Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 3T untuk Pelatihan New Sales Manager “Leadership is not about being in charge. It’s about taking care of those in your charge.” — Simon Sinek Mengelola tim penjualan membutuhkan keterampilan khusus yang seringkali tidak dimiliki oleh manajer penjualan baru. Banyak manajer penjualan baru hanya memiliki pengalaman penjualan kurang dari lima tahun sebelum dipromosikan. Hal ini membuat mereka kesulitan dalam beradaptasi dengan peran manajerial. Untuk itu, pelatihan yang tepat sangat dibutuhkan. Ada tiga hal penting yang perlu diperhatikan dalam pelatihan manajer sales baru, yang sering disebut “3T”: Training, Tools, dan Time. Baca juga:3 Strategi Sukses Pelatihan Antarbudaya dengan E-Learning 1. TrainingPelatihan adalah langkah pertama yang sangat penting. Manajer penjualan baru membutuhkan pelatihan khusus untuk membantu mereka beradaptasi dengan tugas baru. Selain itu, pelatihan berkelanjutan juga diperlukan agar mereka terus berkembang. Perusahaan harus memberikan dukungan penuh, termasuk bimbingan dari manajemen atas. 2. ToolsMenggunakan alat digital yang tepat dapat membantu…

Read more

Penelitian yang dilakukan oleh Prof. Albert Mehrabian dari University of California, Los Angeles menjelaskan bahwa dalam komunikasi besarnya pengaruh dari masing-masing komponen adalah Bahasa tubuh 55%, intonasi suara 38% dan kata-kata 7%. Jadi dapat disimpulkan bahwa Bahasa tubuh merupakan komponen terbesar untuk keberhasilan proses komunikasi. Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking Contoh, ketika Anda mengatakan  “Saya merasa senang dan tidak sedih berada pada rapat terakhir ini”, akan tetapi Bahasa tubuh yang Anda tampilkan tertutup dan melihat ke Bawah. Maka apakah audiens Anda akan mempercayainya ? Mereka tidak akan percaya dengan apa yang Anda katakan dan Mereka akan lebih percaya kepada Bahasa tubuh Anda yang justru menampilkan hal yang berkebalikan dengan apa yang Anda katakan sebelumnya. Oleh karena itu, Bahasa tubuh menjadi salah satu aspek penting yang harus diperhatikan ketika Anda presentasi. Lalu kesalahan apa sih yang membuat bahasa tubuh yang Anda tampilkan menjadi tidak menarik ?…

Read more

Ketika Anda mampu menjawab pertanyaan audiens Anda dengan tepat dan lugas maka hal tersebut dapat meningkatkan kredibilitas Anda sebagai seorang pembicara, hal tersebut selaras dengan yang disampaikan oleh Dr. Ir. Erry Ricardo Nurzal, M.T., M.P.A.. Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking Pada akhir sesi presentasi, bisanya Anda akan masuk ke dalam sesi tanya jawab. Sesi ini merupakan salah satu sesi yang sangat menegangkan bagi kebanyakan Orang sebagai pembicara. Kekhawatiran akan tidak mampu menjawab pertanyaan dari audiens adalah hal utama yang menciptakan ketegangan dalam diri Sang Pembicara. Tak jarang banyak pembicara yang mati kutu dan kehilangan kredibilitasnya sebagai Seorang Pembicara ketika tidak bisa menjawab pertanyaan yang diajukan oleh para audiens. Lalu bagaimana caranya menjawab pertanyaan-pertanyaan yang Anda tidak ketahui jawabannya saat presentasi namun Anda masih dapat mempertahankan kredibilitas Anda sebagai Seorang Pembicara ? Untuk mengatasi hal tersebut, Anda dapat mengatasinya dengan 3D ! Baca Juga : Cara…

