Memupuk Asa Menjadi Trainer Terkenal
Temuan terbaru dari akademisi AS, Julianne Holt-Lunstad dan Timothy B. Smith dari Universitas Brigham Young dan J Bradley Layton dari Universitas Carolina Utara di Chapel Hill, mengungkap bahwa tingkat likeability akan berdampak pada kesehatan fisik dan kesuksesan seseorang. Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking | Memupuk Asa Menjadi Trainer Terkenal Ada banyak alasan yang mengantarkan orang ke kelas Saya Exclusive Workshop Certified Trainer yang hingga saat ini telah berlangsung hingga angkatan ke 67. Salah satu alasan terbesar adalah ingin terkenal. Untuk menjadi Trainer terkenal di era digital ini akan terasa mudah dilakukan. Bantuan media dan channel promosi yang bertebaran dengan biaya murah akan membuat impian menjadi lebih mudah diraih. Lalu bagaimana cara menjadi seorang trainer terkenal dan memiliki popularitas yang tinggi dengan cara yang mudah dan murah ? Baca Juga : Kebiasaan Trainer Berikut adalah 4 cara yang akan membantu Anda untuk menjadi terkenal : 1.…
Kebiasaan Trainer
“Kebanyakan orang tidak mempedulikan waktu yang ada, sementara orang yang bijak menggunakan waktu dengan baik.” – Shoppenhauer. Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking | Kebiasaan Trainer Sebagai seorang trainer, Anda tentunya tidak setiap hari memberikan training selama 1 bulan penuh. Bagi Saya, waktu yang umum digunakan untuk memberikan training adalah Jumat, Sabtu dan Minggu. Di luar waktu tersebut ada beberapa hari yang benar-benar kosong dari pekerjaan training. Baca Juga : Bagaimana Mengawali Pembicaraan Umumnya tiga hal ini yang Saya sempatkan untuk lakukan, apapun kondisinya : 1. Menulis Sebisa mungkin, Saya sempatkan diri untuk menulis artikel yang kemudian Saya posting di website www.OngkyHojanto.com atau di beberapa social media yang Saya miliki. Menulis merupakan salah satu senjata promosi yang efektif dan murah untuk membangun brand Saya sebagai seorang pakar public speaking. Dan ibaratnya mencicil rumah dengan konsep KPR, dengan menulis rutin setiap hari maka Anda secara tidak langsung…
5 Strategi Tingkatkan Keterlibatan Pembelajar
Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 5 Strategi Tingkatkan Keterlibatan Pembelajar “I never teach my pupils. I only attempt to provide the conditions in which they can learn.”— Albert Einstein Dalam dunia pelatihan online, membuat konten yang sekadar informatif saja tidak cukup. Tantangan utamanya justru terletak pada keterlibatan pembelajar—yakni bagaimana memastikan peserta didik tidak hanya menyimak, tapi juga benar-benar menyerap dan menerapkan materi yang disampaikan. Berikut adalah 5 strategi yang dapat Anda terapkan untuk tingkatkan keterlibatan pembelajar dalam pelatihan daring. Baca juga:3 Kendala Umum Video Pelatihan 1. Pahami Siapa Audiens AndaSetiap pembelajar memiliki kebutuhan dan gaya belajar yang berbeda. Beberapa lebih suka tampilan visual, yang lain lebih nyaman membaca teks. Ada pula yang mencari pelatihan untuk promosi jabatan, sementara yang lain ingin belajar karena ingin menguasai keterampilan baru. Apa yang bisa Anda lakukan? Lakukan pemetaan karakteristik peserta sebelum menyusun konten. Identifikasi apa yang memotivasi mereka dan tantangan apa yang mereka hadapi. Ini akan…
3 Kendala Umum Video Pelatihan
Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 3 Kendala Umum Video Pelatihan “People don’t buy what you do; they buy why you do it.” — Simon Sinek Video pelatihan saat ini menjadi salah satu alat paling efektif dalam mendukung pembelajaran di tempat kerja. Dibandingkan metode tradisional, video memungkinkan penyampaian materi yang ringkas, menarik, dan dapat diakses kapan saja—baik oleh karyawan baru maupun yang memerlukan penyegaran informasi. Namun, meskipun potensinya besar, tidak sedikit organisasi yang masih enggan menggunakannya. Berikut 3 kendala umum membuat video pelatihan dan bagaimana cara mengatasinya: Baca juga:3 Strategi Gaet Talenta Gen Z 1. Tidak Punya Waktu Membuat VideoDi tengah padatnya agenda kerja dan puluhan rapat tiap bulan, membuat video pelatihan sering dianggap memakan waktu ekstra. Terlebih jika ada anggapan bahwa video harus sempurna dan profesional untuk bisa digunakan. Solusinya: Fokus pada tujuan dan audiens, bukan kesempurnaan. Untuk materi sederhana, video ponsel atau rekaman layar sudah cukup efektif. Mulailah dari yang mudah…
3 Cara Mengatasi Demam Panggung
“The success of your presentation will be judged not by the knowledge you send but by what the listener receives.” – Lilly Walters. Public Speaking Indonesia | Motivator Indonesia | Cara Mengatasi Demam Panggung Rasa takut berbicara di depan orang banyak memang tidak bisa di hindari. Itu merupakan hal yang wajar dan bisa di alami oleh semua orang, termasuk pembicara profesional. Bahkan survei yang dilakukan oleh The People’s Almanac: The Book of Lists menyatakan bahwa ketakutan terbesar sebagian besar orang adalah public speaking. Hasil survei ini menunjukkan bahwa bertapa banyak orang merasa cemas atau takut ketika berbicara di depan umum. Lalu bagaimana cara mengatasi cemas atau takut atau demam panggung saat public speaking? Baca Juga : 4 TIPS PENTING DALAM KOMUNIKASI KEPEMIMPINANBerikut adalah 3 cara mengatasi demam panggung :1. Memiliki Tujuan Yang SpesifikHal pertama yang harus di lakukan, jika Anda ingin mengatasi demam panggung adalah memiliki tujuan yang spesifik. Sadarilah…
3 Strategi Gaet Talenta Gen Z
Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 3 Strategi Gaet Talenta Gen Z “The illiterate of the 21st century will not be those who cannot read and write, but those who cannot learn, unlearn, and relearn.” – Alvin Toffler Generasi Z—mereka yang lahir setelah 1996—bukan sekadar kelompok muda dalam dunia kerja. Mereka adalah penduduk asli digital, tumbuh bersama teknologi, dan membawa ekspektasi baru terhadap dunia profesional, termasuk cara mereka belajar dan berkembang. Jika perusahaan ingin menarik dan mempertahankan mereka, pelatihan tak bisa lagi dilakukan dengan cara lama. Berikut 3 strategi pelatihan gaet talenta gen z yang dirancang khusus untuk generasi ini. Baca juga:4 Langkah Pelatihan Berdampak Nyata 1. Kaitkan Pelatihan dengan Jalur KarierGen Z tidak hanya ingin belajar; mereka ingin tahu ke mana pembelajaran itu akan membawa mereka. Pelatihan harus dikaitkan langsung dengan peluang karier—seperti kenaikan gaji, promosi, atau peningkatan keterampilan. Program seperti sertifikasi spesifik atau bootcamp industri bisa menjadi jalan cepat mereka menuju…
Bagaimana seorang leader berkomunikasi(?)
