Herbert Spencer, a well know educator says: “The great aim ofeducation is not knowledge, but action!” We also often hear “Theory isnothing when you don’t practice it!” Surely you would agree, attendingtraining or coaching, it’s not the theory which participants wouldlike to know. Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking Most of the participants even already have known thetheories. When attending a training or coaching session is hints andmore importantly examples on how practicing the topic of the trainingwhich one really wants to learn. That’s why most good trainers will prepare and also put into practicehow to practice a certain new skill or stressing on how a known skillcan be learned and that the skills can be adapted more easily and thatthe session will give the needed outcome. Giving hints or exampleswould be easier to follow when there are steps from the simple one tothe higher grade…

Read more

Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 3T untuk Pelatihan New Sales Manager “Leadership is not about being in charge. It’s about taking care of those in your charge.” — Simon Sinek Mengelola tim penjualan membutuhkan keterampilan khusus yang seringkali tidak dimiliki oleh manajer penjualan baru. Banyak manajer penjualan baru hanya memiliki pengalaman penjualan kurang dari lima tahun sebelum dipromosikan. Hal ini membuat mereka kesulitan dalam beradaptasi dengan peran manajerial. Untuk itu, pelatihan yang tepat sangat dibutuhkan. Ada tiga hal penting yang perlu diperhatikan dalam pelatihan manajer sales baru, yang sering disebut “3T”: Training, Tools, dan Time. Baca juga:3 Strategi Sukses Pelatihan Antarbudaya dengan E-Learning 1. TrainingPelatihan adalah langkah pertama yang sangat penting. Manajer penjualan baru membutuhkan pelatihan khusus untuk membantu mereka beradaptasi dengan tugas baru. Selain itu, pelatihan berkelanjutan juga diperlukan agar mereka terus berkembang. Perusahaan harus memberikan dukungan penuh, termasuk bimbingan dari manajemen atas. 2. ToolsMenggunakan alat digital yang tepat dapat membantu…

Read more

Penelitian yang dilakukan oleh Prof. Albert Mehrabian dari University of California, Los Angeles menjelaskan bahwa dalam komunikasi besarnya pengaruh dari masing-masing komponen adalah Bahasa tubuh 55%, intonasi suara 38% dan kata-kata 7%. Jadi dapat disimpulkan bahwa Bahasa tubuh merupakan komponen terbesar untuk keberhasilan proses komunikasi. Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking Contoh, ketika Anda mengatakan  “Saya merasa senang dan tidak sedih berada pada rapat terakhir ini”, akan tetapi Bahasa tubuh yang Anda tampilkan tertutup dan melihat ke Bawah. Maka apakah audiens Anda akan mempercayainya ? Mereka tidak akan percaya dengan apa yang Anda katakan dan Mereka akan lebih percaya kepada Bahasa tubuh Anda yang justru menampilkan hal yang berkebalikan dengan apa yang Anda katakan sebelumnya. Oleh karena itu, Bahasa tubuh menjadi salah satu aspek penting yang harus diperhatikan ketika Anda presentasi. Lalu kesalahan apa sih yang membuat bahasa tubuh yang Anda tampilkan menjadi tidak menarik ?…

Read more

Public Speaking | “It’s not about having the right opportunities. It’s about handling the opportunities right.” – Mark Hunter Mengetahui beberapa teknik berjualan bukan hanya tugas sales, tetapi juga keterampilan hidup. Jika Anda mengikuti wawancara kerja dengan perasaan percaya diri dan mengetahui cara ‘menjual diri’ kepada perekrut, Anda akan unggul dalam persaingan. Keterampilan menjual bagi sebagian orang mungkin adalah bakat dari lahir, tetapi bagi orang lain, berjualan bisa terasa canggung. Jika Anda tidak yakin dengan kemampuan Anda untuk ‘menjual’, berikut adalah beberapa teknik penjualan yang bisa Anda pelajari. 1. Ubah Persepsi Berjualan Anda Anda harus terlebih dahulu mengubah persepsi Anda tentang apa itu ‘menjual’ dan apa yang bukan. Teknik berjualan bukan tentang mendorong seseorang memiliki sesuatu yang tidak mereka butuhkan, inginkan, atau tidak mampu mereka beli. Singkirkan kata “menjual” dan ganti dengan “memotivasi” karena itulah yang Anda lakukan. Menjual adalah memotivasi seseorang untuk mengambil tindakan. Mempelajari cara memotivasi orang lain…

