Public Speaking Indonesia | Mindset tidak akan lepas dari perkembangan hidup Anda, oleh sebab itu Anda ingin hidup Anda terus berkembang dan maju tidak ada salahnya Anda terus mengembangkan hidup Anda membicarakan soal pola pikir pastinya akan berbicara tentang diri Anda sendiri karena tidak ada orang lain yang dapat mengubah diri Anda sendiri milikmu sendiri.   Berikut ini cara mengembangkan berkembang 1. Percaya pada dirimu sendiri Bagaimana Anda terus berkembang Jika Anda tidak percaya pada diri Anda sendiri. Saat kamu ingin melangkah kamu sudah takut, saat kamu ingin melakukan terobosan pada hidupmu tapi kamu dinilai tidak bisa padahal kamu belum mencoba, dari situ kamu sudah tidak percaya pada dirimu. Semua masalah yang terjadi pada diri Anda tetapi Anda harus melanjutkan dan Anda harus percaya pada diri Anda sendiri.   2. Tanya pada dirimu sendiri Mungkin sebagian besar orang atau bahkan sebagian besar milik Anda sendiri. Waktu 24 jam itu rasanya…

Read more

Motivator | Pembicara | Public Spekaing Ir. Soekarno, pemimpin pertama Republik Indonesia yang terkenal memiliki kemampuan public spekaing yang luas biasa. Tokoh nasional dengan nama lahir Koesno Sosrodiharjo tersebut lahir di Surabaya, 06 Juni 1901 dan terkenal akan pidato-pidato yang kuat, menggebu-gebu, dan enerjik sehingga mampu membakar semangat rakyat yang kala itu tengah berusaha untuk mengusir penjajah dan membuat Indonesia merdeka. Bung karno adalah salah satu pemimpin yang menjadi contoh nyata bahwa kemampuan public speaking yang baik akan membawa Anda kepada kepercayaan masyarakat atau audiens Anda. Hal ini bisa dijadikan contoh oleh para pemimpin untuk terus meningkatkan kemampuan public speaking yang dimiliki agar mampu untuk memotivasi bawahan untuk dapat bekerja lebih giat untuk mencapai tujuan yang sudah dibuat. Baca juga : Mengendalikan diri dalam public speaking Merasa bahwa public speaking adalah basic skill yang pasti dimiliki oleh semua orang adalah salah satu masalah terbesar yang dimiliki oleh para pemimpin. Dengan…

Read more

Corporate Governance | “No act of kindness, however small, is never wasted.” Aesop, Greek storyteller. Demikian kata-kata bijak yang merupakan anjuran memiliki soft skills: “kindness” – murah hati, suka menolong – yang patut kita miliki. Soft skills tidak dapat diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia, namun frase ini semakin menonjol dalam kurun lima tahun terakhir. Lucu jika kita bertanya pada Mbah Google, kata soft skills langsung diterjemahkan sebagai keterampilan lunak. Lupakan saja terjemahan lucu ini, namun bagi yang mengikuti perkembangan industri dan ilmu manajemen mengerti apa yang dimaksud dengan soft skills. Pasti ada hubungannya dengan keterampilan kita masing-masing, juga merupakan keterampilan yang sudah ada sejak lahir, terlebih penting bahwa soft skills semakin perlu dibina dalam diri masing-masing. Keterampilan, yang sederhananya bisa disebut sebagai kebisaan bertindak yang dimiliki  seseorang berbeda. Jika dikembangkan maka keterampilan seseorang yang baik harusnya dapat ditiru, dipelajari dan diikuti demi memajukan pribadi. Jadi soft skills seyogyanya kita harus pelajari,…

Read more

As I’m not a banker, even never worked in a banking institution, but since I became an adult I have had to go in and out of several banks; a week ago became interested in knowing more about banking & financial business. First of all, I was wondering why a financial industry is called a “bank”, where does the word come from? Of course, nowadays it is easy to ask “Grandpa Google”. To a lot of surprises the term “bank” for banking which extends various financial services is similar to the name for a sitting seat in Indonesian; “bangku”, and true enough here is an excerpt from Google: The word bank is taken from the Italian word “banco”, simply meaning a seat for two or more two persons, usually placed in public areas. These “bancos” are exactly the same as the Indonesian word “bangku”, until at present made available in…

Read more

Motivator | Pembicara | Public Speaking Jika ada 100 audiens yang hadir dalam kelas seminar Anda, apakah 100 orang tersebut bisa dikategorikan sebagai peserta yang sedang belajar? Jawabannya adalah tidak. Tidak semua audiens yang hadir akan melakukan proses belajar seperti yang Anda harapkan, ada beberapa audiens yang hadir hanya untuk mengisi absen atau sekedar memenuhi bangku yang ada. Untuk membuat audiens melakukan proses belajar sebagaimana seharusnya, sebagai pembicara Anda harus bisa membuat mereka terlibat dalam proses belajar mengajar tersebut sehingga mereka mendapat manfaat dari apa yang Anda jelaskan dan tidak pulang tanpa membawa sebuah ilmu baru. Baca juga : 3 Rahasia Public Speaking Bagi Pemula 3 cara untuk membuat audiens terlibat : 1. Rangsang audiens Anda Rangsanglah audiens Anda yang hadir pada kelas tersebut dengan memberikan hadiah, penghargaan, atau pujian sederhana saat mereka terlibat aktif dalam kegiatan yang ada sehingga mereka merasa berharga dan berarti saat melakukan hal tersebut. 2.…

