaching dapat diterapkan agar memberikan dampak pada kinerja sekaligus membantu mempertahankan karyawan? 1. Tentukan Tujuan yang JelasCoaching perlu dimulai dari tujuan yang spesifik. Karyawan perlu memahami kemampuan atau hasil apa yang ingin ditingkatkan. Daripada mengatakan “Kinerja kamu harus lebih baik,” coach dapat membantu mengubahnya menjadi tujuan yang lebih konkret, misalnya meningkatkan kemampuan presentasi, mempercepat proses kerja, atau meningkatkan pencapaian target. Tujuan yang jelas membuat proses coaching lebih terarah dan memudahkan perkembangan untuk dievaluasi.…

Read more

Motivator indonesia

Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | Motivator “We now accept the fact that learning is a lifelong process of keeping abreast of change.”— Peter Drucker Training sales tidak cukup hanya membuat peserta memahami materi saat berada di ruang pelatihan. Tantangan sebenarnya adalah bagaimana pengetahuan tersebut terus digunakan ketika mereka kembali menghadapi pelanggan. Agar training memberikan dampak yang lebih berkelanjutan, perusahaan perlu menghubungkan pembelajaran dengan praktik kerja sehari-hari. 1. Hubungkan Training dengan Tantangan NyataMateri training perlu relevan dengan situasi yang dihadapi sales. Gunakan contoh kasus, keberatan pelanggan, proses negosiasi, hingga situasi closing yang memang terjadi di lapangan. Semakin relevan materi dengan pekerjaan, semakin mudah peserta menerapkannya. 2. Ubah Materi Menjadi PraktikPengetahuan akan lebih mudah melekat ketika langsung dipraktikkan. Gunakan role-play, simulasi penjualan, studi kasus, dan latihan komunikasi agar peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga terbiasa menggunakannya. 3. Berikan Coaching Setelah TrainingPerubahan perilaku membutuhkan proses. Setelah training selesai, sales dapat memperoleh coaching untuk membahas…

Read more

Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | Motivator “The single biggest problem in communication is the illusion that it has taken place.”— George Bernard Shaw Keterampilan komunikasi menjadi bagian penting dalam hampir setiap pekerjaan. Namun, menilai kemampuan komunikasi tidak cukup hanya dengan melihat seberapa percaya diri seseorang berbicara. Yang lebih penting adalah melihat seberapa efektif seseorang menyampaikan pesan, mendengarkan, merespons, dan membangun pemahaman dengan orang lain. Berikut lima strategi yang dapat digunakan untuk menilai keterampilan komunikasi di dunia kerja.1. Amati Kejelasan dalam Menyampaikan PesanPerhatikan apakah seseorang mampu menyampaikan informasi secara jelas, terstruktur, dan mudah dipahami. Komunikasi yang baik tidak harus menggunakan kata-kata yang rumit. Justru, pesan yang sederhana tetapi tepat sasaran sering kali lebih efektif.2. Nilai Kemampuan MendengarkanKomunikasi bukan hanya tentang berbicara. Kemampuan mendengarkan juga menjadi bagian penting. Perhatikan apakah seseorang benar-benar memahami lawan bicara, memberikan respons yang sesuai, dan tidak terburu-buru menyimpulkan sebelum informasi selesai disampaikan. 3. Gunakan Simulasi Situasi KerjaKeterampilan komunikasi dapat…

Read more

MOTIVATOR INDONESIA

Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | Motivator “You wouldn’t worry so much about what others think of you if you realized how seldom they do.” — Eleanor Roosevelt Banyak orang menahan pendapat, menyembunyikan potensi, atau mengurungkan langkah karena satu hal: takut dinilai orang lain. Padahal, terlalu fokus pada penilaian orang hanya akan membuat kita kehilangan kesempatan untuk berkembang. Mengapa Ini Terjadi?Keinginan untuk diterima adalah hal yang wajar. Namun ketika kita terlalu memikirkan apa kata orang, kita menjadi ragu untuk bertindak dan sulit menjadi diri sendiri. Tips Berhenti Terlalu Memikirkan Penilaian Orang1. Fokus pada TujuanTanyakan pada diri sendiri: apakah yang kamu lakukan penting untuk tujuanmu? Jika iya, teruslah melangkah. 2. Terima Bahwa Tidak Semua Orang Akan SetujuTidak ada orang yang disukai semua orang. Perbedaan pendapat adalah hal yang normal. 3. Berani Menyampaikan PendapatMulailah dari hal kecil. Semakin sering berbicara, semakin besar kepercayaan dirimu. 4. Jangan Jadikan Opini Orang Sebagai Standar Nilai DiriNilai dirimu tidak…

Read more

MOTIVATOR INDONESIA

Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | Motivator Di tempat kerja, tidak semua orang yang memiliki jabatan tinggi otomatis memiliki pengaruh. Ada yang posisinya penting, tetapi pendapatnya sering diabaikan. Sebaliknya, ada juga orang tanpa jabatan khusus yang justru didengar dan dihormati oleh rekan-rekannya. Perbedaannya sering kali bukan terletak pada title atau posisi, melainkan pada cara mereka berkomunikasi. Orang yang berpengaruh mampu menyampaikan ide dengan jelas, membangun kepercayaan, dan membuat orang lain merasa dihargai. Karena itu, leadership bukan hanya soal memberi perintah, tetapi tentang membuat orang mau mendengarkan karena percaya. Kabar baiknya, kemampuan ini bisa dipelajari. Berikut beberapa tips sederhana untuk meningkatkan pengaruh melalui komunikasi: 1. Dengarkan Sebelum BerbicaraOrang lebih mudah percaya kepada mereka yang mau mendengarkan, bukan hanya ingin didengarkan. 2. Sampaikan Pesan dengan JelasHindari berputar-putar saat berbicara. Pesan yang sederhana dan jelas lebih mudah dipahami. 3. Bangun Kepercayaan Lewat KonsistensiPastikan tindakan Anda sejalan dengan apa yang Anda katakan. 4. Hargai Pendapat Orang LainKomunikasi…

Read more

10/556

© 2025 Public Speaking Academy