Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 5 Tips Kembangkan Pemimpin Hebat Internal“Before you are a leader, success is all about growing yourself. When you become a leader, success is all about growing others.” — Jack Welch Pemimpin hebat tidak selalu harus direkrut dari luar. Banyak calon pemimpin potensial justru tersembunyi di dalam tim Anda saat ini. Dengan strategi pengembangan yang tepat, Anda bisa mengidentifikasi, membimbing, dan memberdayakan mereka untuk memimpin organisasi ke arah yang lebih kuat dan berkelanjutan. Berikut 5 tips efektif yang dapat Anda terapkan untuk kembangkan pemimpin hebat dalam internal: Baca juga:1. Sesuaikan Jenis Pelatihan dengan KebutuhanProgram pelatihan kepemimpinan harus relevan dengan prioritas organisasi. Misalnya, jika fokus Anda adalah peningkatan kemampuan teknologi, berikan pelatihan CRM dan analitik. Jika Anda sedang menjalankan kampanye besar, latih calon pemimpin agar siap mengelola tahapan kampanye dengan efektif. Gunakan pendekatan yang spesifik dan terarah untuk membangun kompetensi yang benar-benar dibutuhkan. 2. Bangun Jalur Kepemimpinan yang JelasCiptakan…

Read more

“Terkadang, hal terpenting bukan apa kisah yang Kamu ceritakan, namun bagaimana cara Kamu menceritakannya” Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking | Jangan Lakukan Ini Saat Bercerita Menyusun cerita yang akan Anda cerita adalah hal pertama, namun memperhatikan rambu-rambu saat proses menyusun hingga mengirimkan cerita kepada audiens adalah hal penting lain untuk di perhatikan. Ibaratnya, Anda dapat mengendarai mobil dengan baik bukan berarti Anda akan tiba di tujuan apabila mengabaikan rambu-rambu lalu lintas sepanjang proses perjalanan tersebut. Lalu apa saja rambu-rambu penting yang harus Anda perhatikan saat bercerita ? Baca Juga : DiPHP Dalam Sebuah Cerita Berikut Adalah Rambu-Rambu Penting Untuk Pancaran Perjalanan Bercerita Akan Anda Peroleh : 1. Hindari Frame ”Saya Akan Memulai Dengan Cerita” Orang mengetahui bahwa Anda sementara bercerita tanpa perlu Anda menjelaskannya bahwa Anda sementara bercerita. Oleh karena itu, hindari mengawali sebuah cerita dengan kalimat “Saya akan buka dengan sebuah cerita” atau “Saya…

Read more

“Stories allow us to simulate intense experience without having to actually live through them. Stories allow us to experience the world before we actually have to experience it.” – Leo Widrich. Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking | DiPHP Dalam Sebuah Cerita Salah satu teknik yang dapat Anda gunakan untuk membuat sebuah kalimat pembuka yang menarik atau poin tambahan yang menggentarkan jiwa para audience adalah dengan menggunakan cerita. Ada sangat banyak jenis cerita, lalu apakah semua jenis cerita cocok digunakan sebagai kalimat pembuka atau poin tambahan ? Jawabannya tentu saja, tidak. Maka inilah 3 jenis cerita yang dapat Anda gunakan untuk membuat kalimat pembuka yang menarik atau poin tambahan yang mampu menggentarkan jiwa para audience ! Baca Juga : Cerita Jenis Perumpamaan (My Friend John) A. Personal – Cerita Dari Pengalaman Pribadi Cerita jenis ini merupakan cerita yang datang dari pengalaman pribadi Anda sehubungan dengan poin…

Read more

Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 5 Strategi Latih Rasa Hormat Pemimpin “Respect is how to treat everyone, not just those you want to impress.” — Richard Branson, dalam LinkedIn Influencer post (2014) Rasa hormat bukan sekadar nilai moral, melainkan keterampilan kepemimpinan yang berdampak langsung pada retensi dan keterlibatan karyawan. Di tengah tingginya angka pengunduran diri dan menurunnya loyalitas, melatih pemimpin untuk mencontohkan rasa hormat menjadi strategi retensi yang penting—bukan sekadar tambahan. Berikut 5 strategi untuk latih rasa hormat sebagai kompetensi pemimpin yang berdampak langsung pada retensi dan keterlibatan karyawan: Baca juga:4 Teknik Pelatihan Ramah Otak 1. Definisikan Rasa Hormat dalam Tindakan NyataAgar rasa hormat tidak berhenti sebagai nilai abstrak, pemimpin perlu memahami seperti apa perilaku hormat dalam situasi kerja sehari-hari. Gunakan studi kasus dan simulasi. Contohnya: bagaimana menyampaikan kritik secara konstruktif dalam tinjauan kinerja atau menyampaikan ketidaksepakatan tanpa merendahkan. Karyawan akan lebih terlibat jika melihat bahwa pemimpinnya benar-benar memahami makna “menghormati” secara…

