Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 5 Tantangan Keterlibatan Karyawan “Only 31% of employees in the U.S. felt engaged at work in 2024 — the lowest level in a decade.” — Gallup, 2024 Keterlibatan karyawan yang rendah membawa risiko besar seperti absensi, pergantian staf tinggi, dan produktivitas menurun. Berikut 5 tantangan utama yang menyebabkan rendahnya keterlibatan karyawan dan tips mengatasinya. Baca juga:3 Cara Gamifikasi Orientasi Karyawan Baru 1. Komunikasi dan Koneksi yang LemahPerusahaan perlu membangun jalur komunikasi yang lebih terbuka. Mulai dari penunjukan mentor, jam kerja khusus pimpinan, pertemuan rutin, hingga survei umpan balik bisa memperkuat koneksi. Khusus karyawan remote, kegiatan virtual seperti ruang pelarian atau pertemuan daring wajib diprioritaskan. 2. Kelelahan yang BerkepanjanganBeberapa karyawan merasa lelah dan kehabisan tenaga di akhir hari. Untuk mengatasinya, penting menyediakan waktu jeda di antara rapat, jam kerja fleksibel, dukungan kesehatan mental, dan fasilitas kantor yang nyaman. Bahkan hal kecil seperti ruang tenang dan tempat kerja ramah…

Read more

“A mentor is someone who allows you to see the hope inside yourself ” – Oprah Winfrey. Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking | Mentor Sang Pemandu Sukses Crawford (2010) mendefinisikan mentor sebagai  “Hubungan interpersonal dalam bentuk kepedulian dan dukungan antara seseorang yang berpengalaman dan berpengetahuan luas dengan seseorang yang kurang berpengalaman maupun yang pengetahuannya lebih sedikit”.  Ibaratnya, Anda mau melakukan sebuah perjalanan wisata ke satu tempat, maka akan sangat membantu jika Anda menggunakan pemandu wisata yang mengetahui detail seluk beluk daerah tersebut. Selain optimal dalam menggunakan waktu perjalanan, menurunkan biaya, Anda juga akan mendapatkan lokasi wisata terbaik. Baca Juga : Memupuk Asa Menjadi Trainer Terkenal Berikut Ini Adalah Dampak Dari Adanya Mentor Dari Kehidupan Anda : 1. Pengalaman Tanpa perlu mengalami langsung pengalaman kegagalan yang tentunya besar “biaya” Anda dapat menarik pelajaran dari kegagalan mentor Anda. Tiga tahun yang lalu, Juanda salah satu peserta seminar…

Read more

Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 3 Cara Gamifikasi Orientasi Karyawan Baru “Games give you a chance to excel, and if you’re playing in good company you don’t even mind if you lose…” — Gary Gygax Menerapkan gamifikasi dalam proses orientasi karyawan baru bukan hanya tren, tapi solusi strategis yang terbukti meningkatkan keterlibatan dan efektivitas pelatihan. Alih-alih hanya menyuruh karyawan baru menonton video atau membaca manual, Anda bisa membuat proses ini lebih interaktif dan menyenangkan. Berikut adalah 3 cara gamifikasi untuk orientasi karyawan baru yang dapat Anda terapkan: Baca juga:6 Strategi Ampuh Pasca-Pelatihan 1. Apresiasi Setiap Pencapaian KecilBuatlah daftar periksa digital yang menandai tugas-tugas sederhana seperti melengkapi profil karyawan atau mengunggah dokumen. Kirim ucapan selamat atau badge virtual setiap kali tugas selesai. Pendekatan ini meningkatkan motivasi dan memberikan rasa pencapaian sejak hari pertama. 2. Gunakan Sistem Level atau TahapanTerapkan konsep “naik level” seperti dalam game. Misalnya, karyawan harus menyelesaikan 10 panggilan pelanggan sebelum…

