4 Langkah Cerdas Melatih Pemimpin yang Mampu Mengatur Segalanya
Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 4 Langkah Cerdas Melatih Pemimpin yang Mampu Mengatur Segalanya“You can do anything, but not everything.“— David Allen Menjadi pemimpin berarti mampu menyeimbangkan berbagai tanggung jawab secara efektif. Banyak pemimpin terjebak dalam kesibukan yang tiada henti karena merasa harus mengendalikan setiap detail pekerjaan. Padahal, kunci kepemimpinan yang berhasil terletak pada kemampuan mengatur waktu, menentukan prioritas, dan mengembangkan tim. Empat langkah berikut dapat menjadi panduan untuk membentuk pemimpin yang mampu mengelola segalanya dengan cerdas Baca Juga: 4 Strategi Menyusun Analisis Kebutuhan Pelatihan 1. Menentukan Prioritas Berdasarkan DampakPemimpin perlu fokus pada aktivitas yang memberi hasil terbesar bagi tujuan organisasi. Dengan memahami mana yang penting dan mendesak, mereka dapat mengalokasikan energi pada hal yang benar-benar berdampak dan menghindari pekerjaan yang tidak produktif. 2. Mendelegasikan dengan KepercayaanPemimpin efektif tahu kapan harus menyerahkan tanggung jawab. Mendelegasikan tugas kepada orang yang tepat bukan hanya mengurangi beban kerja, tetapi juga membangun kepercayaan dan mengembangkan kemampuan…
Efisiensi Melalui Intonasi | Belajar Public Speaking
Efisiensi Melalui Intonasi Seperti yang kita ketahui, kita menggunakan intonasi untuk memperlihatkan posisi relatif bunyi vokal–seperti tinggi, sedang, rendah, atau variasi intonasi lainnya. Dalam berpidato, kita harus menerapkannya tidak hanya dalam ucapan tunggal, seperti kata seru atau kata bersuku satu (Oh! atau yang), tetapi bisa juga didalam kelompok suku kata, kelompok kata, dan bahkan dalam kalimat-kalimat yang bisa dipidatokan dalam nada tunggal. Berikut adalah situasi-situasi dimana para pembicara seminar harus melakukan variasi intonasi: 1.Setiap perubahan gagasan tentu memerlukan perubahan Intonasi. Entah secara sadar, setengah sadar ataupun tidak sadar sama sekali, aturan ini merupakan dasar yang logis dalam pembuatan variasi-variasi nada suara yang tepat, meskipun aturan ini sering dilanggar oleh para pembicara dibandingkan dengan aturan lainnya. Jika pembicara melanggar aturan ini akan langsung menerima konsekuensinya, yaitu dengan kehilangan keefektifitasannya. Perubahan intonasi merupakan sebuah batu sandungan bagi hampir semua pembicara pemula dan juga bagi banyak pembicara berpengalaman. Hal ini berlaku terlebih saat skrip pidato…
4 Strategi Pelatihan Penjualan yang Efektif
Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 4 Strategi Pelatihan Penjualan yang Efektif“The secret of change is to focus all your energy not on fighting the old, but on building the new.” — Socrates Dalam dunia bisnis yang kompetitif saat ini, kemampuan tim penjualan menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan perusahaan. Pelatihan yang tepat dan terstruktur sangat penting untuk memastikan tenaga penjual tidak hanya memahami produk yang mereka tawarkan, tetapi juga mampu berkomunikasi dengan efektif dan beradaptasi dengan perubahan kebutuhan pelanggan. Pelatihan penjualan yang efektif akan meningkatkan kemampuan tim dalam menghadapi tantangan pasar, memperkuat hubungan dengan pelanggan, serta mendorong pencapaian target penjualan secara konsisten. Oleh karena itu, penting untuk menerapkan strategi pelatihan yang tepat guna membangun tim yang tangguh dan berdaya saing tinggi.Berikut empat strategi utama untuk menciptakan pelatihan penjualan yang efektif dan berdampak. Baca Juga: 4 Strategi Menyusun Analisis Kebutuhan Pelatihan 1. Penguasaan Produk dan Nilai TambahPengetahuan produk yang mendalam membantu tenaga penjual memahami…
Motivasi Diri Dan Keterampilan Yang Harus Dimiliki Untuk Sukses