Read more

Ketika Anda mampu menjawab pertanyaan audiens Anda dengan tepat dan lugas maka hal tersebut dapat meningkatkan kredibilitas Anda sebagai seorang pembicara, hal tersebut selaras dengan yang disampaikan oleh Dr. Ir. Erry Ricardo Nurzal, M.T., M.P.A.. Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking Pada akhir sesi presentasi, bisanya Anda akan masuk ke dalam sesi tanya jawab. Sesi ini merupakan salah satu sesi yang sangat menegangkan bagi kebanyakan Orang sebagai pembicara. Kekhawatiran akan tidak mampu menjawab pertanyaan dari audiens adalah hal utama yang menciptakan ketegangan dalam diri Sang Pembicara. Tak jarang banyak pembicara yang mati kutu dan kehilangan kredibilitasnya sebagai Seorang Pembicara ketika tidak bisa menjawab pertanyaan yang diajukan oleh para audiens. Lalu bagaimana caranya menjawab pertanyaan-pertanyaan yang Anda tidak ketahui jawabannya saat presentasi namun Anda masih dapat mempertahankan kredibilitas Anda sebagai Seorang Pembicara ? Untuk mengatasi hal tersebut, Anda dapat mengatasinya dengan 3D ! Baca Juga : Cara…

Read more

Public Speaking | “Pemimpin harus praktis dan realistis, namun harus berbicara bahasa visioner dan idealis.” – Eric Hoffer Selasa, 14 Februari 2024 Indonesia akan menyelenggarakan kembali pemilihan umum secara langsung dan serentak dimana para calon anggota legislatif dan para calon anggota daerah di pilih secara bersamaan oleh masyarakat Indonesia. Pemilihan umum yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali ini tentunya akan mendatangkan banyak para calon pemimpin baru bagi masa depan Indonesia. Jika Anda menjadi salah satu yang berniat untuk ikut berpartisipasi dan maju menjadi salah satu calon anggota legislatif maupun pemimpin daerah, maka Anda harus memperhatikan 3M dalam konteks Public Speaking yang harus dimiliki para calon Caleg. Baca juga : 3 cara presentasi agar terlihat menarik dan efisien  Berikut adalah 3M dalam Public Speaking yang harus dikuasi : 1. Masalah atau isu yang terjadi Yang pertama untuk Anda kuasai adalah masalah ataupun isu yang sementara terjadi di sekitar lingkungan Anda. Jika Anda…

Read more

Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 3 Strategi Sukses Pelatihan Antarbudaya dengan E-Learning Keberagaman dan inklusi di tempat kerja semakin menjadi fokus penting bagi perusahaan. Untuk menciptakan pemimpin yang kompeten secara budaya, pelatihan kompetensi antarbudaya menjadi kunci. E-learning menawarkan solusi efektif untuk menyebarkan pelatihan ini secara efisien. Berikut tiga strategi untuk meluncurkan pelatihan yang sukses: Baca juga:3 Rahasia Menyusun Pelatihan Orientasi Karyawan 1. Hubungkan Tujuan Pembelajaran dengan Sasaran Bisnis Sebelum memulai pelatihan, tentukan tujuan yang jelas dan sesuaikan dengan sasaran bisnis perusahaan. Meskipun sulit mengukur kompetensi antarbudaya secara langsung, pastikan pelatihan mendukung key performance indicator (KPI) seperti retensi karyawan, kepuasan pelanggan, dan produktivitas. Dengan menghubungkan pembelajaran dengan hasil bisnis yang terukur, Anda dapat menilai dampak pelatihan secara lebih efektif. 2. Desain Pelatihan yang Serbaguna dan Menarik E-learning memungkinkan fleksibilitas dalam desain pelatihan. Untuk membuat materi lebih menarik, gunakan berbagai format seperti video, podcast, kuis interaktif, dan webinar. Membagi materi menjadi modul kecil akan…