Read more

Public Speaking Indonesia | Ketika anda ingin melakukan presentasi di depan audiens , apakah anda sudah merasa bahwa diri anda memiliki kesan yang menarik ? Setiap orang pasti ingin tampil menarik bukan ? di dalam sebuah presentasi, terdapat 5 showmanship yang perlu anda ketahui , tetapi apakah anda tau apa itu showmanship? Kata showmanship dapat di artikan kecakapan anda / seni menarik khalayak dalam situasi ramai di dalam suatu pertunjukkan, maka dalam presentasi showmanship di terapkan agar diri anda memiliki kesan yang menarik di depan audiens anda 5 komponen showmanship ketika anda presentasi agar diri anda memiliki kesan yang menarik : 1. Mata Dimana anda sedang presentasi atau sedang menjelaskan kepada audiens anda, hindarilah kontak mata yang terus melhat kebawah , selalu melihat ke atas , terfokus dengan melihat slide , dan catatan materi anda. Apabila anda membawa catatan anda akan terus melhat dan membaca catatan anda dan itu akan membuat…

Read more

“Obat dari rasa bosan adalah rasa ingin tahu. Tidak ada obat untuk rasa ingin tahu selain belajar dan mencari tahu” – Dorothy Parker. Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking | Mengatasi Kebosanan Saat Seminar Tahun 2008-2012 Saya menghabiskan banyak waktu dan menginvestasikan uang untuk mengikuti workshop di dalam dan Luar Negeri. Waktu workshop dari 2 hari hingga 15 hari dari yang bayar jutaan hingga ratusan juta. Satu hal yang Saya pikirkan sebelum mengikuti workshop tersebut, “Bagaimana caranya mengatasi kebosanan ?” Baca Juga : 3 Kunci Presentasi Yang Sukses Berdasarkan praktek, maka jurus 3T ini dapat Anda lakukan saat mengikuti seminar atau workshop, sehingga hasilnya dapat maksimal : 1. Tentukan Tujuan Awal Sebelum mengikuti sebuah seminar, buatlah tujuan pribadi Anda. Apa yang Anda cari dalam seminar tersebut. Jika Anda di utus oleh perusahan atau kantor Anda, maka tuliskan manfaat yang dapat Anda berikan kepada perusahan Anda sepulang…

Read more

Public Speaking | Gilbert Amelio berkata “Developing excellent communication skills is absolutely essential to effective leadership. The leader must be able to share knowledge and ideas to transmit a sense of urgency and enthusiasm to others. If a leader can’t get a message across clearly and motivate others to act on it, then having a message doesn’t even matter.” Dalam penyampaian pidato, seorang pembicara harus dapat membawakannya dengan menarik. Sehingga, dapat mendapatkan perhatian dari audiens. Berikut cara mendapatkan perhatian Audiens : Mulailah dengan masalah-masalah umum. Ajak setiap orang untuk setuju dengan permulaan. Jangan ungkapkan masalah Anda agar orang tidak berkata, “Tidak, Tidak” di awal ceramah. Saat orang berkata, “Tidak”, harga dirinya menuntut ia tetap bersikukuh pada keputusannya. “Semakin banyak kita mendapatkan persetujuan “ya”, kita di awal ceramah bisa mempengaruhi, semakin kita berhasil mendapatkan perhatian.” baca juga : 3 Prinsip Yang Dimiliki Trainer Yang Professional Jangan mulai dengan mengatakan bahwa Anda akan membuktikan…

Read more

Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 6 Strategi Ampuh Pasca-Pelatihan “Live to learn… forget… and learn again.” – Aristide Briand Sebagian besar pelatihan di tempat kerja gagal karena satu alasan sederhana: tidak ada tindak lanjut. Maka, untuk menghindari pemborosan waktu dan anggaran, organisasi perlu membangun strategi pasca-pelatihan yang menyeluruh, tidak hanya mengandalkan satu pendekatan. Berikut 6 strategi ampuh dari Six Sources of Influence yang terbukti mampu meningkatkan hasil pasca-pelatihan hingga 10 kali lipat: Baca juga:3 Strategi Atur Ulang Program L&D 1. Jadikan yang Tidak Diinginkan Menjadi DiinginkanPerubahan perilaku sering kali terasa tidak nyaman. Hubungkan keterampilan baru dengan nilai personal peserta. Misalnya, dalam pelatihan untuk tenaga medis, libatkan kisah nyata pasien agar peserta terhubung secara emosional dan termotivasi secara intrinsik. 2. Berinvestasi Lebih dalam Pengembangan KeterampilanJangan berhenti di ruang kelas. Lanjutkan dengan sesi praktik kecil, diskusi mingguan, atau coaching terarah. Keterampilan harus dipecah, dilatih, dan diberikan umpan balik secara konsisten untuk benar-benar melekat. 3.…