“The secret of getting ahead is getting started.” – Mark Twain. Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking | Motivasi Diri Untuk Sukses Definisi yang paling sederhana dari motivasi diri adalah suatu kekuatan yang mendorong Anda untuk melakukan sesuatu. Seseorang dapat dimotivasi oleh banyak hal, baik internal maupun eksternal, seperti keinginan untuk melakukan sesuatu, cinta terhadap seseorang, atau kebutuhan akan uang. Biasanya, motivasi adalah hasil dari beberapa faktor. Memahami dan mengembangkan motivasi diri dapat membantu Anda mengendalikan banyak aspek dalam hidup. Motivasi adalah salah satu bagian dari konsep kecerdasan emosional. Dan inilah beberapa elemen internal yang mampu membentuk motivasi diri ! Baca juga : Pengaruh Komunikasi Interpersonal Dalam Mengatasi Depresi 1. Dorongan Pribadi Untuk Mencapai Sesuatu Ini bisa diartikan sebagai ambisi atau mungkin pemberdayaan diri. Namun ada baiknya melihat ini juga sebagai pola pikir. Ada dua jenis pola pikir : tetap dan berkembang. Mereka yang memiliki pola pikir tetap percaya bahwa bakat sudah mendarah daging dan…
4 Strategi Menyusun Analisis Kebutuhan Pelatihan
Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 4 Strategi Menyusun Analisis Kebutuhan Pelatihan“If you think training is expensive, try ignorance.”— Peter Drucker Pelatihan karyawan merupakan investasi penting bagi organisasi untuk meningkatkan kinerja dan daya saing. Namun, agar pelatihan benar-benar efektif dan sesuai sasaran, diperlukan analisis kebutuhan yang tepat. Tanpa langkah ini, pelatihan berisiko tidak relevan dan tidak memberikan dampak nyata terhadap pencapaian tujuan organisasi. Analisis kebutuhan pelatihan membantu mengidentifikasi gap kompetensi yang harus ditutup melalui pengembangan karyawan. Berikut empat strategi yang dapat diterapkan untuk menyusun analisis kebutuhan pelatihan secara efektif: Baca Juga : Eye Contact dalam Presentasi 1. Identifikasi Tujuan Organisasi dan Prioritas BisnisLangkah awal yang penting adalah memahami arah dan fokus strategis organisasi. Pelatihan yang dirancang harus selaras dengan kebutuhan bisnis dan mendukung pencapaian target jangka pendek maupun jangka panjang. Dengan begitu, pelatihan menjadi bagian integral dari strategi organisasi, bukan sekadar aktivitas rutin. 2. Analisis Kesenjangan Kinerja dan KompetensiSetelah tujuan ditetapkan, penting untuk…
3 Cara menghafal cepat tanggap dan dan tidak lupa
Public Speaking Indonesia I Di kehidupan sehari-sehari kita sering kali dituntut untuk menghafal baik di dunia pendidikan, pekerjaan dan lain-lain. Kelemahan manusia adalah sering kali lupa dan walupun ingat, ingatnya hanya sementara lalu dilupakan begitu saja. 3 Cara menghafal cepat tanggap dan dan tidak lupa 1.Fokus dan Konsentrasi Diperlukan ketenangan dan abaikan benda lain seperti handphone. Karena handphone adalah salah satu yang membuat otak lari kemana-mana dan pada akhirnya kita menjadi tidak fokus dengan apa yang ingin kita hafal. Sebaiknya siapkan catatan dan sumber yang ingin di baca dan di hafal lalu matikan handphone anda dan anda bisa mulai menghafal 2.Menghafal dengan menulis Membuat catatan singkat dengan kata-kata sendiri yang mudah dipahami dan dipelajari. Menulis sambil berkata salah satu cara yang kita tidak sadari bahwa alam bawa sadar merekam apa yang kita katakan. Jadi sambil menulis sambil menghafal dengan berkata memungkinkan lebih ingat dari pada hanya di hafal didalam…
3 Langkah Melakukan Kontak Mata
