5 Tips menarik dalam presentasi
Public Speaking Indonesia | Ketika anda ingin melakukan presentasi di depan audiens , apakah anda sudah merasa bahwa diri anda memiliki kesan yang menarik ? Setiap orang pasti ingin tampil menarik bukan ? di dalam sebuah presentasi, terdapat 5 showmanship yang perlu anda ketahui , tetapi apakah anda tau apa itu showmanship? Kata showmanship dapat di artikan kecakapan anda / seni menarik khalayak dalam situasi ramai di dalam suatu pertunjukkan, maka dalam presentasi showmanship di terapkan agar diri anda memiliki kesan yang menarik di depan audiens anda 5 komponen showmanship ketika anda presentasi agar diri anda memiliki kesan yang menarik : 1. Mata Dimana anda sedang presentasi atau sedang menjelaskan kepada audiens anda, hindarilah kontak mata yang terus melhat kebawah , selalu melihat ke atas , terfokus dengan melihat slide , dan catatan materi anda. Apabila anda membawa catatan anda akan terus melhat dan membaca catatan anda dan itu akan membuat…
3 Cara Mengatasi Kebosanan Saat Mengikuti Seminar
“Obat dari rasa bosan adalah rasa ingin tahu. Tidak ada obat untuk rasa ingin tahu selain belajar dan mencari tahu” – Dorothy Parker. Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking | Mengatasi Kebosanan Saat Seminar Tahun 2008-2012 Saya menghabiskan banyak waktu dan menginvestasikan uang untuk mengikuti workshop di dalam dan Luar Negeri. Waktu workshop dari 2 hari hingga 15 hari dari yang bayar jutaan hingga ratusan juta. Satu hal yang Saya pikirkan sebelum mengikuti workshop tersebut, “Bagaimana caranya mengatasi kebosanan ?” Baca Juga : 3 Kunci Presentasi Yang Sukses Berdasarkan praktek, maka jurus 3T ini dapat Anda lakukan saat mengikuti seminar atau workshop, sehingga hasilnya dapat maksimal : 1. Tentukan Tujuan Awal Sebelum mengikuti sebuah seminar, buatlah tujuan pribadi Anda. Apa yang Anda cari dalam seminar tersebut. Jika Anda di utus oleh perusahan atau kantor Anda, maka tuliskan manfaat yang dapat Anda berikan kepada perusahan Anda sepulang…
6 Strategi Ampuh Pasca-Pelatihan
Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 6 Strategi Ampuh Pasca-Pelatihan “Live to learn… forget… and learn again.” – Aristide Briand Sebagian besar pelatihan di tempat kerja gagal karena satu alasan sederhana: tidak ada tindak lanjut. Maka, untuk menghindari pemborosan waktu dan anggaran, organisasi perlu membangun strategi pasca-pelatihan yang menyeluruh, tidak hanya mengandalkan satu pendekatan. Berikut 6 strategi ampuh dari Six Sources of Influence yang terbukti mampu meningkatkan hasil pasca-pelatihan hingga 10 kali lipat: Baca juga:3 Strategi Atur Ulang Program L&D 1. Jadikan yang Tidak Diinginkan Menjadi DiinginkanPerubahan perilaku sering kali terasa tidak nyaman. Hubungkan keterampilan baru dengan nilai personal peserta. Misalnya, dalam pelatihan untuk tenaga medis, libatkan kisah nyata pasien agar peserta terhubung secara emosional dan termotivasi secara intrinsik. 2. Berinvestasi Lebih dalam Pengembangan KeterampilanJangan berhenti di ruang kelas. Lanjutkan dengan sesi praktik kecil, diskusi mingguan, atau coaching terarah. Keterampilan harus dipecah, dilatih, dan diberikan umpan balik secara konsisten untuk benar-benar melekat. 3.…
Tips Teknik Public Speaking
Banyak orang yang sulit untuk berbicara di depan umum dan merasa tidak percaya diri dengan materi yang disampaikan, public speaking adalah keterampilan yang sangat penting yang harus di kuasai, sehingga dalam bekerja pun public speaking sangat penting untuk berkerja sama dengan tim dan berorganisasi. Dan berikut beberapa tips public speaking untuk pemula : 1. Kuasai topik Hindari rasa tidak percaya diri anda dengan menguasai topik yang ingin dibawakan sehingga anda tidak menemukan kesulitan dalam diri anda,. 2. Bayangkan diri anda memberikan pidato Bayangkan diri anda memberi pidato di depan umum sehingga memberikan pidato dan presentasi yang meyakinkan, menyampaikan poin-poin penting. Baca Juga : 4 Tips Lancar Public Speaking 3.Fokus pada pesan yang ingin disampaikan. Fokuslah pada pesan yang ingin diinginkan sehingga jika lupa pada materi, dan gugup tetap anda fokus pada pesan untama yaitu fokus pada pesan yang di bawakan, tetap semangat dalam berbicara, fokus pada pesan yang di sampaikan. Membawakan…
3 Strategi Atur Ulang Program L&D
Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 3 Strategi Atur Ulang Program L&D“If you’re not prepared to be wrong, you’ll never come up with anything original.” — Sir Ken Robinson Pelatihan di dunia kerja kerap dipandang sebagai kegiatan yang membosankan, penuh formalitas, dan minim dampak nyata. Padahal, jika dirancang secara strategis, program Learning & Development (L&D) bisa menjadi alat ampuh untuk menumbuhkan potensi karyawan sekaligus memperkuat retensi talenta. Kuncinya adalah menata ulang pendekatan kita agar lebih relevan, menarik, dan mendorong pertumbuhan. Berikut 3 strategi untuk atur ulang program L&D agar benar-benar berdampak dan bermakna. Baca juga:3 Cara Perbarui Pelatihan Berulang 1. Tumbuhkan Pola Pikir BerkembangStrategi pertama adalah mendorong growth mindset dalam organisasi. Karyawan dengan pola pikir berkembang lebih terlibat dalam pelatihan dan memiliki kecenderungan bertahan lebih lama. Maka, selain pelatihan teknis, penting juga menawarkan pengembangan soft skill seperti kepemimpinan dan ketahanan. Program mentoring, anggaran pelatihan tahunan, dan diskusi rutin dengan peserta aktif bisa menjadi…