Read more

Public Speaking | “Pemimpin harus praktis dan realistis, namun harus berbicara bahasa visioner dan idealis.” – Eric Hoffer Selasa, 14 Februari 2024 Indonesia akan menyelenggarakan kembali pemilihan umum secara langsung dan serentak dimana para calon anggota legislatif dan para calon anggota daerah di pilih secara bersamaan oleh masyarakat Indonesia. Pemilihan umum yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali ini tentunya akan mendatangkan banyak para calon pemimpin baru bagi masa depan Indonesia. Jika Anda menjadi salah satu yang berniat untuk ikut berpartisipasi dan maju menjadi salah satu calon anggota legislatif maupun pemimpin daerah, maka Anda harus memperhatikan 3M dalam konteks Public Speaking yang harus dimiliki para calon Caleg. Baca juga : 3 cara presentasi agar terlihat menarik dan efisien  Berikut adalah 3M dalam Public Speaking yang harus dikuasi : 1. Masalah atau isu yang terjadi Yang pertama untuk Anda kuasai adalah masalah ataupun isu yang sementara terjadi di sekitar lingkungan Anda. Jika Anda…

Read more

Public Speaking | “Communication is one of the most important skills you require for a successful life.” – Catherine Pulsifer Baik komunikasi personal maupun profesional, esensi utama dari komunikasi adalah untuk menginformasikan, mempengaruhi, menginspirasi, memotivasi, membangun hubungan, belajar, mendapatkan inspirasi, mempromosikan diri sendiri, dan bersosialisasi. Komunikasi juga digunakan untuk persuasi, negosiasi, dan meningkatkan karir. Untuk mencapai tujuan komunikasi tersebut dan memaksimalkan percakapan Anda, Anda harus memiliki tujuan komunikasi Anda sendiri. Anda dapat mengarahkan tujuan ini untuk meningkatkan atau mengembangkan keterampilan komunikasi verbal, non-verbal, dan tertulis Anda. Bagaimana caranya menetapkan tujuan komunikasi? 1. Identifikasi Kekurangan Anda Menetapkan tujuan komunikasi Anda dimulai dengan mengidentifikasi kekurangan Anda dalam komunikasi. Untuk mengidentifikasinya, Anda harus mengevaluasi kehidupan dan pekerjaan Anda, dan tanyakan pada diri Anda pertanyaan-pertanyaan berikut: Apa hal yang paling menarik bagi Anda ketika berhubungan dengan orang lain atau di tempat kerja? Feedback apa yang Anda dapatkan dari teman dan kolega? Apa hal-hal yang tidak…

Read more

Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 3 Strategi Sukses Pelatihan Antarbudaya dengan E-Learning Keberagaman dan inklusi di tempat kerja semakin menjadi fokus penting bagi perusahaan. Untuk menciptakan pemimpin yang kompeten secara budaya, pelatihan kompetensi antarbudaya menjadi kunci. E-learning menawarkan solusi efektif untuk menyebarkan pelatihan ini secara efisien. Berikut tiga strategi untuk meluncurkan pelatihan yang sukses: Baca juga:3 Rahasia Menyusun Pelatihan Orientasi Karyawan 1. Hubungkan Tujuan Pembelajaran dengan Sasaran Bisnis Sebelum memulai pelatihan, tentukan tujuan yang jelas dan sesuaikan dengan sasaran bisnis perusahaan. Meskipun sulit mengukur kompetensi antarbudaya secara langsung, pastikan pelatihan mendukung key performance indicator (KPI) seperti retensi karyawan, kepuasan pelanggan, dan produktivitas. Dengan menghubungkan pembelajaran dengan hasil bisnis yang terukur, Anda dapat menilai dampak pelatihan secara lebih efektif. 2. Desain Pelatihan yang Serbaguna dan Menarik E-learning memungkinkan fleksibilitas dalam desain pelatihan. Untuk membuat materi lebih menarik, gunakan berbagai format seperti video, podcast, kuis interaktif, dan webinar. Membagi materi menjadi modul kecil akan…

Read more

Public Speaking Jakarta | Public Speaking Indonesia | Pernahkah anda mengikuti sebuah workshop dimana pembicaranya mengajukan sebuah pertanyaan, dan ketika audiens tidak segera meresponnya, ia mengajukan pertanyaan lain (yang berbeda) ?, memang kedengarannya konyol, tapi hal ini sering terjadi. Mengajukan pertanyaan bisa jadi lebih mudah dibanding menyimak audiens ketika mereka bertanya kepada kita. Seringnya kita ingin langsung memotong dengan jawaban disaat kita seharusnya menyampaikan ulang pertanyaan tersebut. Meskipun kita semua merasa kita tahu bagaimana mengajukan dan menjawab pertanyaan, tanpa teknik-teknik yang tepat pada akhirnya anda malah bisa membuat bingung audiens anda. Baca Juga : Eye Contact dalam Presentasi Berikut adalah beberapa tips untuk membantu anda menyimak secara aktif ketika para audiens mengajukan pertanyaan kepada anda: 1. Tataplah langsung si penanya Lakukan kontak mata, condongkan badan ke depan, dan atur tangan anda dalam sikap terbuka untuk menunjukkan anda sedang aktif mendengarkan dan tertarik dengan pertanyaan audiens. 2. Jangan menyela Tunggulah sampai…

