Public Speaking | Lilly Walters mengatakan, “Keberhasilan presentasi Anda tidak akan dinilai dari pengetahuan yang Anda kirimkan, tetapi oleh apa yang diterima pendengar.” Mengajukan pertanyaan bisa jadi lebih mudah dibanding menyimak peserta ketika mereka bertanya kepada kita. Sering kita ingin langsung memotong dengan jawaban di saat kita seharusnya mengembalikan pertanyaan itu. Berikut adalah beberapa tips untuk membantu Anda menyimak secara aktif ketika para peserta mengajukan pertanyaan kepada Anda : 1. Tataplah langsung si penanya Lakukan kontak mata, condongkan badan ke depan, dan atur tangan Anda dalam sikap terbuka untuk menunjukkan Anda sedang aktif mendengarkan dan tertarik dengan pertanyaan itu. 2. Jangan menyela Tunggulah sampai orang itu selesai. Hal ini akan menghindarkan Anda dari menyimpulkan sendiri apa yang Anda kira akan ditanyakan oleh orang itu. 3. Simaklah dengan saksama Cermati baik intensinya (apa yang dimaksud) maupun isinya (apa yang ditanyakan). baca juga : Menghentikan Kebiasaan Buruk dalam Presentasi 4. Terima pertanyaan itu dan…

Read more

Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 4 Cara Efektif Meningkatkan Keamanan Psikologis dalam Tim Terdistribusi “Trust is the glue that holds a team together, even when they are far apart.”— Patrick Lencioni Dalam era kerja jarak jauh dan hibrida, rasa aman secara psikologis bukan lagi hal tambahan—ia menjadi fondasi penting agar tim dapat bekerja secara sehat dan produktif. Berikut ini empat pendekatan strategis yang dapat diterapkan oleh pemimpin untuk menumbuhkan lingkungan yang mendukung keberanian, keterbukaan, dan kolaborasi: Baca juga:Cara Mengatasi Peserta Sontoloyo1.Tegaskan Tujuan dan Harapan Sejak AwalKetika anggota tim memahami tujuan bersama dan tahu apa yang diharapkan dari mereka, kecemasan dan kebingungan berkurang. Hal ini sangat penting dalam tim hibrida atau jarak jauh, di mana komunikasi bisa terhambat oleh batas ruang dan waktu. Pemimpin dapat menggunakan alat manajemen proyek untuk mencatat tugas, peran, dan tenggat waktu, serta melakukan pertemuan rutin untuk menyegarkan kesepakatan dan menyesuaikan arah bila perlu. 2.Bangun Budaya Umpan Balik yang…

Read more

Saat membuat sebuah seminar presentasi atau public speaking mungkin saja Anda pernah mengalami hal seperti ini : Pertama peserta sibuk bercerita satu sama lain Kedua peserta sibuk dengan handphone atau gadget Mereka ketiga peserta membuat beberapa keributan Pembicara | Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking | Cara Mengatasi Peserta Sontoloyo Hal ini pasti akan mengganggu mood dan konsentrasi Anda, serta para peserta lainnya. Lalu bagaimana cara mengatasi peserta sontoloyo dalam seminar ? Baca Juga : 4 Cara Menjadi S.T.A.R Dalam Presentasi Ada Dua Cara Yang Dapat Anda Lakukan Untuk Mengatasi Peserta Sontoloyo Dalam Seminar : 1. Lakukan Intervensi. Rusak pembicaraan Mereka. Anda bisa menanyakan apakah Mereka memiliki pertanyaan yang akan ditanyakan. Contoh : “Bapak berdua dibelakang apakah ada pertanyaan?” “Kalau tidak ada, tolong perhatikan didepan” 2. Anda Bisa Menegur Langsung Peserta Tersebut. Dengan mengatakan “Bapak / Ibu yang sementara bercerita tolong perhatikan didepan” atau  “Bapak /…