Read more

Public Speaking | Marketing What is “penasaran” (Indonesian phrase)? It can be eager to know, eagerness or curiosity. Being curious may lead to further exploration, therefore, “penasaran” leads someone who may like learning business English better when reading this flyer : Setelah mengikuti pelatihan ini peserta diharapkan: 1. Memahami sistem belajar Plain English, yg mudah 2. Mendapatkan petunjuk menikmati belajar bahasa Inggris secara praktis 3. Meningkatkan Percaya Diri untuk terus lebih berhasil dalam Business English Conversation & Discussion The reader will jump in excitement! Wow, this is what I need, the reader becomes very curious to know more about the possibilities to participate actively in business with the international language more fluently.  He or she becomes eager to conduct discussions in English at a high level. “Penasaran: – Curious- how to be able to reach this level? Oh, he/she has read on top of the flyer: it’s in plain English.…

Read more

Motivator | Pembicara | Public Speaking Ada beberapa pilihan yang dapat Anda gunakan saat akan menggunakan sebuah cerita dalam presentasi atau public speaking Anda. Salah satu dari jenis cerita yang dapat Anda gunakan adalah alur drama yang terdiri ketiga bagian untuk menggunakannya. Metode ini dimulai dengan Anda yang menceritakan masalah yang dialami oleh teman, keluarga, sahabat, pasangan, ataupun orang lain yang juga dialami oleh audiens Anda saat itu sehingga cerita tersebut dapat menjadi contoh bagi mereka. Baca juga : Humor yang tabu dalam Public Speaking Terapkan PAR ini dalam alur drama yang Anda gunakan : 1. Problem atau masalah Awalilah cerita yang Anda bawakan dengan melontarkan, mengungkapkan, atau mengemukakan sebuah masalah yang dialami oleh tokoh pada cerita Anda tersebut dan juga dialami oleh audiens Anda. 2. Action atau tindakan Setelah Anda selesai dengan masalah yang dihadapi oleh tokoh tersebut, maka Anda bisa menyampaikan apa saja tindakan atau jalan keluar yang…

Read more

Motivator | Pembicara | Public Speaking “Humor dapat mengubah situassi apapun dan membantu kita mengatasinya saat kita tertawa.” – Allen Klein Humor adalah sebuah pemanis dalam presentasi atau public speaking yang Anda bawakan. Humor juga dapat menggairahkan pendengar dan membangkitkan emosi senang bagi audiens serta membuat audiens Anda tidak mengantuk karena terlalu serius membahas materi. Selain itu humor yang Anda gunakan ketika membawakan sebuah presentasi merupakan salah satu cara untuk memasukkan pesan ke dalam pikiran bawah sadar seseorang dan akan membekas lama sehingga diharapkan mereka mengingat hal tersebut sampai waktu yang lama. Baca juga : 5 teknik presentasi efektif Namun, humor yang menyenangkan tersebut dapat berubah menjadi tidak lucu apabila humor yang Anda lontarkan adalah humor-humor yang tabu untuk disampaikan. Seperti apa humor yang tabu atau sebaiknya Anda hindari untuk Anda bawakan dalam sebuah presentasi atau public speaking? Berikut ini humor yang tabu di public speaking : 1. Street Jokes…

Read more

Kita dapat melakukan presentasi dengan baik atau kita bisa melakukan ini dengan buruk, dan hasilnya sangat mempengaruhi cara orang berpikir tentang kita. Inilah sebabnya mengapa berbicara di depan umum menyebabkan begitu banyak kecemasan dan keprihatinan.   Kabar baiknya adalah bahwa, dengan persiapan dan latihan menyeluruh, Anda dapat mengatasi kegugupan Anda dan melakukan dengan sangat baik. Artikel ini menjelaskan bagaimana Pentingnya Public Speaking!   Bahkan jika Anda tidak membuat presentasi secara teratur, ada banyak situasi di mana keterampilan berbicara di depan umum yang baik dapat membantu Anda memajukan karir Anda dan menciptakan peluang.   Misalnya, Anda mungkin harus bicara tentang organisasi Anda di sebuah konferensi, atau berpidato setelah menerima penghargaan. Berbicara kepada penonton, termasuk presentasi online atau pembicaraan; misalnya, ketika melatih tim virtual, atau ketika berbicara kepada sekelompok pelanggan dalam pertemuan online.   Singkatnya, menjadi pembicara publik yang baik dapat meningkatkan reputasi Anda, meningkatkan rasa percaya diri Anda, dan membuka peluang…

Read more

Perasaan takut bukan hanya Anda yang merasakannya. Tetapi pada dasarnya semua orang punya rasa takut, namun masalahnya adalah setiap orang punya kemampuan berbeda untuk mengendalikan rasa takutnya. Jika perasaan takut itu menyergap, Anda tidak perlu bersikap menjadi seolah-olah Anda sangat takut. Anda pun tidak perlu harus mengekspresikan rasa takut itu kepada semua orang, apalagi menceritakannya. Anda tidak akan mendapatkan simpati dari siapapun atas rasa ketakutan yang Anda alami. Apalagi, siapapun, biasanya ingin Anda berhasil dalam presentasi atau penampilan Anda di depan Audience. Jadi simpan saja rasa takut itu dalam benak Anda. Itu musuh utama Anda yang harus ditundukkan sebelum tampil didepan orang banyak. Jangan ajak serta rasa takut Anda bersama diri Anda di depan Audience, tinggalkan dan tundukkan perasaan takut itu dan bersikaplah antusias dan percaya diri.    Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda dalam menundukkan rasa takut: 1. Tetapkan tujuan yang realistis. Menetapkan tujuan adalah hal yang paling mendasar untuk…

Read more

350/350

© 2025 Public Speaking Academy