Read more

Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 4 Teknik Pelatihan Ramah Otak “Memory is the residue of thought.” — Daniel T. Willingham Di era pelatihan yang makin canggih dan digital, kita tetap harus mengingat satu hal penting: otak manusia belajar dengan cara yang manusiawi. Emosi, gerakan, pengalaman multisensori, dan pengulangan sangat penting agar materi benar-benar tersimpan dalam ingatan. Di sinilah pendekatan brain-friendly seperti model 4C dari Sharon Bowman—Connection, Content, Concrete Practice, Conclusion—menjadi sangat efektif. Berikut 4 teknik untuk pelatihan yang ramah otak dan berdampak jangka panjang: Baca juga:3 Tips Gunakan Pelatihan untuk Retensi 1. Connection: Bangun Koneksi untuk Siapkan OtakSebelum peserta belajar hal baru, mereka perlu “menyalakan” ingatan lama. Strategi seperti diskusi berpasangan, berbagi pengalaman, memilih gambar yang mewakili perasaan, atau menyusun konsep bersama akan membangun relevansi dan rasa ingin tahu. Ini membuat otak lebih siap menyerap informasi, karena ada kaitan langsung dengan pengetahuan yang sudah ada. 2. Content: Sajikan Konten Secara Visual dan…

Read more

Mengatasi Rasa Takut   Ketakutan sebetulnya hal yang wajar dan alami karena merupakan bagian dari emosi. Emosi itu bersifat positif. Namun, emosi baru menjadi negatif kalau diluapkan tidak pada tempatnya dan tidak menyelesaikan masalah, yang justru membuat masalah baru. Penyesuaian Diri Ketakutan umumnya adalah tanda dari ketidakbiasaan melakukan sesuatu. Penyesuaian diri bisa dilakukan dengan dua cara: Secara Fisik Datanglah lebih awal untuk mengecek segala sesuatu. Secara Mental dan Pikiran Tubuh dan Pikiran adalah satu paket. Tidak nyaman pada salah satunya dapat mengubah keduanya. Pernapasan Secara logika saat seseorang merasa takut, napas yang ditarik menjadi pendek. Apalagi kebanyakan orang melakukan pernapasan dada, yang tidak banyak menarik oksigen. Hal itu dapat menyebabkan tubuh menjadi dingin, pucat dan gemetar dan oksigen tidak secara maksimal masuk kedalam otak bisa terjadi kebingungan atau “blank”. Oleh karena itu ketika Anda takut bernapaslah menggunakan perut Anda, dengan cara: Taruh tangan kanan di atas perut Tarik napas dengan…

Read more

Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | Workshop Sales Mastery with NLP: Meningkatkan Penjualan dengan Pola Pikir dan Komunikasi yang Tepat Pada Selasa, 15 Juli 2025, hari pertama Workshop Sales Mastery with NLP sukses digelar secara luring di Qubika Boutique Hotel, Tangerang. Acara ini menghadirkan peserta dari berbagai latar belakang profesi—mulai dari jasa konsultan IT, sales dalam dunia fashion kesehatan, training konseling, insuransi, dan properti—yang ingin meningkatkan performa penjualannya dengan pendekatan NLP (Neuro-Linguistic Programming). Dipandu oleh Coach Ongky Hojanto, workshop ini dirancang untuk membekali peserta dengan strategi mental dan komunikasi yang efektif untuk menghadapi tantangan dunia penjualan. Baca juga:Workshop Story Telling: Mengasah Kemampuan Bercerita untuk Presentasi yang Lebih Efektif Materi pertama yang dibahas adalah tentang Mindset—sebagai fondasi dari setiap tindakan dan pencapaian dalam penjualan. Coach Ongky menjelaskan bahwa mindset yaitu sekumpulan belief yang mempengaruhi sikap, perilaku, tindakan serta hasil yang diperoleh. Dua pola pikir yang ditekankan adalah “Stay Foolish, Stay Hungry” yang mengajak peserta…

