5 Jurus Jitu Latih Tim Penjualan
Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 5 Jurus Jitu Latih Tim Penjualan “What gets measured gets managed.” — Peter Drucker Agar pelatihan penjualan berdampak nyata, strategi Anda harus berbasis data dan praktik terbaik dari organisasi yang sudah terbukti berhasil. Berdasarkan riset terkini, berikut 5 jurus jitu yang bisa Anda terapkan dalam latih tim penjualan untuk meningkatkan efektivitas pelatihan penjualan: Baca juga:5 Tips Kembangkan Pemimpin Hebat Internal 1. Prioritaskan Pelatihan Tatap Muka InstrukturSebanyak 93% organisasi dengan pelatihan penjualan yang sangat efektif masih menggunakan pelatihan langsung yang dipandu instruktur (ILT). Meskipun pelatihan virtual tetap penting, pendekatan campuran—seperti kickoff tatap muka yang dilanjutkan sesi online dan tugas aplikasi—meningkatkan keterlibatan serta penerapan keterampilan. Interaksi langsung tetap menjadi faktor krusial dalam membangun pemahaman dan kepercayaan diri peserta. 2. Gunakan Penilaian untuk Temukan KesenjanganOrganisasi dengan pelatihan terbaik 5,4 kali lebih mungkin secara proaktif menggunakan penilaian untuk mengidentifikasi kesenjangan keterampilan. Lakukan penilaian awal, analisis hasilnya, dan sesuaikan materi pelatihan dengan…
3 Langkah Sakti Anda Menjadi Public Speaker
Public Speaking Jakarta | Motivator Indonesia | Komunikasi bisa dibilang berhasil apabila informasi yang kita sampaikan dapat diterima dengan baik oleh lawan bicara kita. Apalagi saat kita berbicara di depan umum/publik. Dengan jangkauan audience yang lebih luas, kamu perlu mempersiapkan diri di sini. Sebab seiring dengan kesuksesan, kamu akan butuh berbicara di depan publik. Baca Juga: 3 Langkah Menjadi Professional Trainerpreneur Rp. 1 Miliar Berikut 3 Langkah Sakti Anda Menjadi Public Speaker 1 Percaya Diri Di Hadapan Audiens Perasaan canggung sering muncul saat berada di depan audiens, hal tersebut bisa terjadi di sebabkan oleh begitu banyak tatapan mata ke arah anda. Anda hanya perlu berfikir positif saat melihat audiens anda. kita mampu meringankan rasa grogi yang ada pada diri kita. Berpikirlah dalam setiap kita tampil di depan umum adalah hal yang mudah, dan kita mampu mengatasinya. Jauhi dan hindari diri kita berpikiran yang negatif tentang diri kita, karena ini akan membuat rasa percaya diri…
5 Tips Kembangkan Pemimpin Hebat Internal
Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 5 Tips Kembangkan Pemimpin Hebat Internal“Before you are a leader, success is all about growing yourself. When you become a leader, success is all about growing others.” — Jack Welch Pemimpin hebat tidak selalu harus direkrut dari luar. Banyak calon pemimpin potensial justru tersembunyi di dalam tim Anda saat ini. Dengan strategi pengembangan yang tepat, Anda bisa mengidentifikasi, membimbing, dan memberdayakan mereka untuk memimpin organisasi ke arah yang lebih kuat dan berkelanjutan. Berikut 5 tips efektif yang dapat Anda terapkan untuk kembangkan pemimpin hebat dalam internal: Baca juga:1. Sesuaikan Jenis Pelatihan dengan KebutuhanProgram pelatihan kepemimpinan harus relevan dengan prioritas organisasi. Misalnya, jika fokus Anda adalah peningkatan kemampuan teknologi, berikan pelatihan CRM dan analitik. Jika Anda sedang menjalankan kampanye besar, latih calon pemimpin agar siap mengelola tahapan kampanye dengan efektif. Gunakan pendekatan yang spesifik dan terarah untuk membangun kompetensi yang benar-benar dibutuhkan. 2. Bangun Jalur Kepemimpinan yang JelasCiptakan…
Jangan Lakukan Ini Saat Anda Bercerita
“Terkadang, hal terpenting bukan apa kisah yang Kamu ceritakan, namun bagaimana cara Kamu menceritakannya” Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking | Jangan Lakukan Ini Saat Bercerita Menyusun cerita yang akan Anda cerita adalah hal pertama, namun memperhatikan rambu-rambu saat proses menyusun hingga mengirimkan cerita kepada audiens adalah hal penting lain untuk di perhatikan. Ibaratnya, Anda dapat mengendarai mobil dengan baik bukan berarti Anda akan tiba di tujuan apabila mengabaikan rambu-rambu lalu lintas sepanjang proses perjalanan tersebut. Lalu apa saja rambu-rambu penting yang harus Anda perhatikan saat bercerita ? Baca Juga : DiPHP Dalam Sebuah Cerita Berikut Adalah Rambu-Rambu Penting Untuk Pancaran Perjalanan Bercerita Akan Anda Peroleh : 1. Hindari Frame ”Saya Akan Memulai Dengan Cerita” Orang mengetahui bahwa Anda sementara bercerita tanpa perlu Anda menjelaskannya bahwa Anda sementara bercerita. Oleh karena itu, hindari mengawali sebuah cerita dengan kalimat “Saya akan buka dengan sebuah cerita” atau “Saya…
7 Cara untuk mencari tahu kebutuhan pemelajaran
