3 Cara Mengatasi Demam Panggung
“The success of your presentation will be judged not by the knowledge you send but by what the listener receives.” – Lilly Walters. Public Speaking Indonesia | Motivator Indonesia | Cara Mengatasi Demam Panggung Rasa takut berbicara di depan orang banyak memang tidak bisa di hindari. Itu merupakan hal yang wajar dan bisa di alami oleh semua orang, termasuk pembicara profesional. Bahkan survei yang dilakukan oleh The People’s Almanac: The Book of Lists menyatakan bahwa ketakutan terbesar sebagian besar orang adalah public speaking. Hasil survei ini menunjukkan bahwa bertapa banyak orang merasa cemas atau takut ketika berbicara di depan umum. Lalu bagaimana cara mengatasi cemas atau takut atau demam panggung saat public speaking? Baca Juga : 4 TIPS PENTING DALAM KOMUNIKASI KEPEMIMPINANBerikut adalah 3 cara mengatasi demam panggung :1. Memiliki Tujuan Yang SpesifikHal pertama yang harus di lakukan, jika Anda ingin mengatasi demam panggung adalah memiliki tujuan yang spesifik. Sadarilah…
5 KETAKUTAN TERBESAR BERBICARA DI DEPAN UMUM
Public Speaking | Alasan nomor satu orang ikut workshop public speaking kami adalah untuk mengatasi rasa takut berbicara di depan umum. Ada banyak penyebabnya, tapi berikut lima penyebab ketakutan terbesar berbicara di depan umum yang sudah kami rangkum dan apa yang harus dilakukan untuk melawannya? Lets check this out! 1. Takut Dikritik Ketakutan untuk dikomentari negatif atau dikritik orang lain saat berbicara di depan umum jadi penyebab yang paling sering kami temukan di antara peserta. Tapi pahamilah, bahwa sesungguhnya kritikus terbesar adalah diri kita sendiri. Tanamkan dalam pikiran Anda bahwa audiens hanya ingin Anda berhasil dan berhenti juga membandingkan diri Anda dengan pembicara lainnya. 2. Takut Mendadak Blank Momen ini pasti pernah dialami oleh siapapun yang berbicara di depan umum. Mendadak ‘ngeblank’ dianggap sebagai momen paling memalukan. Lalu apa yang harus dilakukan? Cobalah membuat pidato yang singkat dan mudah diingat. Ambil jeda, tarik nafas dalam-dalam, baru kemudian lanjut ke bahasan selanjutnya.…
3 Strategi Gaet Talenta Gen Z
Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 3 Strategi Gaet Talenta Gen Z “The illiterate of the 21st century will not be those who cannot read and write, but those who cannot learn, unlearn, and relearn.” – Alvin Toffler Generasi Z—mereka yang lahir setelah 1996—bukan sekadar kelompok muda dalam dunia kerja. Mereka adalah penduduk asli digital, tumbuh bersama teknologi, dan membawa ekspektasi baru terhadap dunia profesional, termasuk cara mereka belajar dan berkembang. Jika perusahaan ingin menarik dan mempertahankan mereka, pelatihan tak bisa lagi dilakukan dengan cara lama. Berikut 3 strategi pelatihan gaet talenta gen z yang dirancang khusus untuk generasi ini. Baca juga:4 Langkah Pelatihan Berdampak Nyata 1. Kaitkan Pelatihan dengan Jalur KarierGen Z tidak hanya ingin belajar; mereka ingin tahu ke mana pembelajaran itu akan membawa mereka. Pelatihan harus dikaitkan langsung dengan peluang karier—seperti kenaikan gaji, promosi, atau peningkatan keterampilan. Program seperti sertifikasi spesifik atau bootcamp industri bisa menjadi jalan cepat mereka menuju…
4 Cara membuat artikel
Public Speaking Indonesia | Jika anda ingin membuat sebuah buku, anda bisa gunakan dengan adanya gaya kumpulan artikel yang anda buat sebelumnya dan artikel tersebut disatukan menjadi sebuah buku. Tetapi, anda harus tau tema apa yang akan anda terapkan dalam sebuah buku yang ingin anda buat. Bahan tulisan anda dapat berasal dari pengalaman anda , pendidikan , pasar maupun passion. Dan dari tema yang anda temukan kemudian anda dapat tuangkan dalam bentuk tulisan yang harus anda lakukan dalam membuat sebuah buku. Banyak orang ingin membuat buku tetapi, masih ada yang belum mengerti bagaimana caranya membuat artikel terlebih dulu sebelum anda membuat sebuah buku. Ada 4 teknik cara membuat artikel : 1. Hot Issue Dalam membuat artikel di awali dengan Hot issue berdasarkan fakta yang ada dan hal tersebut di sambungkan dengan tema yang sudah ditentukan sebelumnya untuk artikel yang anda buat. 2. Pengalaman Jika anda memiliki pengalaman pada diri anda,…
Bagaimana seorang leader berkomunikasi(?)
