5 Strategi Mengomunikasikan Nilai L&D
Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 5 Strategi Mengomunikasikan Nilai L&D “The only sustainable competitive advantage is an organization’s ability to learn faster than the competition.” – Peter Senge Dalam dunia kerja yang terus berubah, pembelajaran tidak lagi sekadar formalitas. Tantangannya adalah bagaimana memastikan Learning & Development (L&D) benar-benar menghadirkan nilai nyata bagi karyawan dan organisasi. Nilai inilah yang menjadi jembatan antara kondisi sekarang dengan masa depan, sekaligus penentu keberhasilan transformasi. Baca juga:5 Strategi Membuat Konten Mikrolearning Berikut 5 strategi yang dapat diterapkan untuk mengomunikasikan nilai dalam L&D: 1. Nilai Membangun KepercayaanTanpa kepercayaan, program L&D sering dianggap sekadar “pelatihan wajib”. Pemimpin pembelajaran dapat membangun kredibilitas dengan benar-benar memahami kebutuhan peserta, memecahkan masalah nyata, dan meningkatkan pekerjaan mereka.Solusi awalnya: lakukan wawancara pemangku kepentingan agar konten relevan dengan tujuan mereka. 2. Nilai Menciptakan Dukungan, Bukan KepatuhanResistensi sering muncul karena orang nyaman dengan kebiasaan lama (homeostasis). Agar tidak ditolak, program harus dirasakan bermanfaat secara pribadi. Saat…
Bukan Hanya Apa Yang Dikatakan, Tetapi Bagaimana Anda Mengatakannya
Public Speaking | Brian Tracy “Communication is a skill that you can learn. It’s like riding a bicycle or typing. If you’re willing to work at it, you can rapidly improve the quality of every part of your life.” Banyak pembicara mempunyai kosakata yang sangat baik dan indah array simile, metafora, dan kalimat-kalimat samar untuk mengekspresikan ide-ide mereka, dan ketika Anda membaca pidato mereka, mereka adalah inspirasi dan mencerahkan. Tapi sayangnya, sering kali ketika mendengarkan mereka, kecantikan mereka hilang karena miskin diksi dan artikulasi. Tidak peduli seberapa baik dipikirkan pesan Anda tidak seorang pun akan mengerti kalau Anda tidak mengungkapkan dengan jelas dan distincly. Berikut ini adalah masalah paling umum orang dalam berbicara dengan jelas : Apakah Anda menelan akhiran ? Apakah Anda berbicara dengan mulut hampir tertutup ? Praktik di depan cermin. Bukalah bibir itu. Berbicara terlalu cepat. Whoa ! Berikan orang kesempatan untuk menyerap apa yang Anda katakan. Mendengarkan…
Tips Meningkatkan Penjualan lewat Presentasi Virtual
Public Speaking | “It’s time to go where your buyers live: online. If you pride yourself on being where your buyers are, why aren’t you online yet?” – Jamie Shanks Terjadinya transaksi jual-beli banyak bergantung pada kepercayaan dan hubungan baik. Faktor hubungan ini tidak dapat dengan mudah dibangun melalui telepon, email atau chat saja. Bagaimana seseorang membawa diri dan menerapkan norma-norma budaya (misalnya berjabat tangan, membungkuk, kontak mata, dll.) sama pentingnya dengan kesepakatan bisnis. Berdasarkan riset Gartner, pada tahun 2024 nanti hanya 25% pertemuan bisnis yang akan terjadi secara langsung. Itu artinya, banyak transaksi yang terjadi secara virtual. Sama seperti presentasi pada umumnya, kesuksesan penjualan virtual bergantung pada pemahaman dan pemenuhan kebutuhan audiens. Presentasi virtual yang efektif menawarkan banyak manfaat yang sama seperti transaksi langsung, yaitu kesempatan untuk mendapatkan informasi sebanyak mungkin melalui verbal, non-verbal, dan visual. Kemahiran dalam menyajikan presentasi secara virtual mungkin lebih penting daripada kelebihan produk atau layanan…
Kapan Saja Metode Bercerita digunakan?
