Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 4 Rahasia Sukses Training Bermain Peran “Courage starts with showing up and letting ourselves be seen.” — Brené Brown Bermain peran adalah metode pelatihan populer untuk mengasah kemampuan komunikasi dalam situasi sulit. Namun, banyak karyawan membencinya. Kenapa? Karena pendekatannya sering memicu rasa malu, tekanan sosial, dan kecemasan tampil di depan umum. Baca juga:5 Cara Mempromosikan Program Pembelajaran Untungnya, pelatihan berbasis deliberate practice—latihan terstruktur dan berulang dalam lingkungan aman—telah terbukti jauh lebih efektif untuk membangun kepercayaan diri dan kompetensi komunikasi. Berikut 4 rahasia untuk menyusun training bermain peran yang efektif dan bisa benar-benar berhasil: 1. Ganti “Akuarium” dengan Zona AmanJangan paksa peserta bermain peran di depan tim atau atasan. Gunakan sesi privat, baik virtual maupun tatap muka, agar peserta merasa aman mencoba dan gagal tanpa rasa malu. Pengalaman latihan yang tenang justru mendorong keberanian dan rasa percaya diri. 2. Gunakan Skenario Nyata yang RelevanPeserta akan lebih terlibat saat…

Read more

Public Speaking | Entah dilingkungan manapun, anda akan selalu dihadapkan dengan situasi yang mengharuskan berbicara didepan umum. Dalam berbicara didepan umum, kita seringkali memiliki kebiasaan-kebiasaan buruk yang secara tidak sadar pasti kita lakukan. Bagaimana anda melatih diri sendiri untuk menghilangkan kebiasaan-kebiasaan yang kurang baik dalam berpidato ?. seperti halnya untuk kebiasaan apa pun, anda perlu kedisiplinan dan kerja keras dalam berlatih untuk menghilangkan kebiasaan tersebut. Terdapat beberapa tips untuk menghilangkan kebiasaan buruk saat berbicara dalam seminar didepan umum, Cobalah ketiga tips berikut ini : Dengarkan saat anda sendiri berbicara Memperhatikan kata-kata yang keluar dari mulut anda merupakan cara yang sangat efektif. Anda akan mengetahui berapa kali anda mulai, berhenti, mundur, dan berapa banyak kata “ee” menghambat presentasi anda. Baca Juga : Cara Berbicara yang Menarik Perhatian | Apa saja Metode yang dapat digunakan saat Public Speaking? Pikirkan sebelumnya apa yang akan anda katakan Sering kali alasan anda mengucapkan kata-kata tanpa…

Read more

Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 5 Cara Mempromosikan Program Pembelajaran “The aim of marketing is to know and understand the customer so well the product or service fits him and sells itself.” — Peter Drucker Dalam dunia kerja yang makin cepat berubah, pembelajaran tidak bisa hanya dikirim — ia harus dipasarkan. Karyawan bukan lagi hanya peserta, tetapi pelanggan pembelajaran. Maka, para profesional L&D pun mulai berpikir seperti pemasar. Berikut 5 cara mempromosikan dan menerapkan prinsip pemasaran untuk meningkatkan adopsi program pembelajaran: Baca juga:5 Strategi Merancang Pelatihan Lintas Budaya 1. Buat Pengalaman Belajar yang MenjualSeperti kampanye produk, program pembelajaran harus menarik, relevan, dan membangun emosi. Gunakan narasi, visual kuat, dan promosi internal agar karyawan tertarik dan merasa pembelajaran penting bagi mereka. 2. Fokus pada Dampak NyataEvaluasi terus-menerus penting untuk memastikan pelatihan tidak jadi “pembelajaran sampah”. Lupakan sistem canggih yang tidak dipakai. Fokus pada alat sederhana yang benar-benar membantu karyawan bekerja lebih baik. 3.…