Read more

Banyak orang yang sulit untuk berbicara di depan umum dan merasa tidak percaya diri dengan materi yang disampaikan, public speaking adalah keterampilan yang sangat penting yang harus di kuasai, sehingga dalam bekerja pun public speaking sangat penting untuk berkerja sama dengan tim dan berorganisasi. Dan berikut beberapa tips public speaking untuk pemula : 1. Kuasai topik Hindari rasa tidak percaya diri anda dengan menguasai topik yang ingin dibawakan sehingga anda tidak menemukan kesulitan dalam diri anda,. 2. Bayangkan diri anda memberikan pidato Bayangkan diri anda memberi pidato di depan umum sehingga memberikan pidato dan presentasi yang meyakinkan, menyampaikan poin-poin penting. Baca Juga : 4 Tips Lancar Public Speaking 3.Fokus pada pesan yang ingin disampaikan. Fokuslah pada pesan yang ingin diinginkan sehingga jika lupa pada materi, dan gugup tetap anda fokus pada pesan untama yaitu fokus pada pesan yang di bawakan, tetap semangat dalam berbicara, fokus pada pesan yang di sampaikan. Membawakan…

Read more

Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 3 Strategi Atur Ulang Program L&D“If you’re not prepared to be wrong, you’ll never come up with anything original.” — Sir Ken Robinson Pelatihan di dunia kerja kerap dipandang sebagai kegiatan yang membosankan, penuh formalitas, dan minim dampak nyata. Padahal, jika dirancang secara strategis, program Learning & Development (L&D) bisa menjadi alat ampuh untuk menumbuhkan potensi karyawan sekaligus memperkuat retensi talenta. Kuncinya adalah menata ulang pendekatan kita agar lebih relevan, menarik, dan mendorong pertumbuhan. Berikut 3 strategi untuk atur ulang program L&D agar benar-benar berdampak dan bermakna. Baca juga:3 Cara Perbarui Pelatihan Berulang 1. Tumbuhkan Pola Pikir BerkembangStrategi pertama adalah mendorong growth mindset dalam organisasi. Karyawan dengan pola pikir berkembang lebih terlibat dalam pelatihan dan memiliki kecenderungan bertahan lebih lama. Maka, selain pelatihan teknis, penting juga menawarkan pengembangan soft skill seperti kepemimpinan dan ketahanan. Program mentoring, anggaran pelatihan tahunan, dan diskusi rutin dengan peserta aktif bisa menjadi…

Read more

Menyenangkan Audiens Saat Berpidato “Saya bekerja untuk menghormati publik secara total dan mereka membayar saya untuk bekerja” Jose Mourinho Salah satu tugas terpenting pembicara, selain menyampaikan ide-ide yang tertuang dalam berpidato adalah “memuaskan” audiens. Ada sejumlah cara untuk membuat audiens puas dengan training yang Anda selenggarakan, seperti hal berikut: Game Buatlah permainan kelompok untuk menjelaskan suatu hal. Setiap permainan yang Anda buat harus memiliki keterkaitan dengan game yang akan Anda lakukan. Permainan bisa dilakukan oleh dua atau tiga orang secara berkelompok. Humor Humor bisa berasal dari pengalaman Anda atau pengalaman orang lain, namun harus diingat bahwa jangan sampai humor yang Anda sampaikan mengandung unsur SARA. Libatkan Panca Indera Audiens (visual, auditory, kinestetik) Manusia memasukkan informasi melalui pancaindra. Dari kelima indra itu ada “kegemaran” sebagai tempat masuk informasi terbanyak. 55% indra penglihatan (visual), 37% indra pendengaran (auditory), dan 8% indra gerak (kinestetik). Karena Audiens Anda terdiri atas tiga tipe ini, setiap…

Read more

280/692

© 2025 Public Speaking Academy