Read more

Public Speaking | Aristoteles mengatakan, “Cara terbaik untuk menggugah perasaan seseorang adalah melalui sebuah cerita yang pada akhirnya mampu menghubungkan seseorang satu sama lain dalam menciptakan hubungan emosional yang kuat.” Setiap pembicara pasti menginginkan kesuksesan saat ia presentasi. Mulai dari ketakutan dan kegugupan yang bisa dilewati, audiens yang memperhatikan Anda saat presentasi, dan penguasaan materi yang ingin Anda sampaikan. Tentunya saat Anda ingin melakukan presentasi bukan hanya persiapan dan penguasaan pada materi, namun Anda juga harus mengetahui kebutuhan audiens Anda. Berikut 3 tips presentasi ala Aristoteles. 1. Ethos Ethos adalah soal siapa pembicara itu seberapa kredibel dia dalam menjelaskan topik tersebut. Aristoteles percaya kalau perilaku pembicara tidak sesuai dengan apa yang dia katakan, maka pembicara itu akan kehilangan kredibilitas dan akhirnya berujung pada argumennya menjadi sulit diterima. Sebagai contoh seorang dokter pasti akan lebih dipercaya jika bicara soal kesehatan daripada seorang akuntan. baca juga : Cara Mempertahankan Perhatian Audiens 2. Logos Logos…

Read more

Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | Growth with Character bersama PT Indra Angkola Pada tanggal 15-16 Februari 2025, Public Speaking Academy berkesempatan untuk mengadakan In-House Training bersama PT Indra Angkola. Bertempat di Putri Duyung, Ancol, acara ini mengangkat tema Growth with Character, dengan tujuan untuk membantu tim PT Indra Angkola dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia mereka melalui pengembangan karakter dan keterampilan profesional. Pelatihan ini dipandu langsung oleh Pak Ongky Hojanto, yang memfasilitasi peserta dengan materi yang relevan dan aplikatif. Baca juga:Meningkatkan Presentasi Efektif bersama Multimatics Hari pertama kegiatan difokuskan pada sesi indoor, yang membahas tiga aspek penting dalam pengembangan diri, yaitu Attitude, Knowledge, dan Skill. Setiap aspek ini dibahas secara mendalam agar peserta dapat mengembangkan potensi terbaik mereka di lingkungan kerja. Dalam Attitude, dibahas nilai-nilai seperti integritas, pengembangan berkelanjutan, dan tanggung jawab. Di Knowledge, peserta mempelajari prinsip kepemimpinan, dan di Skill, mereka dilatih untuk memetakan tim secara efektif agar dapat mencapai kesuksesan…

Read more

“Don’t dwell on what went wrong. Instead, focus on what to do next. Spend your energy moving forward to find the answer.” – Denis Waitley Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking | Menghadapi Complain Customer Ada pelanggan yang complain, kemudian merasa kecewa dan tidak balik lagi. Ada pelanggan yang complain, kemudian merasa kecewa dan meminta uangnya kembali. Namun disisi lain ada pelanggan yang complain, kemudian memberi saran dan kembali lagi. Pertanyaan Saya apa yang mampu membedakan ketiga hal tersebut ? Padahal pelanggan sama-sama dibuat kecewa dengan adanya sebuah kesalahan. Ternyata cara menghadapi complain customerlah yang menjadi jawabannya ! lalu bagaimana cara menghadapi complain customer dengan baik dan tepat ? Baca Juga : 5 Strategi Meningkatkan Penjualan Berikut Adalah 4 Tips Menghadapi Complain Customer : 1. Dengarkan Keluhan dan Cek Kembali Hal pertama yang harus Anda lakukan ketika menerima complain dari pelanggan adalah dengarkan dengan sesama terlebih…

Read more

380/629

© 2025 Public Speaking Academy