Read more

Berdasarkan metode taksonomi bloom, level paling dasar untuk seseorang dapat dikatakan belajar adalah dengan mengingat materi yang dipelajarinya. Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking | S.T.A.R Dalam Presentasi Setiap pembicara pasti ingin isi presetasinya di ingat oleh audiensnya. Oleh karena itu, Saya belajar dari Nancy Duarte seorang ahli komunikasi yang lebih dari 20 tahun berpengalaman memberikan training dengan nama perusahan Duarte, Inc mengenai rumus STAR ini. S.T.A.R bukan hanya sekedar bintang biasa karena merupakan singkatan dari Something They’ll Always Remember. Lalu bagaimana caranya agar isi presentasi Kita dapat menjadi S.T.A.R ? Baca Juga : Cara Membangun Personal Brand Ada Empat cara untuk membuat orang mengingat apa yang Anda sampaikan : 1. Fakta Yang Mengejutkan Sisipkanlah isi presentasi Anda dengan data yang mengejutkan. Data yang jarang diketahui oleh audiens Anda. Data  ini haruslah berasal dari sumber yang dapat di percaya dan memiliki kredibilitas. Contoh : Hasil survei…

Read more

Public Speaking | “Communication is a skill that you can learn. It’s like riding a bicycle or typing. If you’re willing to work at it, you can rapidly improve the quality of every part of your life.” ― Brian Tracy Keterampilan komunikasi diperlukan untuk mengekspresikan pikiran Anda secara efektif kepada orang lain. Anda dapat mencapai kesuksesan dalam pekerjaan Anda jika Anda memiliki kemampuan komunikasi yang kuat. Apa pun profesi Anda, komunikasi yang efektif sangat penting. Komunikasi adalah keterampilan hidup dan memahami cara mengomunikasikan pikiran dan perasaan Anda secara efektif tidak hanya diperlukan tetapi juga suatu keharusan dalam budaya saat ini. Apa manfaat memiliki kemampuan komunikasi yang baik? Lebih dihargai di tempat kerja. Jika Anda sedang mencari pekerjaan atau jika Anda ingin dipromosikan di tempat kerja, Anda harus memiliki keterampilan komunikasi yang baik. Sangat penting untuk mengungkapkan pemikiran Anda kepada pewawancara dengan cara yang tepat. Selain berbicara, Anda juga harus memperhatikan aspek…

Read more

Public Speaking | “A positive mindset brings positive things.” – Phillip Reiter Pola pikir positif dapat membuat Anda lebih percaya diri, memperbaiki suasana hati, dan bahkan mengurangi risiko berkembangnya kondisi seperti hipertensi, depresi, dan gangguan terkait stres lainnya. Tetapi apa arti sebenarnya dari “kekuatan berpikir positif”? Anda dapat mendefinisikan berpikir positif sebagai citra positif, positive self-talk atau optimis, tetapi ini semua masih konsep umum yang ambigu. Jika Anda ingin efektif dalam berpikir dan menjadi lebih positif, Anda memerlukan contoh nyata untuk membantu Anda melalui proses tersebut. Berikut tujuh tips yang bisa membantu Anda untuk selalu berpikir positif. 1. Mulailah hari dengan afirmasi positif Bagaimana Anda memulai pagi akan menentukan pola pikir Anda sepanjang hari. Pernahkah Anda bangun terlambat, panik, lalu merasa sial? Ini terjadi karena Anda memulai hari dengan emosi negatif dan pandangan pesimis yang akhirnya mempengaruhi aktivitas Anda yang lain. Daripada membiarkan pikiran negatif mendominasi Anda, mulailah hari Anda dengan…

Read more

Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 5 Strategi Pemimpin Pembelajaran untuk Tingkatkan dan Pertahankan NPS Orientasi “You never get a second chance to make a first impression.”— Will Rogers Dalam upaya menarik dan mempertahankan talenta terbaik, pengalaman orientasi memainkan peran yang sangat penting. Bagi karyawan baru, hari-hari pertama di tempat kerja sangat menentukan apakah mereka merasa diterima, percaya diri, dan ingin bertahan. Sayangnya, banyak program orientasi masih bersifat fungsional saja—sekadar memenuhi kebutuhan administrasi, bukan menciptakan pengalaman yang mengesankan. Di sinilah peran pemimpin pembelajaran (L&D) menjadi kunci: memastikan orientasi berjalan mulus sekaligus membangun hubungan dan motivasi sejak awal. Berikut lima strategi praktis yang bisa diterapkan untuk meningkatkan dan mempertahankan Net Promoter Score (NPS) Orientasi Anda: Baca juga: Kebenaran Tentang Bahasa Tubuh 1. Pastikan Hal Dasar Siap 100%Perangkat kerja, akses sistem, dan jadwal orientasi harus siap tanpa kendala. Elemen ini mungkin tak langsung menaikkan NPS, tapi jika gagal, NPS pasti turun drastis. 2. Koordinasikan…