Public Speaking Jakarta | Ketika anda menyampaikan sebuah presentasi, semua mata tertuju pada anda. Kelihatannya tingkah laku yang mengganggu benar-benar muncul ketika kita gugup. Sadarilah setiap gerakan dari tubuh anda sebelum anda melakukan presentasi di depan umum dengan melakukan latihan di depan cermin atau di depan teman anda agar anda dapat melihat kekurangan anda. Baca Juga : Eye Contact dalam Presentasi Leonardo da Vinci diyakini pernah berkata, “Mata adalah jendela jiwa”. Kita membentuk hubungan dan mengungkapkan perasaan kita melalui mata kita. Dalam beberapa budaya, melakukan kontak mata dengan audiens adalah hal yang penting. Kita dapat menggunakan mata kita untuk mengajak audiens agar berpartisipasi dalam sebuah presentasi. Lakukanlah hal-hal berikut sebelum anda melakukan kontak mata dengan audiens : 1. Carilah Wajah-Wajah yang Bersahabat Ketika anda memulai sebuah sesi presentasi, anda mungkin merasa gugup. Carilah wajah-wajah bersahabat diantara audiens dan lakukan kontak mata dengan mereka. Mereka akan membantu anda merasa…
Free And Clean Saat Presentasi
Manusia adalah makhluk subjektif yang memutuskan suka atau tidak suka pada seseorang hanya dalam waktu 7 detik. Hal tersebut sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh asosiasi pskologi. Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | Free And Clean Saat Presentasi Oleh karena itu, untuk dapat menciptakan kesan pertama yang baik coba terapkanlah teknik free and clean saat presentasi. Istilah di atas terinspirasi dari istilah property, free and clear yang artinya bebas dari masalah saat Anda akan membeli sebuah property. Akan tetapi Saya tidak lagi membahas property saat ini, tetapi public speaking. Jadi, free and clean yang Saya maksudkan dalam public speaking ada hubungan dengan B yang ketiga (Bahasa Tubuh) jika Anda pernah baca buku best seller Public Speaking Mastery atau lulusan Certified Public Speaking dari Public Speaking Academy akan mengerti yang Saya maksudkan. Baca Juga : 3 Kunci Presentasi Yang SuksesFree Artinya :1. Tangan Anda Tidak Memegang Apapun Saat Anda…
4 – MAT Untuk Mempertahankan Perhatian Audiens
Public Speaking Indonesia | Menarik perhatian audiens anda dari kata “pergi” adalah salah satu tujuan utama dalam presentasi. Namun, seberapa sering kita mendengar perkenalan yang tidak mampu membujuk kita dan kadang membuat kita malas ? 4-MAT (dibaca ‘format’) menyajikan proses dan struktur sederhana yang mudah, ampuh, dan efektif. Struktur ini berisi 4 pertanyaan kunci. Jika anda mampu menjawab seluruh pertanyaan dalam waktu dua atau tiga menit pertama, maka audiens anda akan memperhatikan anda. Keempat format (4-MAT) pertanyaan itu adalah : Mengapa ? Apa ? Bagaimana ? Bagaimana jika ? Dalam setiap kelompok tempat anda berbicara, anda akan menemukan beberapa orang yang menganggap salah satu pertanyaan tersebut adalah yang terpenting. Berpikirlah sesaat untuk menentukan mana yang ingin anda jawab. Mana yang penting bagi anda ? Baca Juga : Mempertahankan Perhatian Audiens Jawablah pertanyaan dengan urutan yang sesuai dengan diatas, karena jika anda tidak menjawab ‘mengapa’ untuk pertama kali, maka semua orang…
10 Prinsip Mendengarkan yang Efektif
Public Speaking | “If we were supposed to talk more than we listen, we would have two tongues and one ear.” – Mark Twain Seorang pendengar yang baik akan mendengarkan tidak hanya apa yang dikatakan, tetapi juga apa yang tidak dikatakan atau hanya Sebagian yang dikatakan. Oleh karena itu, ‘mendengar’ yang efektif melibatkan pengamatan bahasa tubuh dan memperhatikan ketidakkonsistenan antara pesan verbal dan non-verbal, serta apa yang dikatakan pada saat tertentu. Misalnya, jika seseorang memberi tahu Anda bahwa mereka bahagia dengan hidup mereka tetapi dengan gigi terkatup atau dengan air mata yang mengalir, maka ada ketikasesuaian antara pesan verbal dan non-verbal. Oleh karena itu, mendengarkan bukan hanya soal menggunakan telinga, tetapi juga mata Anda. Ada sepuluh prinsip penting di balik mendengarkan yang harus diketahui. 1. Berhenti berbicara Ketika orang lain sedang berbicara, dengarkan apa yang mereka katakan, jangan menyela, membicarakan mereka atau menyelesaikan kalimat mereka. Berhenti, cukup dengarkan saja. Baru ketika mereka…









