Bagaimana Cara Menjadi Pembicara yang Menarik?
Public Speaking | “People will forget what you said, people will forget what you did, but people will never forget how you made them feel.” – Maya Angelou Ketika menghadiri sebuah acara, tentunya sebagai pembicara, Anda tidak ingin audiens hanya duduk dan melihat sampai mereka bosan dan ingin acaranya cepat selesai. Tapi apa yang terjadi jika Anda melibatkan audiens dalam pidato Anda? Bagaimana Anda dapat terhubung dengan audiens dan menyampaikan ide-ide Anda dengan lebih menarik? Berikut beberapa tips yang bisa Anda coba lakukan agar berhasil menarik perhatian audiens : 1. Persiapan Anda bisa melakukan riset terhadap audiens, menonton penampilan pembicara lain sebagai referensi, banyak membaca berita terkini yang relevan dengan topik yang akan Anda bawakan. Anda bisa mempertimbangkan untuk memasukkan beberapa humor ke dalam pidato, namun dengan terlebih dulu melakukan riset sehingga humor yang dibawakan akan disukai audiens. 2. Praktik Tidak ada jalan pintas menuju kesuksesan dan pembicara harus menghabiskan waktu…
4 Strategi Cerdas untuk Mendorong Pertumbuhan dan Keberhasilan dalam Dunia Kerja
Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 4 Strategi Cerdas untuk Mendorong Pertumbuhan dan Keberhasilan dalam Dunia Kerja “The measure of intelligence is the ability to change.”— Albert Einstein Dalam dunia kerja yang semakin kompetitif, kesuksesan tidak hanya bergantung pada kemampuan teknis, tetapi juga pada strategi yang tepat dalam mengembangkan diri. Fakta menunjukkan bahwa karyawan yang mampu beradaptasi dan terus belajar memiliki peluang karier 60% lebih tinggi dibandingkan mereka yang stagnan. Untuk itu, penting bagi setiap profesional memahami strategi cerdas yang bisa mendorong pertumbuhan dan keberhasilan di tempat kerja. Berikut empat strategi yang dapat membantu Anda menonjol, berkembang, dan mencapai tujuan karier secara berkelanjutan. Baca Juga: 4 Strategi Membangun Tanggung Jawab Kolektif untuk Meningkatkan Kinerja Tim 1. Tingkatkan Kompetensi DiriKaryawan yang terus belajar akan lebih siap menghadapi perubahan. Mengikuti pelatihan, kursus, atau membaca buku seputar bidang kerja bisa membuat kemampuan tetap relevan dan bernilai tinggi di mata perusahaan. 2. Bangun Relasi ProfesionalMemiliki jaringan kerja yang…
4 Strategi Membangun Tanggung Jawab Kolektif untuk Meningkatkan Kinerja Tim
Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 4 Strategi Membangun Tanggung Jawab Kolektif untuk Meningkatkan Kinerja Tim“Individual commitment to a group effort — that is what makes a team work, a company work, a society work, a civilization work.” —Vince LombardiDalam sebuah organisasi, keberhasilan tidak hanya bergantung pada kemampuan individu, tetapi juga pada sejauh mana tim mampu bekerja dengan rasa tanggung jawab bersama. Tanggung jawab kolektif menjadi fondasi penting agar setiap anggota merasa memiliki peran terhadap pencapaian tujuan bersama. Ketika hal ini terbentuk, kinerja tim meningkat secara signifikan—baik dari segi produktivitas, kolaborasi, maupun kualitas hasil kerja. Berikut empat strategi efektif untuk membangun tanggung jawab kolektif dalam tim. Baca Juga: Teknik Impulse Buying Saat Presentasi 1. Tetapkan Tujuan dan Peran yang JelasSetiap anggota tim harus memahami apa yang ingin dicapai dan apa perannya dalam proses tersebut. Tujuan yang jelas memberikan arah, sementara pembagian peran yang tepat membantu menghindari kebingungan dan tumpang tindih tugas. Dengan begitu, setiap…
