Public Speaking | “The best way to teach people is by telling a story.” – Kenneth H. Blanchard Menjadi seorang pembicara harus mampu membawakan pesan dengan metode yang dapat diterima oleh audiensnya. Metode bercerita sudah sejak lama diterapkan oleh para speaker hebat di berbagai dunia, karena akan membantu pembicara memposisikan diri sebagai audiens dan akhirnya paham tentang apa yang diinginkan dan dibutuhkan audiens kita sendiri. Bercerita Melibatkan Audiens Pernahkah Anda mendengarkan presentasi dan pembicara tiba-tiba berkata, “Bolehkah saya menceritakan sebuah kisah?” Bagi sebagian besar dari kita, ketika mendengar pertanyaan tersebut pasti akan tergerak untuk meperhatikan pembicara. Kenapa? Karena kita suka cerita. Studi menunjukkan ketika kita mendengar sebuah cerita, otak melepaskan dopamin ke dalam aliran darah kita. Dengan kata lain, kita akan merasa bahagia. Itulah yang dirasakan audiens Anda saat Anda bercerita. Cerita Membangun Koneksi Bayangkan Anda sedang mendengarkan seorang atasan berkomunikasi dengan karyawannya tentang tantangan yang mereka hadapi. Si atasan akan…

Read more

“Marketing is no longer about the stuff you make, but about the stories you tell.” – Seth Godin. Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | Momen Ideal Menggunakan Metode Bercerita Dalam Presentasi Cerita adalah cara manusia memberi makna pada dunia. Berbeda dari fakta, cerita lebih melekat pada pendengar karena melibatkan tidak hanya pikiran, tetapi juga emosi mereka. Cerita memperkaya argumen logis dengan menarik perhatian emosional, dan pada akhirnya, menginspirasi pendengar untuk bertindak. Lalu kapan sih metode bercerita digunakan dalam presentasi ? Baca Juga : 3 Tips Meningkatkan Penjualan lewat Presentasi VirtualBerikut adalah 3 momen ideal menggunakan metode bercerita dalam presentasi:1. Presentasi FormalTerlepas dari ukuran audiens Anda, fokus mereka akan sepenuhnya pada Anda. Apakah Anda menggunakan slide atau tidak, berdiri atau duduk, Anda tetap memiliki pesan penting untuk disampaikan. Saat menyusun materi, pertimbangkan posisi audiens saat ini: bagaimana cara mereka berpikir, merasakan, dan bertindak terhadap topik Anda? Dan bagaimana Anda ingin…

Read more

“It’s time to go where your buyers live: online. If you pride yourself on being where your buyers are, why aren’t you online yet?” – Jamie Shanks. Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | Tips Meningkatkan Penjualan Lewat Presentasi Virtual Transaksi jual-beli sangat bergantung pada kepercayaan dan hubungan yang terjalin. Membangun hubungan ini tidak bisa dicapai hanya melalui telepon, email, atau chat. Cara seseorang berperilaku dan mempraktikkan norma budaya, seperti berjabat tangan, membungkuk, dan melakukan kontak mata, sama pentingnya dengan aspek kesepakatan bisnis itu sendiri. Menurut riset dari Gartner, pada tahun 2024 hanya sekitar 25% pertemuan bisnis yang akan dilakukan secara tatap muka. Artinya, sebagian besar transaksi akan dilakukan secara virtual. Seperti halnya presentasi pada umumnya, keberhasilan penjualan secara virtual bergantung pada seberapa baik Anda memahami dan memenuhi kebutuhan audiens. Presentasi virtual yang efektif memberikan keuntungan serupa dengan transaksi tatap muka, yaitu kesempatan untuk menyampaikan informasi melalui berbagai cara, baik…