Read more

Public Speaking | Aristoteles mengatakan, “Cara terbaik untuk menggugah perasaan seseorang adalah melalui sebuah cerita yang pada akhirnya mampu menghubungkan seseorang satu sama lain dalam menciptakan hubungan emosional yang kuat.” Setiap pembicara pasti menginginkan kesuksesan saat ia presentasi. Mulai dari ketakutan dan kegugupan yang bisa dilewati, audiens yang memperhatikan Anda saat presentasi, dan penguasaan materi yang ingin Anda sampaikan. Tentunya saat Anda ingin melakukan presentasi bukan hanya persiapan dan penguasaan pada materi, namun Anda juga harus mengetahui kebutuhan audiens Anda. Berikut 3 tips presentasi ala Aristoteles. 1. Ethos Ethos adalah soal siapa pembicara itu seberapa kredibel dia dalam menjelaskan topik tersebut. Aristoteles percaya kalau perilaku pembicara tidak sesuai dengan apa yang dia katakan, maka pembicara itu akan kehilangan kredibilitas dan akhirnya berujung pada argumennya menjadi sulit diterima. Sebagai contoh seorang dokter pasti akan lebih dipercaya jika bicara soal kesehatan daripada seorang akuntan. baca juga : Cara Mempertahankan Perhatian Audiens 2. Logos Logos…

Read more

Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | Growth with Character bersama PT Indra Angkola Pada tanggal 15-16 Februari 2025, Public Speaking Academy berkesempatan untuk mengadakan In-House Training bersama PT Indra Angkola. Bertempat di Putri Duyung, Ancol, acara ini mengangkat tema Growth with Character, dengan tujuan untuk membantu tim PT Indra Angkola dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia mereka melalui pengembangan karakter dan keterampilan profesional. Pelatihan ini dipandu langsung oleh Pak Ongky Hojanto, yang memfasilitasi peserta dengan materi yang relevan dan aplikatif. Baca juga:Meningkatkan Presentasi Efektif bersama Multimatics Hari pertama kegiatan difokuskan pada sesi indoor, yang membahas tiga aspek penting dalam pengembangan diri, yaitu Attitude, Knowledge, dan Skill. Setiap aspek ini dibahas secara mendalam agar peserta dapat mengembangkan potensi terbaik mereka di lingkungan kerja. Dalam Attitude, dibahas nilai-nilai seperti integritas, pengembangan berkelanjutan, dan tanggung jawab. Di Knowledge, peserta mempelajari prinsip kepemimpinan, dan di Skill, mereka dilatih untuk memetakan tim secara efektif agar dapat mencapai kesuksesan…

Read more

“Don’t dwell on what went wrong. Instead, focus on what to do next. Spend your energy moving forward to find the answer.” – Denis Waitley Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking | Menghadapi Complain Customer Ada pelanggan yang complain, kemudian merasa kecewa dan tidak balik lagi. Ada pelanggan yang complain, kemudian merasa kecewa dan meminta uangnya kembali. Namun disisi lain ada pelanggan yang complain, kemudian memberi saran dan kembali lagi. Pertanyaan Saya apa yang mampu membedakan ketiga hal tersebut ? Padahal pelanggan sama-sama dibuat kecewa dengan adanya sebuah kesalahan. Ternyata cara menghadapi complain customerlah yang menjadi jawabannya ! lalu bagaimana cara menghadapi complain customer dengan baik dan tepat ? Baca Juga : 5 Strategi Meningkatkan Penjualan Berikut Adalah 4 Tips Menghadapi Complain Customer : 1. Dengarkan Keluhan dan Cek Kembali Hal pertama yang harus Anda lakukan ketika menerima complain dari pelanggan adalah dengarkan dengan sesama terlebih…

Read more

350/576

© 2025 Public Speaking Academy