Menyenangkan Audiens Saat Berpidato
Menyenangkan Audiens Saat Berpidato “Saya bekerja untuk menghormati publik secara total dan mereka membayar saya untuk bekerja” Jose Mourinho Salah satu tugas terpenting pembicara, selain menyampaikan ide-ide yang tertuang dalam berpidato adalah “memuaskan” audiens. Ada sejumlah cara untuk membuat audiens puas dengan training yang Anda selenggarakan, seperti hal berikut: Game Buatlah permainan kelompok untuk menjelaskan suatu hal. Setiap permainan yang Anda buat harus memiliki keterkaitan dengan game yang akan Anda lakukan. Permainan bisa dilakukan oleh dua atau tiga orang secara berkelompok. Humor Humor bisa berasal dari pengalaman Anda atau pengalaman orang lain, namun harus diingat bahwa jangan sampai humor yang Anda sampaikan mengandung unsur SARA. Libatkan Panca Indera Audiens (visual, auditory, kinestetik) Manusia memasukkan informasi melalui pancaindra. Dari kelima indra itu ada “kegemaran” sebagai tempat masuk informasi terbanyak. 55% indra penglihatan (visual), 37% indra pendengaran (auditory), dan 8% indra gerak (kinestetik). Karena Audiens Anda terdiri atas tiga tipe ini, setiap…
5 Manfaat Sesi Praktik dalam Presentasi
“Praktik ! Praktik melalui rekaman video, rekaman audio, atau bermain peran bersama teman dan rekan. Merasa nyaman dengan apa yang hendak dikatakan sehingga anda tidak perlu berpikir lagi. Hal ini membebaskan semua pemikiran anda sehingga selaras dengan audiens” -Bill Bachrach, penulis dan presenter professional berijazah Public Speaking Jakarta | Sering kali, para presenter menyempurnakan bagian yang seharusnya tidak disertakan dalam presentasi. Hal ini terjadi akibat latihan yang berlebihan pada bagian-bagian tertentu, tanpa mempertimbangkan presentasi tersebut secara keseluruhan. Salah satu strategi yang lebih baik adalah mendengarkan presentasi tersebut sejak awal hingga akhir, walaupun masih dalam bentuk kasar. Baca Juga : Public Speaking Bukan Hanya Sekedar Berbicara Sebagian besar presenter terlalu berlebihan dalam menyiapkan materi presentasi, tetapi mereka kurang persiapan dalam hal penyampaiannya. Untuk menghadapi kecenderungan alami ini, kita akan mempelajari lima manfaat sesi praktik dalam sebuah presentasi. a. Menguji Secara Dini dan Sesering Mungkin Cara untuk memastikan bahwa anda…
3 Strategi Pelatihan Menghindari Miskomunikasi
Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 3 Strategi Pelatihan Menghindari Miskomunikasi “The single biggest problem in communication is the illusion that it has taken place.” – George Bernard Shaw Sering kali kita merasa sudah menyampaikan sesuatu dengan jelas, namun hasilnya justru salah paham. Ini terjadi karena kita cenderung fokus pada apa yang ingin kita katakan, bukan pada apa yang perlu didengar orang lain. Komunikasi yang efektif bukan soal bicara lebih banyak, tapi soal menyampaikan dengan tepat. Berikut 3 strategi pelatihan yang bisa membantu karyawan menghindari miskomunikasi paling umum di tempat kerja: Baca juga:5 Strategi Tingkatkan Keterlibatan Pembelajar 1. Hindari Bertele-Tele, Fokus pada IntiMasalah: Cenderung menjelaskan terlalu banyak hal sampai keluar dari topik.Penyebab: Ketidakmampuan memilah ide penting, rasa gugup saat berbicara dengan atasan, atau keinginan terlihat kompeten.Strategi: Pahami dulu apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh lawan bicara. Gunakan struktur komunikasi seperti dari umum ke khusus atau kronologis. Latih diri menjawab dengan ringkas, lalu tambahkan…
Memupuk Asa Menjadi Trainer Terkenal
Temuan terbaru dari akademisi AS, Julianne Holt-Lunstad dan Timothy B. Smith dari Universitas Brigham Young dan J Bradley Layton dari Universitas Carolina Utara di Chapel Hill, mengungkap bahwa tingkat likeability akan berdampak pada kesehatan fisik dan kesuksesan seseorang. Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking | Memupuk Asa Menjadi Trainer Terkenal Ada banyak alasan yang mengantarkan orang ke kelas Saya Exclusive Workshop Certified Trainer yang hingga saat ini telah berlangsung hingga angkatan ke 67. Salah satu alasan terbesar adalah ingin terkenal. Untuk menjadi Trainer terkenal di era digital ini akan terasa mudah dilakukan. Bantuan media dan channel promosi yang bertebaran dengan biaya murah akan membuat impian menjadi lebih mudah diraih. Lalu bagaimana cara menjadi seorang trainer terkenal dan memiliki popularitas yang tinggi dengan cara yang mudah dan murah ? Baca Juga : Kebiasaan Trainer Berikut adalah 4 cara yang akan membantu Anda untuk menjadi terkenal : 1.…










