Transformasi Diri Melalui Teknik Terapi NLP: Mengatasi Hambatan Mental dan Emosional
Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | Transformasi Diri Melalui Teknik Terapi NLP: Mengatasi Hambatan Mental dan Emosional Tangerang, 21 Desember 2024 – Bertempat di Kubik Hotel, Motivator Academy kembali menyelenggarakan pelatihan NLP Practitioner dengan peserta yang terdiri dari lebih dari 30 orang dengan berbagai latar belakang, seperti pelaku usaha, praktisi pendidikan, dan pekerja profesional. Pelatihan ini berlangsung dari tanggal 18 hingga 22 Desember 2024 dan dibawakan oleh Ongky Hojanto, seorang NLP Master Trainer yang berpengalaman. Baca juga: Cara Mengembangkan Growth Mindset untuk Sukses Pada hari keempat pelatihan, materi yang disampaikan berfokus pada therapy skill, yang merupakan keterampilan penting dalam NLP untuk membantu individu mengatasi masalah emosional, mental, atau bahkan fisik. Ongky Hojanto mengajarkan berbagai teknik yang dapat digunakan untuk membantu seseorang melepaskan hambatan mental atau emosional yang menghalangi pencapaian tujuan. Teknik-teknik yang dibahas termasuk penggunaan anchoring dan timeline therapy, yang memungkinkan peserta untuk mempengaruhi pikiran bawah sadar guna mengatasi trauma atau kebiasaan negatif.…
Meningkatkan Sukses dengan Growth Mindset: Pelatihan NLP Practitioner di Motivator Academy
Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | Meningkatkan Sukses dengan Growth Mindset: Pelatihan NLP Practitioner di Motivator Academy Tangerang, 19 Desember 2024 – Bertempat di Qubika Hotel, Motivator Academy menyelenggarakan kegiatan pelatihan NLP Practitioner yang dihadiri oleh lebih dari beberapa peserta dengan latar belakang yang beragam. Peserta berasal dari berbagai sektor, seperti pelaku usaha, praktisi pendidikan, serta pekerja profesional di berbagai bidang. Acara ini merupakan bagian dari pelatihan yang berlangsung dari tanggal 18 hingga 22 Desember 2024 dan dibawakan oleh Ongky Hojanto, seorang NLP Master Trainer yang sudah berpengalaman di bidangnya. Baca juga: 7 Tips Menulis Tujuan Pembelajaran untuk Pelatihan KaryawanPada hari kedua pelatihan, materi yang disampaikan berfokus pada mindset, yang dibagi menjadi dua tipe menurut Carol Dweck dalam bukunya Mindset: The New Psychology of Success: fixed mindset dan growth mindset. Fixed mindset adalah pandangan yang percaya bahwa kemampuan dasar seseorang, seperti kecerdasan atau bakat, tidak bisa berubah. Orang dengan pola pikir ini cenderung…
3 Aturan Public Speaking Untuk Meningkatkan Penjualan
Motivator | Pembicara | Public Speaking “It doesn’t matter how elegant the argument or inspiring the prose, a presentation won’t mode anyone if the presenter isn’t visibly feeling what they are saying.” John Neffinger Sebagaimanapun Anda membuat sebuah presentasi, hal ini tidak akan bisa menggerakkan audiens Anda jika Anda tidak melibatkan emosi yang kuat didalamnya. Sama halnya dengan public speaking yang biasa dibawakan, public speaking dengan tujuan untuk meningkatkan penjualan juga memiliki aturan-aturan yang harus diikuti agar tujuan tersebut dapat tercapai dengan baik. Tentunya ada perbedaan antara public speaking yang biasa dibawakan, dengan public speaking yang memiliki tujuan untuk meningkatkan penjualan. Dimana pada public speaking yang biasa dibawakan Anda memikirkan bagaimana agar audiens dapat memahami materi yang Anda sampaikan, sedangkan dalam public speaking untuk meningkatkan penjualan Anda memikirkan bagaimana agar audiens tertarik untuk membeli produk Anda. Baca juga : Buat audiens nyaman dengan presentasi Anda Berikut ini adalah 3 aturan…