“If you just communicate, you can get by. But if you can communicate skillfully, you can work miracles.” – Gerald R. Ford Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | Bagaimana leader yang baik berkomunikasi(?) Komunikasi sekarang dianggap menjadi hal yang penting, bukan lagi softskill yang dapat disepelekan. Karena hanya dengan berkomunikasi sajalah kita dapat bekerjasama dengan lebih efektif, dapat menjadi tim kerja yang kuat, visi-misi pun dapat terwujud, dengan adanya komunikasi yang baik. Misalnya, ketika Jeff Bezos membangun Amazon, beliau mengutamakan keterampilan menulis, pada musim panas 2004, Jeff mengejutkan timnya dengan melarang penggunaan PowerPoint. Dia mengganti slide dengan memo yang terstruktur secara naratif beserta judul. Selain Jeff, mantan CEO PepsiCo Indra Nooyi , yang kini menjabat sebagai dewan direksi Amazon pun mengatakan hal yang serupa, “Jika Anda tidak bisa menyederhanakan sebuah pesan dan mengkomunikasikannya dengan baik, dan menarik, percayalah, Anda tidak bisa membuat massa mengikuti Anda.” Berikut 4 taktik yang digunakan dalam komunikasi yang saya dapat dari membaca…
3 Kegagalan Trainerpreneur Pemula
Ada 3 penyebab utama seseorang tidak pernah mewujudkan impian mereka menjadi trainerpreneur pemula : 1. Fokus pada hasil bukan proses Dalam bidang apapun, untuk sukses tentunya ada proses yang harus dilalui. sehebat apapun trainerpreuneur atau mentor yang melatih anda, selama anda sendiri tidak pernah siap untuk menjalani proses yang sama dengan yang dijalani oleh sang mentor, maka akan sulit bagi anda untuk memperoleh hasil yang sama dengan yang didapatkan oleh mentor anda. 2. Tidak membangun infrastruktur Membangun infrastrutur dalam dunia training adalah sebuah keharusan bagi anda dan saya. Kembangkanlah website anda dengan artikel yang bermutu dan sesuai dengan kompetensi yang anda miliki. Ini bertujuan untuk membangun “brand” anda di mata pembaca yang akan berdampak pada peserta training anda Baca Juga : 8 Tips Membangun Bisnis. 3. Tidak memiliki topik ungulan Terakhir yang menjadi penyebab kegagalan para trainerpreneur pemula adalah tidak memiliki sebuah topic yang mereka kuasai secara benar. Hanya memiliki tujuan…
3 Tipe komunikasi
“ We must realize that we are all different in the way we perceive the world, use this understanding as a guide to our communication with others” – Tonny R. Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking | 3 Tipe komunikasi Ada 3 tipe komunikasi yang harus anda miliki untuk dapat berkomunikasi dengan efektif dimanapun, terutama di dalam lingkungan kerja. Tanpa komunikasi yang baik pekerjaan akan terhambat antar anggota tim, kemungkinan terjadinya konflik lebih besar. Apa yang membuat komunikasi menjadi begitu penting? Berikut beberapa manfaat dari komunikasi yang baik : Mengurangi Kesalahpahaman: Komunikasi yang jelas dan terbuka dapat mengurangi risiko kesalahpahaman yang sering kali menjadi akar dari konflik di tempat kerja. Meningkatkan Kolaborasi: Komunikasi yang baik memungkinkan anggota tim untuk berkolaborasi secara efektif, berbagi ide, dan menyatukan visi bersama. Meningkatkan Produktivitas: Ketika semua anggota tim memahami tugas dan tanggung jawab mereka dengan jelas, produktivitas tim secara keseluruhan dapat meningkat. Mengatasi Masalah dengan Cepat:…
6 Teknik Inovatif Untuk Menarik Kandidat Karyawan Berbakat