Read more

Motivator | Motivator Indonesia | Public Speaking adalah bentuk komunikasi lisan yang bisa dinyatakan dalam pidato, ceramah, presentasi, dan jenis berbicara di depan umum  atau orang banyak lainnya. Public Speaking dikenal dengan “pembicaraan publik” yang merujuk kepada berbicara di depan orang banyak. Banyak orang yang merasa takut untuk berbicara di depan umum dengan berbagai macam alasan. Merasa tidak bisa, takut salah ucap, tidak biasa, takut “nge-blank”, dan alasan lain yang masuk kategori “demam panggung”.  Kita semua memiliki kebutuhan untuk berbicara dengan baik di depan audiensi pada waktu-waktu selama hidup kita. Baik anda berbicara di pernikahan saudara perempuan anda, berbicara dengan tim anda, mengajar kursus atau berbicara kepada hakim, kami semua ingin melakukannya dengan baik. Jadi mengapa membiarkan semuanya terjadi? Baca Juga : Efektiv Dalam Public Speaking ala Motivator Indonesia Berikut 3 Rahasia dasar dalam Public Speaking ? 1. Kenali audiens anda Jika anda berbicara di depan audiens, biasanya ada alasannya. Ketahuilah siapa yang anda ajak…

Read more

Public Speaking | “Storytelling is the most powerful way to put ideas into the world today.” – Robert McAfee Cerita adalah alat komunikasi yang kuat dan persuasif, yang dapat menggerakkan orang untuk bermimpi, merangkul ide-ide, dan mencapai hal-hal besar. Cerita melibatkan indra kita dan memicu pikiran, ingatan, dan emosi, sehingga kita lebih cenderung mengingat apa yang kita dengar. Ketika berbagi cerita bersama, pikiran antara pendongeng dan audiens mereka menjadi sinkron. Baik dari sisi pikiran maupun emosi, semuanya menjadi selaras. Ketika kita merasa terhubung dengan orang lain melalui cerita, maka hormon oksitosin akan membanjiri tubuh kita dan akhirnya mempengaruhi audiens untuk bertindak. Jadi, cerita lebih dari sekedar hiburan untuk anak-anak sebelum tidur. Mendongeng adalah keterampilan penting bagi siapa saja yang ingin terhubung dengan orang lain. Cerita adalah alat komunikasi persuasif yang ampuh yang dapat membantu Anda, tim Anda, dan seluruh organisasi Anda mewujudkan visi. Untuk membuat cerita sebagai media yang ampuh…

Read more

Public Speaking | “It is not the answer that enlightens, but the question.” – Eugene Ionesco Sesi tanya-jawab menjadi salah satu bagian yang umumnya dihindari oleh banyak orang saat menjadi pembicara. Berbagai cara dilakukan untuk ‘menghindari’ pertanyaan sulit, seperti memperlama durasi presentasi atau mencari cara untuk mengalihkan perhatian audiens. Seharusnya tidak harus begitu, karena menjawab pertanyaan dalam presentasi adalah keterampilan yang siapa pun bisa pelajari. Mungkin hal yang paling penting untuk dipahami adalah jika orang mengajukan pertanyaan kepada Anda, kompetitor Anda sekalipun, jangan menganggap itu sebagai upaya menjatuhkan Anda, tetapi karena mereka benar-benar menginginkan jawabannya. Lalu apa yang bisa Anda lakukan ketika sesi tanya-jawab? Harus Bisa Mengontrol Pertanyaan Kebanyakan orang takut pada sesi pertanyaan karena mereka takut kehilangan kendali. Anda dapat menghindarinya dengan mengingat bahwa presentasi apa pun pada prinsipnya adalah pertukaran informasi. Jika ada pertanyaan yang keluar dari topik presentasi, meskipun pertanyaannya menarik, jangan tergoda untuk melanjutkan. Anda bisa memberi…

Read more

Public Speaking | Motivator | Saat berpidato di konvensi Partai Republik di Cleveland, Senin (18/7/2016), Melania, istri Donald Trump, yang juga mantan Model tersebut diduga menjiplak sebagian pidato Michelle Obama dalam konvesi Partai Demokrat 2008. Bahkan seorang astrofisikawan, Bob Rutledge punya perhitungan lain. Ia mengalikan jumlah kata dalam pidato Melania Trump yang mirip Michelle Obama, dengan faktor lainnya, hingga menghasilkan kalkulasi: 14x13x12x11x10x9x8x7x6x5x4x3x2x1. Kesimpulan dari perhitungan rumit itu, peluang bahwa pidato Melania bukan jiplakan adalah 1 dibanding 87 miliar. Artinya, kemungkin besar, pidato Melania adalah jiplakan. Meredith McIver, penulis pidato tersebut yagn juga dikabarkan membantu menjadi “ghost writer” buku Donald Trump Think Like a Billionaire yang terbit pada 2005. Mengakui hal tersebut dan mengatakan mantan model itu membacakan beberapa bagian pidato Michelle Obama itu kepadanya, sehinggi ia memasukan bebepa kalimat yang di ucapkan atau dibacakan oleh Melania Baca Juga : Cara Menaklukan Kemonotonan dalam Berpidato Lalu bagaimana cara mencegah hal ini terjadi…