Read more

Public Speaking | “The human body is the best picture of the human soul.” – Ludwig Wittgenstein Artikel ini akan membahas beberapa gerakan tangan yang umum, yang dapat Anda gunakan untuk menyampaikan pesan Anda kepada audiens, serta berbagi beberapa tips tentang apa yang tidak boleh dilakukan. Mungkin gerakan tertentu seolah-olah bersifat universal, tetapi tidak selalu demikian. Anda harus selalu mempertimbangkan audiens dan beradaptasi jika perlu untuk menghindari kesalahpahaman antara Anda dan audiens karena perbedaan sosial dan budaya. Gerakan tangan seperti apa yang aman dilakukan saat menjadi pembicara? 1. Menjaganya tetap di samping Jika Anda ragu tentang apa yang harus dilakukan dengan tangan Anda, pilihan yang terbaik adalah memposisikannya tetap berada di samping tubuh Anda untuk menghindari pengiriman pesan yang disengaja atau tidak disengaja. 2. Telapak tangan tetap terbuka Gerakan ini adalah cara yang bagus untuk membangun kepercayaan dengan audiens. 3. Menggunakan jari untuk menghitung Gerakan kecil ini bersifat universal dan bisa…

Read more

Keterampilan berbicara di depan umum atau public speaking menjadi semakin penting di tengah perkembangan teknologi yang pesat. Kemampuan berkomunikasi yang efektif tidak hanya mempengaruhi hubungan antarpribadi, tetapi juga dapat memberikan dampak positif pada produktivitas di masa depan. Pembicara | Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking | Pentingnya Kuasai Public Speaking Hal tersebut diperkuat dengan hasil survei dari aplikasi media sosial kerja Linkedin mengenai 10 kemampuan yang paling banyak dibutuhkan di seluruh dunia, di mana kemampuan komunikasi termasuk public speaking menjadi kemampuan nomor dua yang paling dibutuhkan. Baca Juga : Empat Pilar Komunikasi yang Menjadi Kunci Mengatasi Krisis Internal Perusahaan Ongky Hojanto, seorang pembicara publik profesional dan penulis buku best seller Public Speaking Mastery memberikan wawasan tentang pentingnya kemampuan tersebut dalam meningkatkan produktivitas karena efektifitas pesan yang terkirimkan dengan baik. “Public speaking bukan hanya tentang berbicara di depan banyak orang, tetapi bagaimana kita menyampaikan pesan dengan jelas, mudah dipahami serta mencapai tujuan yang diinginkan. Kemampuan ini menjadi semakin penting…

Read more

Public Speaking l Berbicara di depan umum bukan lah hal yang mudah bagi banyak orang banyak yang tidak percaya diri pada saat berbicara di depan umum. Tidak semua orang mempunyai kemampuan untuk berbicara di depan umum, sehingga harus memperbanyak di latih ketika berbicara di depan umum. Banyak orang yang sudah berlatih pun masih merasakan canggung dan tidak percaya diri untuk berbicara public speaking di depan umum. Berikut teknik-teknik dalam melatih public speaking dengan menarik. 1. Mempersiapakan materi dengan baik Dengan mempersiapkan materi dengan baik yang ingin disampaikan dengan menguasai materi dapat mempermudah dalam berbicara di dalam umum. 2. Hafalkan point point inti Dengan menghafal point-point inti anda mempermudah dalam penyampaian dalam memperjelas materi yang ingin anda sampaikan dan dapat menyampaikan materi dengan kata-kata khas yang anda gunakan. 3. Membawakan materi dengan humor Membawakan materi dengan humor dapat memperingan ketegangan anda dalam berbicara sehingga anda dalam membuat materi dengan rasa humor…

Read more

Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 4 Strategi Memulai Program Pelatihan dengan Kecerdasan Kepribadian “A leader’s job is not to put greatness into people, but to recognize that it already exists and to create an environment where it can flourish.”— Marcus Buckingham. Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat dan perubahan yang cepat, organisasi dituntut untuk lebih adaptif dan inovatif. Salah satu kunci keberhasilan adalah bagaimana organisasi dapat mengenali dan mengembangkan kekuatan unik dari setiap individu di dalamnya. Program pelatihan berbasis kekuatan tidak hanya membantu karyawan memahami potensi terbaik mereka, tetapi juga menciptakan budaya kerja yang lebih positif dan produktif. Dengan pendekatan ini, organisasi dapat membangun tim yang solid dan berdaya saing tinggi.Berikut empat strategi utama untuk memaksimalkan program pelatihan dalam membangun organisasi berbasis kekuatan: Baca juga: Tombol Penggerak Untuk Memotivasi Orang ala NLP 1. Identifikasi Kekuatan PribadiGunakan alat seperti CliftonStrengths untuk membantu karyawan mengenali dan memahami kekuatan alami mereka. Ini menjadi dasar pengembangan…