Peran Komunikasi Bisnis Dalam Pemasaran
Public Speaking | “The ability to express an idea is well nigh as important as the idea itself.” – Bernard Baruch Komunikasi adalah bagian penting dari setiap perusahaan atau bisnis yang sukses. Namun, penting untuk dicatat bahwa komunikasi memainkan peran khusus di setiap departemen dalam sebuah perusahaan, khususnya dalam departemen pemasaran atau marketing. Untuk meningkatkan komunikasi bisnis dalam departemen pemasaran, Anda perlu mengidentifikasi semua hambatan yang bisa mengganggu jalannya komunikasi yang efektif, seperti saluran komunikasi yang tidak tepat, norma budaya yang bervariasi, dan perbedaan persepsi. Setelah hambatan diatasi, Anda baru bisa menentukan infrastruktur dan sistem apa yang tepat untuk karyawan agar dapat berkomunikasi secara efektif satu sama lain dan dengan pelanggan mereka. Berikut ini adalah beberapa hal yang dilakukan untuk meningkatkan komunikasi bisnis Anda : 1. Membuat Strategi Pemasaran Komunikasi internal antar karyawan sangat penting untuk mengembangkan strategi pemasaran yang efektif. Sangat penting bagi anggota tim untuk dapat mengekspresikan ide mereka…
Buat Audiens Nyaman Dengan Presentasi Anda
Motivator | Pembicara | Public Speaking Dikutip dari jurnal komunitas : jurnal pengabdian kepada masyarakat Vol. 2, No. 2, Januari 2020, pp. 127 – 132 Institut Ilmu Sosial dan Manajemen (STIAMI) ice breaking harus dilakukan oleh para tenaga pengajar baik oleh dosen maupun guru pada saat kegiatan belajar berlangsung karena ice breaking dapat berfungsi untuk memecahkan kebosanan yang terjadi hadir dalam kegiatan belajar tersebut. Begitupun dengan presentasi atau public speaking, sebagai seorang pembicara Anda harus memikirkan bagaimana caranya agar Anda tidak membuat presentasi atau public speaking tersebut menjadi kaku, membosankan, dan juga menjenuhkan bagi audiens Anda. Buatlah audiens Anda nyaman dengan beberapa kegiatan diluar materi Anda secara singkat agar mampu meningkatkan antusiasme audiens. Baca juga : Gugup dalam public speaking Berikut ini 3 cara yang bisa Anda lakukan untuk membuat presentasi atau public speaking Anda tidak membosankan bagi audiens : 1. Ice Breaking Yang pertama, Anda bisa membuat game atau…
Gugup Saat Public Speaking
Motivator | Pembicara | Public Speaking Menurut CCN Indonesia edisi Agustus 2019, meskipun dianggap wajar namun perasaan gugup yang kerap kali muncul ketika Anda akan tampil dihadapan banyak orang untuk membawakan sebuah presentasi adalah sebuah kondisi yang sulit untuk Anda hindari. Hal ini menyebabkan Anda menjadi kurang PD dan nyaman ketika membawakan public speaking Anda. Sama dengan rasa takut, degdegan, ataupun malu, perasaan gugup ini juga datang karena Anda belum terbiasa untuk membawakan sebuah presentasi atau public speaking. Perasaan gugup yang Anda rasakan adalah bagian dari bentuk emosi yang Anda rasakan dan akan menjadi sebuah hal yang positif selama Anda bisa mengendalikannya dan tidak menimbulkan masalah dari emosi tersebut. Baca juga : Menjadi master dalam public speaking Masalah utama dari munculnya perasaan gugup tersebut adalah kenyataan bahwa Anda belum terbiasa membawakan presentasi. Lantas, apakah seseorang yang sudah terbiasa membawakan presentasi atau public speaking tidak pernah lagi merasakan kegugupan? Tentu jawabannya…