Public Speaking | “Marketing is no longer about the stuff you make, but about the stories you tell.” -Seth Godin Cerita adalah bagaimana manusia memaknai dunia. Cerita lebih melekat pada pendengar daripada fakta. Ketika audiens mendengar sebuah cerita, maka bukan hanya pikiran tapi juga emosi ikut terlibat. Cerita melengkapi argumen logis dengan menarik emosi. Pada akhirnya, cerita menginspirasi pendengarnya untuk bertindak. Berikut adalah waktu-waktu yang tepat bagi pembicara untuk menerapkan metode bercerita saat berpidato atau presentasi. 1. Presentasi Formal Tidak peduli berapa banyak audiens Anda, mereka hanya akan fokus pada Anda. Entah Anda menggunakan slide atau tidak, berdiri atau duduk. Terlepas dari itu, Anda memiliki sesuatu yang penting untuk dikomunikasikan. Saat Anda menyusun konten, pikirkan tentang audiens. Dimana mereka saat ini? Bagaimana cara mereka berpikir, merasa, dan bertindak tentang topik Anda? Bagaimana Anda ingin mereka berpikir, merasa dan bertindak? Ide apa yang Anda tawarkan untuk membantu mereka? Anda dapat memasukkan hasil…
5 Strategi Membuat Konten Mikrolearning
Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 5 Strategi Membuat Konten Mikrolearning “Learning is not attained by chance, it must be sought for with ardor and attended to with diligence.” — Abigail Adams Mikrolearning kini menjadi pendekatan populer dalam dunia pelatihan dan pendidikan karena mampu meningkatkan retensi pemahaman hingga 17% lebih tinggi dibanding metode tradisional. Agar konten mikrolearning benar-benar efektif, ada beberapa prinsip penting yang harus diterapkan. Berikut 5 strategi untuk membuat konten dalam mikrolearning yang bisa Anda gunakan: Baca juga:4 Teknik Melatih Gen Z di Garda Depan 1. Tentukan Tujuan yang JelasKonten mikrolearning harus dibangun berdasarkan tujuan pembelajaran yang spesifik dan terukur. Misalnya, peserta dapat “menyebutkan tiga elemen utama proses penjualan” setelah menyelesaikan modul. Dengan tujuan yang fokus, konten akan tetap relevan dan mudah dipahami. 2. Sajikan Konten Ringkas dan MenarikMikrolearning tidak boleh penuh detail yang membingungkan. Gunakan bahasa sederhana, paragraf pendek, poin-poin inti, serta visual yang mendukung. Cerita nyata dan contoh praktis…
6 Cara menggunakan suara Anda untuk menarik perhatian
Public Speaking | Joseph Conrad seorang penulis Polandia-Britania yang diangkat sebagai salah satu novelis terbesar mengatakan “Dia yang ingin membujuk harus menaruh kepercayaannya bukan pada argumen yang benar, tapi pada kata yang tepat. Kekuatan suara selalu lebih besar dari kekuatan indra.” Berikut adalah 6 Cara menggunakan suara Anda untuk menarik perhatian. 1. Berbicaralah dengan kepercayaan diri dan keyakinan. Berikan energi dalam suara Anda dan berbicaralah dengan antusias. 2. Cobalah untuk tidak berbicara terlalu cepat. Ingat bahwa tugas Anda adalah memudahkan para peserta untuk belajar dan menyerap informasi baru. Hal ini jadi sulit jika Anda berbicara terlalu cepat. Jika Anda memiliki kecenderungan untuk berbicara cepat, ungkapkan saja kenyataan ini, jangan meminta maaf. Sarankan beberapa isyarat kepada audiens Anda sebagai tanda jika mereka ingin Anda memperlambat pembicaraan atau mengulang sesuatu. baca juga : Mengatasi Rasa Takut 3. Jangan berbicara terlalu lambat. Berbicara terlalu lambat akan membuat orang tertidur. Berilah energi dalam suara Anda. 4.…
4 Teknik Melatih Gen Z di Garda Depan
Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 4 Teknik Melatih Gen Z di Garda Depan “The single biggest problem in communication is the illusion that it has taken place.” — George Bernard Shaw Generasi Z kini menjadi bagian penting dunia kerja, termasuk di peran garis depan seperti ritel, perhotelan, dan layanan cepat saji. Namun, banyak perusahaan masih berjuang memahami kebutuhan mereka. Gen Z bukanlah “malas” atau “manja” seperti stereotip yang beredar, melainkan generasi yang menghadapi realitas kerja berbeda dan butuh pendekatan pelatihan baru. Berikut 4 teknik melatih gen z yang bisa diterapkan agar siap berada di garda terdepan: Baca juga:4 Strategi Program Pemimpin Masa Depan 1. Kembali ke DasarBanyak pekerja Gen Z tidak terbiasa dengan keterampilan yang dulu dianggap remeh, seperti menjawab telepon atau menyapa pelanggan. Pelatihan dasar sangat penting, mulai dari komunikasi langsung hingga etika kerja, namun tetap disesuaikan dengan kebutuhan individu. Dengan pendekatan ini, kepercayaan diri mereka akan meningkat, dan loyalitas pun…
Pipo Dan Embro
Menurut halodoc.com edisi 04 Maret 2021 cerita memiliki berbagai manfaat diantaranya : dapat meningkatkan kemampuan untuk berbahasa, melatih daya ingat dan mengembangkan daya imajinasi. Cerita Perumpamaan | Story Telling | Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking Baca Juga : Siapa Tokohnya Dan Apa Efeknya ? Di sebuah desa ada dua orang pemuda yang bersahabat, Mereka bernama Pipo dan Embro. Mereka berdua ingin menjadi orang yang kaya raya di desanya. Maka dengan begitu Mereka berdua mencari pekerjaan untuk mendapatkan uang. Suatu hari, bapak kepala desa membuka lowongan pekerjaan dan sang kepala desa memanggil pipo dan embro. Dikatakannya, desa Mereka memerlukan pekerja untuk mengambil air dengan ember dari mata air di gunung dan kemudian disalurkan ke rumah-rumah penduduk. Jaraknya cukup lumayan jauh dan berkelok-kelok serta naik turun bukit. Singkat cerita, Pipo dan Embro memenuhi permintaan kepala desa. Dan Mereka akan dibayar sesuai dengan jumlah ember yang Mereka bawa.…
4 Strategi Program Pemimpin Masa Depan
Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 4 Strategi Program Pemimpin Masa Depan “Leadership is not about titles, positions, or flowcharts. It is about one life influencing another.” — John C. Maxwell Banyak program kepemimpinan diluncurkan dengan janji besar, namun sering kali gagal memberi dampak nyata. Agar program benar-benar menepati janjinya, penting untuk merancang pengalaman belajar yang relevan, imersif, dan mampu mengubah cara berpikir calon pemimpin. Berikut 4 strategi program pemimpin untuk masa depan yang dapat diterapkan: Baca juga:4 Tips Pengembangan Kepemimpinan di Era AI 1. Menarik: Buat Pembelajaran Relevan dan ImersifGenerasi pemimpin masa depan tumbuh di era konten singkat, visual, dan emosional. Pelatihan tidak bisa lagi sebatas presentasi panjang penuh slide. Sebaliknya, gunakan format interaktif seperti video pendek, simulasi, atau microlearning yang langsung menyasar kebutuhan nyata. Konten yang membosankan hanya akan diabaikan, sedangkan konten yang relevan dan kreatif mampu menginspirasi. 2. Campuran: Padukan Teknologi dan Sentuhan ManusiaPembelajaran terbaik lahir dari ekosistem campuran: mentoring,…
Workshop Trainerpreneur
Public Speaking | Dihari pertama Workshop Trainerpreneur tanggal 14 Juni 2019 bertempat di Hotel Mercure Jakarta Kota tepat Jam 09.06 acara dimulai dengan 9 peserta yang hadir yang dibawakan oleh Pak Ongky Hojanto selaku pembicara atau pengajar di Workshop Trainerpreneur. Peserta yang hadir dari berbagai kota seperti Bu Ayu dari Solo, Pak Nicko dari Makasar, Pak Budi dari Samarinda, Pak Setia Darma dari Tangerang dan Pak Sulaiman dari Purwakarta dan peserta lainnya dari Jakarta. Apa yang peserta ingin dapatkan di program tersebut ? Menurut Bu Ayu, “Saya ingin mendapatkan materi yang berkualitas, menambah networking dan menjaga energy positif karena kita semua disini memiliki satu tujuan yang sama”. Menurut Pak Billy, “Saya ingin menjadi pembicara yang handal dengan belajar dengan Pak Ongky saya ingin belajar mengajar yang baik, networking yang baik dan ingin kaya dari training Pak Ongky” Menurut Pak Setia Darma, “Saya ingin menjadi trainer terkemuka, menambah wawasan, menjadi orang yang…