Read more

“Tidak ada klien yang akan menolak Anda jika Anda adalah komunikator yang fleksibel” – menurut NLP. Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | Tombol Penggerak Untuk Memotivasi Orang ala NLP Fleksibilitas dalam berkomunikasi, di mana Anda berhasil mengidentifikasi dan menggunakan tombol penggerak, akan mempermudah Anda untuk meminta klien melakukan hal yang Anda harapkan. Langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah memahami tombol-tombol yang memotivasi orang. Berikut adalah 3 tombol penggerak untuk memotivasi orang ala NLP : Baca Juga : 3 Cara Menggapai Mimpi ala NLP1. Arah MotivasiOrang cenderung bergerak maju karena mereka mengejar sesuatu yang mereka inginkan atau menghindari sesuatu yang tidak diinginkan, yang sering disebut sebagai imbalan dan hukuman. Seseorang dengan tombol penggerak mendekat adalah orang yang bergerak maju karena ingin mendapatkan sesuatu. Sebaliknya, orang dengan tombol penggerak menjauh bergerak maju karena ingin menghindari sesuatu. Untuk mengetahui tombol penggerak seseorang, ajukan pertanyaan seperti, “Apa yang Anda harapkan dari sebuah…

Read more

Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 4 Strategi Memulai Program Pelatihan dengan Kecerdasan Kepribadian “Knowing your own darkness is the best method for dealing with the darknesses of other people”.—Carl Jung Dalam dunia pelatihan dan pengembangan diri, satu hal penting yang sering terlupakan adalah memahami siapa yang akan kita latih. Banyak program pelatihan dirancang dengan pendekatan satu arah—mengandalkan konten dan metode—tanpa mempertimbangkan keunikan individu yang menjadi peserta. Padahal, efektivitas pelatihan sangat bergantung pada seberapa dalam kita memahami pola pikir, gaya belajar, serta respons emosional peserta. Inilah yang disebut sebagai kecerdasan kepribadian—kemampuan untuk memahami dan menyesuaikan pendekatan pelatihan dengan karakter peserta. Pelatihan yang dimulai dari sini akan jauh lebih personal, relevan, dan berdampak. Berikut adalah 4 Strategi Memulai Program Pelatihan dengan Kecerdasan Kepribadian yang dapat membantu Anda merancang pelatihan yang lebih efektif dan menyentuh kebutuhan peserta secara mendalam. Baca juga:  5 Strategi Mengasah Kepemimpinan Inti Manajer 1. Kenali Tipe Kepribadian Peserta Sejak AwalLangkah pertama…

Read more

Workshop Story Telling: Seni Menyampaikan Cerita Kepada Pendengar Secara Menarik Dan Ekspresif

Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 5 Strategi Mengasah Kepemimpinan Inti Manajer“Leadership is not about being in charge. It is about taking care of those in your charge.”— Simon Sinek Menurut riset global Gallup, ada empat atribut penting yang diharapkan tim dari seorang pemimpin: harapan, kepercayaan, kasih sayang, dan stabilitas. Namun, berbagai faktor seperti budaya kerja yang cepat, beban kerja yang berat, atau anggapan bahwa kepemimpinan bukan bagian dari peran manajer membuat atribut ini sulit dikembangkan. Banyak organisasi masih menyamakan peran “manajer” dengan “pemimpin”, padahal keduanya memiliki fokus berbeda. Manajer berfokus pada pengorganisasian dan pengawasan untuk mencapai target, sedangkan pemimpin mendorong kolaborasi untuk hasil yang lebih besar dari sekadar tugas individu. Meski berbeda, peran ini bisa saling melengkapi—asal manajer mau mengasah keterampilan kepemimpinan mereka. Berikut lima keterampilan inti yang dapat membantu manajer bertransformasi menjadi pemimpin yang efektif: Baca juga:  Cara Menggapai Mimpi ala NLP 1. Komunikasi EfektifMampu menyampaikan pesan yang jelas dan sesuai…

Read more

70/491

© 2025 Public Speaking Academy