“A recent survey showed that companies in the US are boosting their hiring efforts in order to fill full-time as well as temporary job positions. However, nearly half of the recruiters feel that they are not likely to fill many of their vacant positions because of a shortage of qualified candidates.” – Kane Partners LLC Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking Membangun tim yang berkualitas sangat penting untuk kesuksesan bisnis jangka panjang dalam perusahaan mana pun. Namun, dalam pasar tenaga kerja yang semakin kompetitif, menemukan talenta yang tepat untuk mengisi kekosongan dalam tim Anda bukanlah hal yang mudah. Daripada hanya memposting lowongan kerja di situs web perusahaan Anda saja, sekaranglah waktunya untuk menerapkan cara yang lebih inovatif untuk menarik kandidat-kandidat yang berbakat. Bagaimana caranya? Baca Juga : 4 Tips Mencegah Productivity Paranoia 1. Tawarkan Dan Promosikan Fleksibilitas Tempat Kerja Ketika pandemi global melanda pada tahun 2020,…
Panggung Kehadiran dan Kepribadian
Public Speaking | Cara menyampaikan sangatlah penting, dibeberapa kota di wilayah Jawa penggunaan bahasa jawa halus lebih penting dibanding isi konten di acara-acara desa. Dihadapan orang tua, tutur kata yang halus lebih penting dibandingkan isi kata-kata. Hasil studi menunjukkan 38% kekuatan pidato ada pada suara, 55% komunikasi non-verbal dan 7% konten. Berikut saran-saran yang akan membantu Anda tampil sebaiknya. Jangan bicara saat Anda lelah. Beristirahatlah, kuatkan diri, menyimpan energi cadangan Anda. Makanlah secukupnya sebelum Anda memberikan ceramah. Jangan lakukan sesuatu untuk mengurangi waktu energi Anda. Ini bersifat magnetis. Orang akan mengerumuni pembicara yang enerjik seperti burung angsa yang mengitari sejumlah gandum pada musim dingin. baca juga : 5 Teknik Membuka Presentasi Yang Efektif Berpakaianlah secara bersih dan menarik. Kesadaran akan berpakaian yang baik mempertinggi pernghormatan diri dan meningkatkan kepercayaan diri. Muncullah di hadapan audiens dengan sikap yang memperlihatkan Anda gembira ada di situ. Jika Anda tertarik pada audiens Anda, ada kemiripan…
4 Langkah Pelatihan Berdampak Nyata
Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 4 Langkah Pelatihan Berdampak Nyata“Training without execution is entertainment.” — Jason Jennings Dalam dunia bisnis yang semakin kompetitif, pelatihan tidak bisa hanya menjadi formalitas. Pelatihan yang baik harus mampu mengubah perilaku kerja dan mendorong hasil nyata bagi organisasi. Namun, banyak program pelatihan gagal karena tidak terhubung langsung dengan tujuan bisnis. Untuk menjembatani kesenjangan ini, profesional pelatihan perlu pendekatan yang terukur dan terarah. 4 langkah berikut dapat membantu memastikan pelatihan berdampak dengan nyata. Baca juga:3 Cara Dorong Inovasi Lewat Pelatihan1. Tentukan Hasil Bisnis yang DiinginkanLangkah pertama adalah menetapkan tujuan spesifik di tingkat organisasi. Misalnya, daripada sekadar “melatih kepemimpinan,” lebih efektif jika diarahkan untuk mengurangi turnover atau meningkatkan produktivitas tim. Tujuan yang konkret menjadi fondasi untuk menyusun pelatihan yang relevan. 2. Identifikasi The Critical Behaviors yang DibutuhkanPelatihan harus membentuk perilaku baru di tempat kerja. Identifikasi tindakan spesifik yang harus dilakukan peserta setelah pelatihan, seperti mengadakan rapat tim harian atau…










