“Keberhasilan terbesar dalam hidup sering kali tergantung pada kemampuan kita untuk berbicara di depan orang lain. Public speaking bukan hanya tentang berbicara, tetapi tentang membangun koneksi.” — John C. Maxwell Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 3 Alasan Harus Menguasai Public Speaking Public Speaking atau kemampuan berbicara di depan umum, adalah salah satu keterampilan paling penting di era komunikasi modern ini. Dalam berbagai situasi baik itu di tempat kerja, dalam komunitas, atau di acara sosial, kemampuan untuk menyampaikan ide secara efektif dapat membuat perbedaan besar. Meskipun banyak orang merasa takut atau tidak percaya diri saat berbicara di depan umum, memahami manfaat dari keterampilan ini bisa memotivasi Anda untuk belajar dan berlatih. Mari jelajahi 3 alasan mengapa menguasai public speaking adalah investasi yang sangat berharga bagi setiap individu! Baca Juga : 3 Cara Jitu Menjadi Public Speaker bagi Introvert1. Meningkatkan Kepercayaan DiriPenelitian oleh McKinsey & Company dalam laporannya “The Future…

Read more

“Keberanian bukanlah ketidakhadiran rasa takut, tetapi kemampuan untuk berbicara meski dalam keadaan genting.” – Nelson Mandela Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 3 Cara Jitu Menjadi Public Speaker bagi IntrovertMenjadi public speaker bisa menjadi tantangan bagi introvert, yang sering merasa lebih nyaman dalam situasi tenang. Namun, dengan strategi yang tepat, mereka dapat berbicara di depan umum dengan percaya diri. Dalam artikel ini, kita akan membahas cara jitu bagi introvert untuk mengatasi kecemasan dan tampil memukau saat berbicara di depan audiens. Baca Juga : 11 Tips Hasilkan Win-Win Solution Saat Negosiasi Menggunakan Teknologi untuk BerlatihSalah satu cara menarik dan tidak konvensional bagi introvert untuk mengatasi kecemasan berbicara di depan umum adalah dengan memanfaatkan teknologi, seperti aplikasi virtual reality (VR). Dengan berlatih berbicara di depan audiens yang simulatif melalui VR, introvert dapat merasakan pengalaman berbicara di depan banyak orang tanpa tekanan berlebih, sehingga membantu mereka mengasah intonasi, gerakan tubuh, dan interaksi…

Read more

Public Speaking | “Personal branding is the art of becoming knowable, likable and trustable.” – John Jantsch Personal branding selalu penting bagi seorang public speaker atau pembicara publik, sehingga jika Anda ingin menonjol diantara sesama pembicara, Anda perlu meluangkan waktu untuk mengembangkan personal branding sehingga Anda dapat membedakan diri Anda dari pembicara lainnya. Tapi mengapa personal branding begitu penting? Dan apa yang bisa dilakukan untuk menghasilkan manfaat? Personal branding penting karena seorang pembicara perlu membedakan diri dari pembicara lainnya jika ingin tetap eksis di industri ini. Perusahaan dan penyelenggara acara mencari pembicara dengan personal branding yang kuat karena mereka dapat mengambil keuntungan pula dari pembicara tersebut melalui jalur-jalur promosi yang dimiliki mereka. Baca Juga : Bagaimana Menarik Minat Audiens Statistik Personal Branding Statistik tidak berbohong dan ada banyak studi di luar sana yang membantu menggambarkan kekuatan personal branding. Berikut beberapa diantaranya: Menggunakan tanda tangan berwarna dapat meningkatkan pengenalan merek hingga 80%. Presentasi…