5 Cara Mengembangkan Keakraban Dengan Kemampuan Komunikasi
“Your ability to communicate is an important tool in your pursuit of your goals, whether it is with your family, your co-workers or your clients and customers.” – Les Brown. Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking | Mengembangkan Keakraban Dengan Komunikasi Salah satu skill penting yang dibutuhkan karyawan untuk berhasil di tempat kerja adalah kemampuan berkomunikasi. Jika Anda melihat pemimpin dunia yang hebat, salah satu ciri yang Mereka miliki adalah kemampuan untuk berkomunikasi secara efektif. Dengan kemampuan komunikasi yang efektif maka akan terciptalah keakraban, kepercayaan dan akan menimbulkan keinginan orang untuk berbisnis atau berkerjasama dengan Anda. Lalu bagaimana cara mengembangkan kemampuan dalam berkomunikasi ? Baca juga : Motivasi Diri Dan Keterampilan Yang Harus Dimiliki Untuk Sukses Berikut adalah 5 cara yang dapat membantu Anda dalam mengembangkan kemampuan berkomunikasi : 1. Dengarkan. Orang ingin tahu bahwa Mereka didengar. Dengarkan dengan sungguh-sungguh apa yang dikatakan orang lain, alih-alih membuat asumsi…
4 Langkah Agar Komunikasi dengan Atasan Lebih Efektif
Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 4 Langkah Agar Komunikasi dengan Atasan Lebih Efektif “Seek first to understand, then to be understood.” — Stephen R. Covey Berkomunikasi dengan atasan bukan sekadar menyampaikan informasi, tapi juga membangun kepercayaan, menunjukkan profesionalisme, dan menciptakan hubungan kerja yang saling menghargai. Gaya komunikasi yang tepat dapat membantu memperlancar koordinasi, meminimalkan kesalahpahaman, dan membuka peluang pengembangan karier di masa depan. Namun, tidak semua orang merasa percaya diri ketika harus berbicara dengan atasan — terutama saat menyampaikan ide, memberikan masukan, atau membahas hal sensitif. Karena itu, penting bagi setiap karyawan memahami cara berkomunikasi yang efektif agar pesan tersampaikan dengan jelas dan tetap menunjukkan rasa hormat. Berikut empat langkah agar komunikasi dengan atasan lebih efektif Baca Juga: How To Sell From The Stage 1. Pahami Gaya Komunikasi AtasanSetiap atasan memiliki karakter dan gaya komunikasi yang berbeda. Ada yang lebih suka penjelasan langsung dan singkat, ada pula yang membutuhkan detail lengkap. Dengan…
How To Sell From The Stage
Penjualan adalah darah dalam sebuah bisnis. Ketika penjualan tersebut terganggu atau mengalami penurunan maka bisnis yang tengah sementara Anda jalani akan mengalami stroke dan tidak akan mengalami perkembangan – Orang Bijak. Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | How To Sell From The Stage Ini mungkin ilmu tertinggi dalam jualan karena ada dua hal sekaligus yang harus Anda miliki. Pertama kemampuan public speaking dan kedua adalah kemampuan menjual. Tidak banyak orang menguasai ilmu ini. Saya termasuk orang yang beruntung karena pernah belajar dari jagonya sell from the stage dunia T Harv Ever, sebelum beliau “pensiun” dan menyerahkan program-program seminarnya kepada pembicara lain. Kemampuan ini akan membuat Anda mampu untuk langsung menutup penjualan saat selesai presentasi atau public speaking, segera mendapatkan omset dan terhindar dari para pemberi harapan palsu. Baca Juga : Free And Clean Saat PresentasiInilah Tiga Prinsip Dasar Saat Anda Ingin Sell From The Stage : 1. Ajarkan“If people…
Keuntungan Komunikasi Tatap Muka