Mengatur Volume Suara Saat Presentasi
Public Speaking | Pernahkah Anda menghadiri seminar atau workshop, lalu Anda kesulitan mendengar apa yang dikatakan pembicara padahal informasi yang disampaikan penting? Inilah yang audiens Anda rasakan jika Anda berbicara tidak cukup keras atau jelas. Siapa sangka, pengaturan volume suara menjadi unsur yang penting ketika melakukan presentasi. Informasi atau pesan yang ingin Anda sampaikan ke audiens tidak mungkin dapat diterima sepenuhnya jika mereka tidak dapat mendengarnya dengan jelas bukan? Mungkin Anda berpikir ini hanya soal keras atau tidaknya suara saja yang bisa disiasati dengan menggunakan pengeras suara. Pada kenyataannya masalah bukan pada keras atau tidaknya saja, tapi kejelasan suara serta daya tarik suara Anda yang bisa dirasakan audiens Ketika Anda percaya diri. “Tapi suara saya memang kecil, gimana dong?” “Saya tidak biasa teriak-teriak.” Berikut beberapa tips mengatur volume suara saat presentasi : 1. Buang rasa takut Buang rasa takut untuk berbicara keras karena takut dianggap kasar atau tidak sopan. Rasa takut…
5 Teknik Bahasa Tubuh
Public Speaking | Bahasa tubuh merupakan proses pertukaran pikiran dan gagasan dimana pesan yang disampaikan dapat berupa isyarat, ekspresi wajah, pandangan mata, sentuhan, artifak (lambang yang digunakan), diam, waktu, suara, serta postur dan gerakan tubuh. (Richard E. Potter dan Larry A. Samoval, Intercultural Communication, 2006:268). Ada 5 teknik bahasa tubuh yang menarik, yaitu : 1. Mata Dimana Anda sedang presentasi atau sedang menjelaskan kepada audiens Anda, hindarilah kontak mata yang terus melhat kebawah, selalu melihat ke atas, terfokus dengan melihat slide, dan catatan materi Anda, apabila Anda membawa catatan, Anda akan terus melihat dan membaca catatan Anda dan itu akan membuat audiens merasa bosan, jenuh dan tidak nyaman dilihat. Sebaiknya Anda menguasai materi atau mempersiapkan diri Anda dahulu sebelum Anda melakukan presentasi agar presentasi bisa berjalan dengan baik dan benar. 2. Tangan Hindari tangan yang sering memijit, meremas, dan mengiris. Anda bisa gunakan variasi gerakan tangan Anda seperti finger counting yang…
Cara Mengembangkan Growth Mindset untuk Sukses
Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | Cara Mengembangkan Growth Mindset untuk Sukses Carol Dweck, psikolog dari Stanford, mengungkapkan dalam bukunya Mindset: The New Psychology of Success bahwa mindset kita, baik yang kita sadari maupun tidak, sangat mempengaruhi kehidupan kita. Dweck membagi mindset menjadi dua: growth mindset (mindset berkembang) dan fixed mindset (mindset tetap). Baca juga: 3 Pilar dan Pelatihan Berkelanjutan Membangun Perusahaan Sukses Growth Mindset: Kunci KesuksesanGrowth mindset adalah keyakinan bahwa kemampuan kita dapat berkembang melalui usaha dan pembelajaran. Orang dengan mindset ini percaya bahwa kecerdasan dan keterampilan bukanlah hal yang tetap, melainkan sesuatu yang bisa ditingkatkan dengan kerja keras.Ciri-ciri orang dengan growth mindset: Percaya bahwa kemampuan bisa berkembang: Mereka percaya bahwa usaha dan pembelajaran akan meningkatkan kemampuan mereka. Menyukai tantangan: Mereka tidak takut menghadapi tantangan karena melihatnya sebagai peluang untuk belajar. Bangkit dari kegagalan: Gagal bukan akhir dari segalanya, tapi kesempatan untuk belajar dan berkembang. Menghargai usaha: Mereka percaya bahwa kerja keras…