Read more

Teknik “My-Friend-John” dikembangkan oleh Milton Erickson, MD berdasarkan prinsip ini. John adalah subjek hipnotik imajiner yang seolah-olah duduk di sebelah subjek sesungguhnya. Erickson sakan mengarahkan sugesti-sugestinya kepada subjek imajiner itu, dan dengan cara itu ia membawa subjek sesungguhnya memasuki keadaan hipnotik. Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking | Cerita Jenis Perumpamaan Atau John sekadar diceritakan dalam obrolan santai Erickson dengan si subjek. Ini dilakukan, misalnya, ketika ia menangani pasien yang mengidap rasa sakit pasca-amputasi (phantom limb). Ia bilang: “John sungguh luar biasa. Dan aku bicara dengannya mengenai pentingnya memiliki perasaan tenteram dalam kaki kayu, lutut kayu, betis kayu…. Merasakannya hangat. Dingin. Santai…. Anda bisa saja mengidap simptom kegembiraan pasca-amputasi.” Prosedur semacam ini juga bekerja efektif pada pasien resisten. Dalam hal ini Kita bisa mengepung subjek resisten tersebut dengan subjek-subjek yang memiliki penerimaan baik. Proses tanggapan ideodinamik (baik ideomotor maupun ideosensory) akan terjadi secara otomatis dalam diri…

Read more

Public Speaking Jakarta | Apakah anda seorang Trainer ? Atau Apakah  anda  ingin menjadi seorang trainer ? Menjadi seorang Trainer tidaklah cukup hanya dengan bisa berbicara di depan umum. Karena berbicara bukan hanya asal berbicara. Anda harus memiliki beberapa ketrampilan yang diperlukan untuk menjadi seorang Trainer.   Baca Juga : Tujuh Cara Menjadi Master   Seorang Trainer harus memiliki 3 ketrampilan seperti berikut : a. Ahli Dalam Bidang yang Dilatihkan Ketika anda menjadi seorang Trainer, maka dapat dikatakan anda adalah seorang master atau ahli dalam bidang yang diajarkan. Maka anda tidak bisa hanya sebatas tahu tanpa mendalami materi yang anda bawakan. Karena jika hanya berdasarkan dengan pemahaman saja, anda tidak bisa memberikan kualitas pelatihan yang baik bagi audiens. Jadi jika anda sudah menemukan satu bidang keahlian anda, tetapi belum secara maksimal. Maka anda wajib belajar sampai anda menguasai bidang tersebut. b. Ahli Dalam Membangun Personal Branding Ketika berbicara mengenai branding,…

Read more

Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | Workshop Story Telling: Mengasah Kemampuan Bercerita untuk Presentasi yang Lebih Efektif Pada Jumat, 11 Juli 2025, Workshop Story Telling diadakan secara luring di Qubika Boutique Hotel, Tangerang, dengan dihadiri oleh peserta dari berbagai latar belakang profesi seperti dari bidang engineering telekomunikasi, pengusaha kontraktor, manajer, dosen, manajer finance yang antusias untuk mengembangkan keterampilan berbicara di depan umum dan komunikasi sehari-hari menggunakan teknik bercerita. Acara ini dipandu oleh Coach Ongky Hojanto, seorang pakar public speaking yang berpengalaman, yang bertujuan untuk memberikan keterampilan penting dalam membangun rasa percaya diri dan keahlian berbicara yang efektif. Baca juga:3 Tips Gunakan Pelatihan untuk Retensi Hari pertama dalam workshop ini difokuskan pada pemahaman mengenai jenis-jenis cerita dan penempatan yang tepat dalam konteks komunikasi maupun public speaking. Coach Ongky menjelaskan bahwa ada tiga jenis utama dalam storytelling, yaitu: Personal Story (kisah pribadi), Others’ Story (kisah tokoh, teman, atau testimoni), dan Parable (cerita perumpamaan). Setiap jenis…

Read more

130/352

© 2025 Public Speaking Academy