Read more

“Komunikasi yang efektif dimulai dengan memahami siapa yang mendengarkan.” — John C. Maxwell Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 4 Tipe Audiens Perusuh dan Cara Mengatasinya Tidak semua Audiens bersikap mendukung; terkadang kita menghadapi tipe Audiens yang dapat mengganggu jalannya presentasi. Memahami karakteristik dan perilaku masing-masing tipe ini sangat penting untuk menghadapi tantangan yang mereka hadirkan dan menyusun strategi yang tepat agar pesan tetap efektif dan menarik. Mari kita eksplorasi 4 tipe Audiens perusuh dan cara mengatasinya! Baca Juga : 3 Tipe Audiens yang Menyenangkan1. Sniper – si PengkritikTipe ini cenderung skeptis dan siap memberikan kritik tajam. Mereka mencari kelemahan dalam argumen dan bisa sangat vokal dalam mengekspresikan ketidakpuasan. Pembicara yang menghadapi tipe ini perlu mempersiapkan data yang kuat dan argumen yang solid. Merancang pendekatan yang strategis dapat meningkatkan perhatian dan minat Audiens, meskipun situasi menantang. 2. Snowman – si Mr. dan Mrs. Cool Tipe Audiens ini bersikap santai…

Read more

Public Speaking |   “Successful negotiation is not about getting to ‘yes’; it’s about mastering ‘no’ and understanding what the path to an agreement is.” – Christopher Voss Dalam hidup, kita akan banyak sekali menemukan perbedaan kepentingan dan negosiasi menjadi jalan untuk menemukan kesepakatan antara dua belah pihak. Negosiasi adalah bagian penting dalam komunikasi dan untuk mencapai sebuah kesepakatan, dibutuhkan kemampuan negosiasi yang baik agar menghasilkan win-win solution. Berikut beberapa tips yang bisa Anda gunakan untuk memenangkan negosiasi : 1. Pahami Bahwa Negosiasi Adalah ‘Proses Saling Menekan’ Dan Itu Wajar Negosiasi pada dasarnya membuat stress. Negosiasi adalah ‘permainan’ berisiko tinggi karena semuanya dipertaruhkan. Rasa cemas itu wajar. Apakah Anda sedang menegosiasikan gaji, investasi, atau apa pun, penting untuk mempersiapkan diri. 2. Ketahui Nilai Anda Sebelum Anda bernegosiasi, Anda harus memiliki pemahaman yang jelas tentang nilai Anda. Anda harus memiliki pemahaman yang baik tentang bagaimana keterampilan Anda akan menambah nilai bagi perusahaan. 3.…

Read more

“Komunikasi yang efektif tidak hanya tentang berbicara, tetapi juga tentang memahami dan terhubung dengan audiens Anda.” — Dale Carnegie Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 3 Tipe Audiens yang MenyenangkanDalam dunia public speaking, mengenali karakter audiens adalah langkah penting menujukeberhasilan presentasi. Setiap audiens memiliki keunikan dan kebutuhan yang berbeda, yangmemengaruhi cara mereka merespons pesan yang disampaikan. Untuk membantu kita lebihmemahami dinamika ini, mari kita eksplorasi 3 tipe Menyenangkan audiens yang umum dijumpai. Baca juga : 3 Trik Terjitu Menghadapi Suasana yang garing 1. Sheep – Si Anak ManisTipe audiens pertama yang perlu dipahami adalah “Sheep”. Audiens ini cenderungpasif, mengikuti arus, dan sering kali tidak memiliki pendapat yang kuat tentang materiyang disampaikan. Penelitian oleh Dwyer (2021) dalam artikel berjudul UnderstandingYour Audience: A Key to Effective Communication menunjukkan bahwa audiens yangbersikap pasif lebih menyukai penyampaian informasi yang sederhana dan langsung, sertamerasa lebih nyaman dalam suasana yang tidak konfrontatif. Dalam studi tersebut,ditemukan…

Read more

Public Speaking | “Time is more valuable than money. You can get more money, but you cannot get more time.” – Jim Rohn  Bukan rahasia lagi bahwa manajemen waktu yang efektif sangat penting untuk kesuksesan. Kita semua memiliki 24 jam dalam sehari untuk bekerja, mengapa tidak memanfaatkannya sebaik mungkin? Sayangnya, banyak dari kita sering cenderung membuang waktu dengan terlibat dalam kegiatan yang tidak produktif, menunda-nunda dan mencari cara untuk menghindari tugas-tugas penting. Apakah Anda ingin menjadi seperti itu atau lebih produktif dalam sehari-hari? Berikut adalah strategi manajemen waktu yang efektif untuk membantu Anda beraktivitas sehari-hari : 1. Buat Daftar Tugas Prioritas Selesaikan tugas Anda yang paling menuntut dan sulit terlebih dahulu pada saat tingkat fokus dan energi Anda berada di puncaknya (misalnya di pagi hari). 2. Sempatkan Waktu Untuk Beristirahat Sejenak Istirahat memberikan Anda kesempatan untuk meregangkan tubuh dan memfokuskan diri kembali. 3. Tetapkan Kerangka Waktu Untuk Setiap Tugas Menurut Hukum…