Public Speaking | “The difference between face-to-face conversation and any other medium of communication is simple: No distractions are permitted.” – Alexandra Petri Teknologi terus berkembang begitu pun cara berkomunikasi. Mulai dari telepon, email, ponsel, Skype, dan media sosial merupakan bagian dari cara berkomunikasi masa kini. Salah satu cara berkomunikasi yang sering digunakan, terutama saat mewawancarai adalah komunikasi secara langsung. Kenapa? Karena Anda dapat mempelajari lebih banyak tentang seseorang jika bertemu dengan mereka secara fisik daripada hanya melalui telepon atau email. Apa kelebihan komunikasi tatap muka? 1. Bahasa Tubuh Seorang ahli bahasa tubuh, James Borg mengatakan bahwa komunikasi manusia terdiri dari 93% bahasa tubuh dan isyarat paralinguistik, sementara hanya 7% terdiri dari kata-kata. Bahasa tubuh berbicara lebih jelas daripada kata-kata. Anda bisa mendapatkan pemahaman yang jauh lebih baik tentang bagaimana perasaan kandidat atau klien daripada melalui bentuk komunikasi lain. 2. Nilai Bertemu klien atau kandidat sepadan dengan waktu dan uang Anda,…
4 Langkah Cerdas Melatih Pemimpin yang Mampu Mengatur Segalanya
Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 4 Langkah Cerdas Melatih Pemimpin yang Mampu Mengatur Segalanya“You can do anything, but not everything.“— David Allen Menjadi pemimpin berarti mampu menyeimbangkan berbagai tanggung jawab secara efektif. Banyak pemimpin terjebak dalam kesibukan yang tiada henti karena merasa harus mengendalikan setiap detail pekerjaan. Padahal, kunci kepemimpinan yang berhasil terletak pada kemampuan mengatur waktu, menentukan prioritas, dan mengembangkan tim. Empat langkah berikut dapat menjadi panduan untuk membentuk pemimpin yang mampu mengelola segalanya dengan cerdas Baca Juga: 4 Strategi Menyusun Analisis Kebutuhan Pelatihan 1. Menentukan Prioritas Berdasarkan DampakPemimpin perlu fokus pada aktivitas yang memberi hasil terbesar bagi tujuan organisasi. Dengan memahami mana yang penting dan mendesak, mereka dapat mengalokasikan energi pada hal yang benar-benar berdampak dan menghindari pekerjaan yang tidak produktif. 2. Mendelegasikan dengan KepercayaanPemimpin efektif tahu kapan harus menyerahkan tanggung jawab. Mendelegasikan tugas kepada orang yang tepat bukan hanya mengurangi beban kerja, tetapi juga membangun kepercayaan dan mengembangkan kemampuan…
Efisiensi Melalui Intonasi | Belajar Public Speaking
Efisiensi Melalui Intonasi Seperti yang kita ketahui, kita menggunakan intonasi untuk memperlihatkan posisi relatif bunyi vokal–seperti tinggi, sedang, rendah, atau variasi intonasi lainnya. Dalam berpidato, kita harus menerapkannya tidak hanya dalam ucapan tunggal, seperti kata seru atau kata bersuku satu (Oh! atau yang), tetapi bisa juga didalam kelompok suku kata, kelompok kata, dan bahkan dalam kalimat-kalimat yang bisa dipidatokan dalam nada tunggal. Berikut adalah situasi-situasi dimana para pembicara seminar harus melakukan variasi intonasi: 1.Setiap perubahan gagasan tentu memerlukan perubahan Intonasi. Entah secara sadar, setengah sadar ataupun tidak sadar sama sekali, aturan ini merupakan dasar yang logis dalam pembuatan variasi-variasi nada suara yang tepat, meskipun aturan ini sering dilanggar oleh para pembicara dibandingkan dengan aturan lainnya. Jika pembicara melanggar aturan ini akan langsung menerima konsekuensinya, yaitu dengan kehilangan keefektifitasannya. Perubahan intonasi merupakan sebuah batu sandungan bagi hampir semua pembicara pemula dan juga bagi banyak pembicara berpengalaman. Hal ini berlaku terlebih saat skrip pidato…










