Public Speaking

Motivator | Cara yang di lakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengatasi bau busuk di Kali Item, Kemayoran, mendapat respon beragam dari para warganet. Pemerintah Jakarta memilih untuk menutup Kali Item dengan jaring hitam sepanjang 700 meter di sekitar Wisma Atlet Kemayoran. Tempat di mana para atlet dari 45 negara peserta Asian Games 2018 akan bernaung 18 Agustus – 2 September menginap. Jaring diharap bisa menghadang hembusan angin yang membawa aroma tak sedap dari badan air kali tersebut. Tentunya hal ini dilakukan dengan berbagai pertimbangan matang sebelumnya. Menutup Kali Item, mungkin saja dapat mengurangi bau busuk disana, akan tetapi anda tidak dapat menutup-nutupi ketidak siapan anda saat membawakan presentasi oleh karena hal tersebut tetap akan tampak nyata dan “tercium” oleh audiens anda. Baca Juga : Berbicara dengan Hati Oleh karena itu, penting untuk membuat persiapan yang matang sebelum anda tampil membawakan presentasi di hadapan audiens. Minimal tiga hal ini yang…

Read more

“…the World Bank has predicted a global recession for 2023, anticipating GDP growth of 1.7%, the slowest pace outside the 2009 and 2020 recessions since 1993.” – World Economy Forum. Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking | Strategi Manajemen Bisnis Layaknya musim semi, musim panas, musim gugur dan musim dingin, resesi ekonomi adalah fase alami dari siklus ekonomi. Dan musim apa pun dapat menyebabkan cuaca ekstrem, begitu pun dalam mengelola bisnis saat resesi, bisa menjadi tantangan bagi pemilik bisnis dan karyawannya. Tidak mungkin ada yang mampu memprediksi kapan resesi akan terjadi atau apa penyebabnya. Tetapi ada beberapa gejala umum resesi yang mampu berdampak negative pada bisnis. Lalu bagaimana cara yang tepat untuk menghadapi hal tersebut ? Baca Juga : 4 Cara Membuat Manpower PlanningBerikut adalah 4 strategi manajemen bisnis saat hadapi resesi : 1. Nilai kesehatan bisnis Anda Pada bulan-bulan menjelang resesi, daya beli konsumen dan…

Read more

Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 5 Tips Meningkatkan Program Pelatihan Virtual Anda “The key to successful learning is engagement. When people are engaged, they are more likely to retain and apply what they’ve learned.” — Josh Bersin Pelatihan virtual semakin menjadi pilihan utama bagi banyak organisasi, terutama di era digital ini. Namun, untuk memastikan efektivitas dan keterlibatan peserta, dibutuhkan lebih dari sekadar pertemuan daring biasa. Di bawah ini, kami akan membagikan 5 tips yang dapat membantu Anda menciptakan program pelatihan virtual terbaik yang tidak hanya informatif, tetapi juga menarik bagi semua peserta. Baca juga: 6 Langkah Membangun Pelatihan Penjualan yang Sukses 1. Gunakan Lebih dari Satu Teknologi Learning Management System (LMS) adalah alat penting untuk menyimpan konten pelatihan dan materi ujian. Namun, LMS tidak selalu ideal untuk sesi pelatihan langsung. Untuk itu, Anda perlu melengkapinya dengan teknologi tambahan, seperti alat keterlibatan audiens, untuk menciptakan pengalaman pelatihan yang lebih interaktif dan mendalam. 2.…

Read more

Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | Meningkatkan Presentasi Efektif bersama Multimatics Pada tanggal 10 Januari 2025, Public Speaking Academy berkesempatan untuk mengadakan In-House Training bertema “Public Speaking Mastery” bersama Multimatics. Acara ini berlangsung di kantor Multimatics dan dihadiri oleh peserta yang terdiri dari sales IT products, IT trainers, dan IT consultants. Pelatihan ini bertujuan untuk membantu para peserta mengembangkan keterampilan public speaking mereka agar lebih percaya diri dan efektif dalam menyampaikan presentasi produk serta solusi IT. Baca juga: 3 Rahasia Menyusun Pelatihan Orientasi Karyawan Selama pelatihan, peserta diajarkan mengenai 3B yang akan membantu mereka menguasai seni berbicara di depan publik. B yang pertama adalah Berani, di mana peserta belajar mengatasi rasa gugup dan takut saat berbicara di depan audiens. Pak Ongky, sebagai pemateri, mengajarkan berbagai teknik untuk menenangkan diri dan meningkatkan rasa percaya diri. B yang kedua adalah Berurutan, yang mengajarkan cara menyusun alur presentasi dengan jelas dan terstruktur, sehingga audiens mudah memahami…