Read more

“Orang yang paling berhasil adalah mereka yang tidak hanya berani mengambil risiko, tetapi juga mampu berbicara dengan percaya diri di depan orang lain.” — John C. Maxwell Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | Teknik Percaya Diri Walaupun Tanpa Persiapan Bayangkan Anda sedang duduk di sebuah resepsi pernikahan. Tiba-tiba, panitia menghampiri dan meminta Anda memberikan sambutan. Dalam sekejap, Anda merasa cemas, keringat dingin membanjiri dahi, dan detak jantung berdebar-debar. Ini adalah reaksi yang wajar ketika dihadapkan pada situasi mendesak tanpa persiapan. Namun, Anda tetap bisa berbicara dengan percaya diri jika memahami teknik berbicara tanpa persiapan. Teknik ini memungkinkan Anda berbicara secara terstruktur selama 10 hingga 15 menit tanpa persiapan sebelumnya yang dikenal sebagai impromptu speech. Walaupun demikian, penting untuk diingat bahwa public speaking memerlukan latihan dan skenario agar tampil dengan baik. Berikut ini adalah beberapa teknik untuk meningkatkan kepercayaan diri saat berbicara tanpa persiapan: Baca Juga : 3 Cara Mengembangkan…

Read more

Motivator | Pembicara | Public Speaking “Humor dapat mengubah situassi apapun dan membantu kita mengatasinya saat kita tertawa.” – Allen Klein Humor adalah sebuah pemanis dalam presentasi atau public speaking yang Anda bawakan. Humor juga dapat menggairahkan pendengar dan membangkitkan emosi senang bagi audiens serta membuat audiens Anda tidak mengantuk karena terlalu serius membahas materi. Selain itu humor yang Anda gunakan ketika membawakan sebuah presentasi merupakan salah satu cara untuk memasukkan pesan ke dalam pikiran bawah sadar seseorang dan akan membekas lama sehingga diharapkan mereka mengingat hal tersebut sampai waktu yang lama. Baca juga : 5 teknik presentasi efektif Namun, humor yang menyenangkan tersebut dapat berubah menjadi tidak lucu apabila humor yang Anda lontarkan adalah humor-humor yang tabu untuk disampaikan. Seperti apa humor yang tabu atau sebaiknya Anda hindari untuk Anda bawakan dalam sebuah presentasi atau public speaking? Berikut ini humor yang tabu di public speaking : 1. Street Jokes…

Read more

Public Speaking Indonesia I Tidak hanya berdiri berani di depan audiens tetapi penampilan pun penting untuk terlihat profesional, bagaimana sih caranya menunjukkan penampilan yang profesional ?   6 Tip menunjukkan penampilan profesional 1. Untuk presentasi informal untuk sebuah workshop dimana anda tahu bahwa para peserta akan mengenakan celana kasual dan sweater, kenakanlah celana atau rok bisnis dan jas.   2. Untuk presentasi perusahaan kenakan warna – warna yang kuat misalnya setelah biru tua, abu – abu, atau hitam dipadu kemeja atau blouse putih. Tambahkan sentuhan warna seperti dasi atau aksesoris merah.   3. Yang terbaik adalah pakaian polos Pilihlah pakaian polos daripada yang berpola atau bermotif karena hal itu dapat mengalihkan perhatian audiens anda.   Baca juga : Badmood sebelum presentasi ? ini solusinya!   4. Pilih sepatu yang tepat Ada kemungkinan anda akan berdiri untuk waktu yang lama. Pilihlah sepatu yang nyaman sekaligus bergaya.   5. Beri perhatian ekstra…

Read more

330/332

© 2025 Public Speaking Academy