Read more

Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 5 Strategi Merancang Pelatihan Lintas Budaya “Culture is not a barrier; it’s a bridge — if we choose to cross it.” — Erin Meyer Di era kerja jarak jauh, kemampuan berkomunikasi lintas budaya menjadi kunci keberhasilan tim global. Pelatihan lintas budaya bukan sekadar soal etiket, melainkan tentang memahami ekspektasi tak terucap dan membangun kepercayaan dalam konteks yang berbeda. Berikut 5 strategi merancang pelatihan komunikasi lintas budaya yang relevan dan berdampak: Baca juga:5 Strategi Tingkatkan Produktivitas Tim L&D 1. Mulai dari Asumsi, Bukan StereotipAlih-alih memulai pelatihan dari “aturan” etiket, fokuslah pada asumsi budaya yang membentuk cara kita memberi umpan balik, mengambil keputusan, dan mengekspresikan ketidaksetujuan. Latihan seperti analisis cerita nyata (misalnya, pengalaman minum kopi di Dubai sebelum rapat dimulai) dapat membantu peserta menyadari bias bawah sadar dan membuka ruang diskusi yang lebih dalam. 2. Gunakan Persona yang DinamisAlih-alih membekukan budaya dalam label (“X itu langsung, Y itu tidak…

Read more

“Kegagalan hanyalah kesempatan untuk memulai kembali, kali ini dengan lebih cerdas.” – Henry Ford. Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking | Menjadi Profesional Trainer Memasuki angkatan 67 Program Certified Trainer yang Saya bawakan terus melakukan inovasi agar dapat unggul dibandingkan dengan produk kompetitior. Dari penambahan jam kelas yang semula hanya 2 hari menjadi 4 hari, beberapa materi tambahan baru dibahas dalam kelas tersebut. Seperti kelas-kelas sebelumnya, berbagai peserta datang dari luar kota Jakarta. Pontianak dan Aceh adalah kota terjauh yang menyumbangkan peserta dalam kelas tersebut. Baca Juga : Mengapa Harus Menyusun Isi Presentasi Beberapa Hal Penting Saat Anda Memutuskan Untuk Mengikuti Pelatihan Seperti Ini : 1. Fasilitas Fasilitas apa saja yang akan Anda dapatkan jika bergabung di kelas atau workshop seperti ini. Fasilitas tujuannya adalah untuk mempermudah dan membantu percepatan mewujudkan impian para peserta untuk menjadi Motivator. Di Motivator Academy, Kami berikan fasilitas : A. Ilmu Cara Menjual Sebagai…

Read more

Public Speaking | “Ketakutan tidak bisa dihilangkan, namun bisa dikendalikan” – Ongky Hojanto Seringkali Anda berpikir, bagaimana jika ditengah presentasi Anda lupa dengan materi yang akan Anda bawakan, bagaimana jika ada peserta yang bertanya dan Anda tidak tahu jawabannya. Sederhana, bahkan disaat Anda baru saja naik ke atas panggung, Anda sudah ketakutan dan ingin turun saja. Ketakutan yang Anda rasakan tidak bisa Anda kendalikan karena tidak tahu cara dan tipsnya. Anda membiarkan ketakutan menghantui Anda dan merajela pikiran Anda. Jangan membiarkan ketakutan mengendalikan Anda, tapi biarkan Anda yang mengendalikan ketakutan tersebut. Berikut tips untuk mengendalikan rasa takut dalam Public Speaking. 1. Latihan Persiapan sudah matang, materi sudah kaya, namun jarang latihan akan membuat persiapan dan materi Anda sia-sia. Jika Anda sudah handal dalam presentasi didepan umum, mungkin tidak jadi masalah, namun jika Anda belum terbiasa untuk presentasi didepan umum, Anda harus latihan. Semakin sering Anda latihan, maka akan semakin terbiasa Anda…

Read more

210/579

© 2025 Public Speaking Academy