Read more

Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 3 Rahasia Menyusun Pelatihan Orientasi Karyawan “Failing to prepare is preparing to fail.” – John Wooden Yang terpenting adalah keberanian untuk terus maju, sebuah prinsip yang sangat relevan dalam menghadapi tantangan orientasi karyawan baru. Sayangnya, banyak organisasi yang masih kesulitan menciptakan orientasi yang efektif. Padahal, orientasi yang baik dapat membantu karyawan baru beradaptasi dengan lebih cepat dan produktif. Mari kita lihat tiga rahasia untuk memperbaiki pelatihan orientasi di tempat kerja! Baca juga: 6 Langkah Membangun Pelatihan Penjualan yang Sukses 1. Dorong Keterlibatan Aktif Manajer Keterlibatan manajer dalam pelatihan orientasi sangat penting. Ketika manajer aktif dalam proses orientasi, karyawan lebih mungkin merasa pengalaman orientasi mereka luar biasa. Manajer harus memfasilitasi diskusi tentang ekspektasi, budaya organisasi, dan nilai-nilai yang harus dipegang. Untuk orientasi jarak jauh, manajer perlu memastikan karyawan terhubung dengan rekan kerja dan memberikan dukungan secara pribadi. 2. Kurangi Informasi yang Tidak Perlu Orientasi sering kali menjadi beban…

Read more

‘Hiring the wrong people is the fastest way to undermine a sustainable business.’ – Kevin J. Donaldson Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking | Manpower Planning Kesalahan dalam proses rekrutmen, termasuk memilih orang yang salah, dapat mempengaruhi kestabilan bisnis. Untuk itu, setiap perusahaan dianjurkan memiliki Manpower Planning untuk meminimalisir risiko tersebut. Manpower Planning atau Perencanaan Tenaga Kerja terdiri dari beberapa hal diantaranya : mengalokasikan jumlah orang yang tepat, jenis orang yang tepat di tempat yang tepat dan waktu yang tepat untuk melakukan hal-hal yang diperlukan demi tercapainya tujuan perusahaan. Manpower Planning terdiri dari dua tahap yakni menganalisis sumber daya manusia saat ini dan memprediksi kebutuhannya di masa depan, baru kemudian Anda dapat menyusun Employment Program. Manfaat Manpower Planning untuk perusahaan diantaranya: a. Kekurangan dan kelebihan dapat diidentifikasi sehingga tindakan cepat dapat diambil kapanpun diperlukan. b. Membantu mengidentifikasi bakat atau skill karyawan dan memaksimalkan potensi yang dimiliki…

Read more

Public Speaking | Milan Kundera berkata, “The struggle of man against power is the struggle of memory against forgetting”.  Rata-rata orang tidak mampu memanfaatkan kapasitas memorinya diatas 10% dari kapasitas memori sesungguhnya. Di samping semua persiapan dan pencegahan, andai seorang pembicara di tengah pidatonya tiba-tiba mendapati pikirannya blank – ia tiba-tiba memandangi audiens, terdiam, tidak mampu melanjutkan suatu situasi yang mengerikan. Apa yang harus dilakukan ? Saat seorang senator Amerika Serikat menghadapi situasi seperti ini, ia bertanya pada audiens apakah ia bicara cukup keras. Ia tidak mencari informasi. Ia mencari waktu. Dan dalam saat-saat jeda tersebut, ia mengobrak-abrik pikirannya dan melanjutkan pidatonya. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk Meningkatkan Daya Ingat : Itulah rahasia daya ingat Roosevelt. Mengamati dengan seksama. Dapatkan kesan yang akurat. Sebuah kamera tidak akan mengambil gambar dalam kondisi berkabut, begitu pula halnya dengan pikiran tidak akan menyimpan kesan yang kabur. baca juga : 3 Cara Mengembangkan Mindset Yang…