“If you just communicate, you can get by. But if you can communicate skillfully, you can work miracles.” – Gerald R. Ford Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | Bagaimana leader yang baik berkomunikasi(?) Komunikasi sekarang dianggap menjadi hal yang penting, bukan lagi softskill yang dapat disepelekan. Karena hanya dengan berkomunikasi sajalah kita dapat bekerjasama dengan lebih efektif, dapat menjadi tim kerja yang kuat, visi-misi pun dapat terwujud, dengan adanya komunikasi yang baik. Misalnya, ketika Jeff Bezos membangun Amazon, beliau mengutamakan keterampilan menulis, pada musim panas 2004, Jeff mengejutkan timnya dengan melarang penggunaan PowerPoint. Dia mengganti slide dengan memo yang terstruktur secara naratif beserta judul. Selain Jeff, mantan CEO PepsiCo Indra Nooyi , yang kini menjabat sebagai dewan direksi Amazon pun mengatakan hal yang serupa, “Jika Anda tidak bisa menyederhanakan sebuah pesan dan mengkomunikasikannya dengan baik, dan menarik, percayalah, Anda tidak bisa membuat massa mengikuti Anda.” Berikut 4 taktik yang digunakan dalam komunikasi yang saya dapat dari membaca…
3 Tipe komunikasi
“ We must realize that we are all different in the way we perceive the world, use this understanding as a guide to our communication with others” – Tonny R. Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking | 3 Tipe komunikasi Ada 3 tipe komunikasi yang harus anda miliki untuk dapat berkomunikasi dengan efektif dimanapun, terutama di dalam lingkungan kerja. Tanpa komunikasi yang baik pekerjaan akan terhambat antar anggota tim, kemungkinan terjadinya konflik lebih besar. Apa yang membuat komunikasi menjadi begitu penting? Berikut beberapa manfaat dari komunikasi yang baik : Mengurangi Kesalahpahaman: Komunikasi yang jelas dan terbuka dapat mengurangi risiko kesalahpahaman yang sering kali menjadi akar dari konflik di tempat kerja. Meningkatkan Kolaborasi: Komunikasi yang baik memungkinkan anggota tim untuk berkolaborasi secara efektif, berbagi ide, dan menyatukan visi bersama. Meningkatkan Produktivitas: Ketika semua anggota tim memahami tugas dan tanggung jawab mereka dengan jelas, produktivitas tim secara keseluruhan dapat meningkat. Mengatasi Masalah dengan Cepat:…
6 Teknik Inovatif Untuk Menarik Kandidat Karyawan Berbakat
“A recent survey showed that companies in the US are boosting their hiring efforts in order to fill full-time as well as temporary job positions. However, nearly half of the recruiters feel that they are not likely to fill many of their vacant positions because of a shortage of qualified candidates.” – Kane Partners LLC Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking Membangun tim yang berkualitas sangat penting untuk kesuksesan bisnis jangka panjang dalam perusahaan mana pun. Namun, dalam pasar tenaga kerja yang semakin kompetitif, menemukan talenta yang tepat untuk mengisi kekosongan dalam tim Anda bukanlah hal yang mudah. Daripada hanya memposting lowongan kerja di situs web perusahaan Anda saja, sekaranglah waktunya untuk menerapkan cara yang lebih inovatif untuk menarik kandidat-kandidat yang berbakat. Bagaimana caranya? Baca Juga : 4 Tips Mencegah Productivity Paranoia 1. Tawarkan Dan Promosikan Fleksibilitas Tempat Kerja Ketika pandemi global melanda pada tahun 2020,…
4 Langkah Pelatihan Berdampak Nyata
Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 4 Langkah Pelatihan Berdampak Nyata“Training without execution is entertainment.” — Jason Jennings Dalam dunia bisnis yang semakin kompetitif, pelatihan tidak bisa hanya menjadi formalitas. Pelatihan yang baik harus mampu mengubah perilaku kerja dan mendorong hasil nyata bagi organisasi. Namun, banyak program pelatihan gagal karena tidak terhubung langsung dengan tujuan bisnis. Untuk menjembatani kesenjangan ini, profesional pelatihan perlu pendekatan yang terukur dan terarah. 4 langkah berikut dapat membantu memastikan pelatihan berdampak dengan nyata. Baca juga:3 Cara Dorong Inovasi Lewat Pelatihan1. Tentukan Hasil Bisnis yang DiinginkanLangkah pertama adalah menetapkan tujuan spesifik di tingkat organisasi. Misalnya, daripada sekadar “melatih kepemimpinan,” lebih efektif jika diarahkan untuk mengurangi turnover atau meningkatkan produktivitas tim. Tujuan yang konkret menjadi fondasi untuk menyusun pelatihan yang relevan. 2. Identifikasi The Critical Behaviors yang DibutuhkanPelatihan harus membentuk perilaku baru di tempat kerja. Identifikasi tindakan spesifik yang harus dilakukan peserta setelah pelatihan, seperti mengadakan rapat tim harian atau…