Read more

Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 5 Strategi Kembangkan Percaya Diri Manajer “Leadership is not about titles, positions or flowcharts. It is about one life influencing another.” – John C. Maxwell Banyak manajer dipromosikan ke posisi kepemimpinan tanpa pelatihan yang memadai. Akibatnya, mereka sering kewalahan menghadapi konflik, ragu memberi arahan, hingga gagal menjaga motivasi tim. Jika dibiarkan, hal ini bisa menurunkan retensi, melemahkan budaya, dan membuat tujuan organisasi tidak tercapai. Karena itu, training kepemimpinan perlu dirancang untuk mengubah manajer biasa menjadi pemimpin yang percaya diri. Berikut 5 strategi training untuk kembangkan percaya diri dari seorang manajer baru: Baca juga:3 Strategi Bangun Budaya Peningkatan 1. Bangun L&D di Sekitar Pilar IntiProgram pelatihan sebaiknya berfokus pada tiga hal: proses kerja organisasi, kebijakan penting (kompensasi, DEI, manajemen kinerja), serta keterampilan interpersonal. Dengan bekal ini, manajer bisa memimpin lebih efektif dan mendapatkan kepercayaan penuh dari tim. 2. Gunakan Format Belajar RingkasManajer memiliki jadwal padat, sehingga training harus…

Read more

“Pak Ongky, bagaimana membangun personal brand di dunia training ? ” kira-kira itulah pertanyaan kebanyakan teman-teman di Facebook. Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking | Cara Membangun Personal Brand Menurut Saya, Membangun personal branding diera digital saat ini susah-susah mudah. Mudah karena wadahnya banyak, susah karena terlalu banyak informasi disebarkan. Baca Juga : Bagaimana Membuat Orang Mengatakan YA Minimal 4 hal ini dapat Anda lakukan untuk membangun brand Anda di dunia training : 1. Menulis Infrastruktur adalah hal mutlak yang harus Anda miliki saat ini berkarir didunia training. Website, blog, FB adalah 3 komponen dasar yang harus Anda miliki dan kembangkan. Setelah Anda menemukan hal yang menjadi focus bahasan Anda, maka tulislah artikel – artikel mengenai hal tersebut. contohnya : Saat Saya memutuskan untuk menjadi master di Public Speaking, maka Saya akan menulis artikel yang berhubungan dengan public speaking di website www.OngkyHojanto.com. Kumpulan dari artikel ini…

Read more

Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 3 Strategi Bangun Budaya Peningkatan“Without continual growth and progress, such words as improvement, achievement, and success have no meaning.” – Benjamin Franklin Dalam dunia kerja yang semakin kompetitif, perusahaan tidak bisa hanya mengandalkan rutinitas untuk bertahan. Budaya peningkatan berkelanjutan menjadi fondasi penting yang bukan hanya meningkatkan produktivitas, tapi juga membangun moral, keterlibatan, dan kesiapan karyawan menghadapi perubahan. Untuk para profesional training, ini berarti menciptakan ruang belajar yang tidak sekadar memberi pengetahuan baru, tetapi juga menumbuhkan pola pikir bahwa setiap individu dapat berkontribusi pada perbaikan. Berikut 3 strategi utama yang bisa diterapkan untuk bangun budaya peningkatan melalui program training: Baca juga:3 Cara Menghubungkan Sales Training dengan Hasil Nyata 1. Dukung Pembelajaran BerkelanjutanKaryawan perlu terus belajar agar tidak tertinggal. Perusahaan dapat menyediakan dana pelatihan, workshop, atau bahkan biaya kuliah. Manfaatnya mencakup retensi lebih baik, peningkatan produktivitas, dan lahirnya inovasi. Mendukung pembelajaran juga berarti menanamkan budaya yang melihat kegagalan sebagai…

Read more

90/576

© 2025 Public Speaking Academy