Read more

Public Speaking | Dale Carnegie, The Art of Public Speaking mengatakan “Hanya ada satu alasan bagi pembicara untuk meminta perhatian pendengarnya: ia harus memiliki kebenaran atau hiburan untuk mereka.” Pembicara yang sudah menguasai topik dan sudah beradaptasi dengan audiensnya, seringkali sulit untuk berhenti berbicara. Penguasaan topik membuat Anda sebagai pembicara lupa akan situasi terhadap audiens Anda. Berikut 3 tips agar dapat menyesuaikan situasi dengan audiens Anda. 1. Tahu kapan harus berhenti berbicara Seorang pembicara yang baik tidak hanya mampu menyampaikan topik secara kuat, tetapi juga harus tahu kapan berhenti berbicara. Beberapa pembicara terus berbicara melantur tentang hal yang sama, sedangkan pembicara lain berbicara terlalu cepat karena ingin menyampaikan hal sebanyak mungkin dalam waktu singkat. Ciptakan jeda-jeda singkat untuk membiarkan audiens menyerap apa yang Anda sampaikan. Hal ini dapat menjadi salah satu cara untuk terus mendapatkan perhatian audiens. 2. Tahu apa kebutuhan audiens Hal pertama yang harus Anda perhatikan jika ingin memberikan…

Read more

Motivator| Belajar Public Speaking – Hasnaeni wanita kader partai demokrat yang saat ini memaksakan diri untuk menjadi calon gubernur DKI dalam sebuah wawancara, mengemukakan konsep pelayanan kesehatan yang hanya dengan menggunakan KTP. Sebuah pernyataan yang mengejutkan terlontar dari Hasnaeni sehubungan dengan BPJS “Sebenarnya yang merancang dan mendesain ide awal itu dari saya. Makanya itu kenapa saya berani dengan konsep KTP ini,” ujar Hasnaeni. Hasnaeni mengatakan, dialah yang memberi ide itu kepada Menteri BUMN Dahlan Iskan sewaktu dia masih menjadi staf khusus tidak resmi. Namun, dia mengaku tidak membocorkan seluruh konsepnya sehingga implementasi BPJS saat ini masih salah. “Namun, saya enggak gunakan semua konsepnya karena mau saya gunakan juga kalau saya terpilih di DKI,” ujar dia. Mungkin saja si Hasnaeni ini memberikan kesan bahwa ia ahli dan paham benar dalam bidang yang ia kerjakan atau sekedar ingin mengungkapkan bahwa ia pernah menjadi bagian dari tokoh sekaliber Dahlan Iskan. Baca Juga : Berbicara…

Read more

NLP Practitioner

Public Speaking | “When dealing with people, remember you are not dealing with creatures of logic, but with creatures of emotion.” – Dale Carnegie. Kecerdasan emosional adalah “bagian dari kecerdasan sosial, kecerdasan yang melibatkan kemampuan untuk memantau perasaan dan emosi diri sendiri dan orang lain, membedakannya dan menggunakan informasi ini untuk memandu pemikiran dan tindakan seseorang”. Dewasa ini, Kecerdasan Emosional (EI atau EQ) dianggap lebih penting daripada IQ (Intelligence Quotient). Kenapa? Karena orang dengan EQ tinggi berhubungan lebih baik dengan orang lain, lebih mudah didekati, cenderung berpikiran terbuka dan karena itu lebih mudah untuk diajak bekerja sama, baik dalam tim atau secara individu. Tingkat kecerdasan emosional yang tinggi berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas dan kesuksesan seseorang. Maka tak jarang jika banyak perusahaan memberikan tes EQ kepada pelamar sebelum mempekerjakan mereka. Lalu bagaimana cara meningkatkan kecerdasan emosional? 1. Sadari dan sesuaikan dengan emosi Anda sendiri. Menjadi lebih sadar diri atau mengembangkan kemampuan untuk…

Read more

370/579

© 2025 Public Speaking Academy