Public Speaking | Brian Tracy mengatakan, “Communication is a skill that you can learn. It’s like riding a bicycle or typing. If you’re willing to work at it, you can rapidly improve the quality of every part of your life.” Rancanglah evaluasi kebutuhan Anda sehingga menyertakan pertanyaan-pertanyaan yang akan membantu Anda mengidentifikasi jenjang-jenjang pengetahuan dan keterampilan, sekaligus berbagai halangan pemelajaran. Berikut 7 Cara untuk mencari tahu kebutuhan pemelajaran. 1. Sebarkan survei singkat satu halaman melalui surel. Jika anonimitas sangatlah penting, mintalah mereka mencetak survei itu dan mengeposkannya kembali kepada Anda. 2. Telepon mereka. Hubungi sekelompok sampel representative melalui telpon. 3. Gunakan kelompok fokus. Jika para murid berada dekat, kumpulkan mereka dan adakan sebuah kelompok fokus singkat selama 30-60 menit. baca juga : 5 Teknik Membuka Presentasi Yang Efektif 4. Cari tahu kesulitan-kesulitan yang dihadapi. Gunakan setiap kesempatan (di ruang makan, di rapat-rapat) untuk bertanya secara informal mengenai kesulitan terkait keterampilan dan pengetahuan…
DiPHP Dalam Sebuah Cerita
“Stories allow us to simulate intense experience without having to actually live through them. Stories allow us to experience the world before we actually have to experience it.” – Leo Widrich. Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking | DiPHP Dalam Sebuah Cerita Salah satu teknik yang dapat Anda gunakan untuk membuat sebuah kalimat pembuka yang menarik atau poin tambahan yang menggentarkan jiwa para audience adalah dengan menggunakan cerita. Ada sangat banyak jenis cerita, lalu apakah semua jenis cerita cocok digunakan sebagai kalimat pembuka atau poin tambahan ? Jawabannya tentu saja, tidak. Maka inilah 3 jenis cerita yang dapat Anda gunakan untuk membuat kalimat pembuka yang menarik atau poin tambahan yang mampu menggentarkan jiwa para audience ! Baca Juga : Cerita Jenis Perumpamaan (My Friend John) A. Personal – Cerita Dari Pengalaman Pribadi Cerita jenis ini merupakan cerita yang datang dari pengalaman pribadi Anda sehubungan dengan poin…
5 Strategi Latih Rasa Hormat Pemimpin
Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 5 Strategi Latih Rasa Hormat Pemimpin “Respect is how to treat everyone, not just those you want to impress.” — Richard Branson, dalam LinkedIn Influencer post (2014) Rasa hormat bukan sekadar nilai moral, melainkan keterampilan kepemimpinan yang berdampak langsung pada retensi dan keterlibatan karyawan. Di tengah tingginya angka pengunduran diri dan menurunnya loyalitas, melatih pemimpin untuk mencontohkan rasa hormat menjadi strategi retensi yang penting—bukan sekadar tambahan. Berikut 5 strategi untuk latih rasa hormat sebagai kompetensi pemimpin yang berdampak langsung pada retensi dan keterlibatan karyawan: Baca juga:4 Teknik Pelatihan Ramah Otak 1. Definisikan Rasa Hormat dalam Tindakan NyataAgar rasa hormat tidak berhenti sebagai nilai abstrak, pemimpin perlu memahami seperti apa perilaku hormat dalam situasi kerja sehari-hari. Gunakan studi kasus dan simulasi. Contohnya: bagaimana menyampaikan kritik secara konstruktif dalam tinjauan kinerja atau menyampaikan ketidaksepakatan tanpa merendahkan. Karyawan akan lebih terlibat jika melihat bahwa pemimpinnya benar-benar memahami makna “menghormati” secara…
Tips Membuat Audiens Aktif Saat Presentasi
Public Speaking | “You cannot buy engagement. You have to build engagement.” — Tara-Nicholle Nelson Dalam sebuah presentasi, tujuan Anda bukan hanya membuat audiens berpartisipasi saja tapi juga membangun interaksi yang membuat mereka lebih dekat untuk menerima ide-ide Anda. Ada beberapa tips yang bisa membuat audiens anda aktif berinteraksi saat Anda presentasi. Selamat mencoba! Ajukan Serangkaian Pertanyaan “Angkat Tangan Anda Jika…” Hal sederhana pertama yang harus dicoba adalah mengajukan serangkaian pertanyaan kepada audiens. Setiap pertanyaan harus menuntut respons yang lebih sulit secara bertahap selama presentasi. Dalam 1 menit pertama presentasi adalah waktu yang tepat untuk menguji respon audiens. Kenapa harus di awal? Sebuah studi menunjukkan bahwa pendengar cenderung lebih fokus di menit-menit pertama pembicaraan. Jika mereka bersedia mengangkat tangan di awal pembicaraan, maka akan lebih mudah mengajak mereka berinteraksi sampai akhir presentasi Anda. Ceritakan Lelucon Lelucon sendiri adalah cara cerdas untuk berinteraksi dengan audiens karena menghasilkan respon yang alami. Sebuah studi…
4 Teknik Pelatihan Ramah Otak
Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 4 Teknik Pelatihan Ramah Otak “Memory is the residue of thought.” — Daniel T. Willingham Di era pelatihan yang makin canggih dan digital, kita tetap harus mengingat satu hal penting: otak manusia belajar dengan cara yang manusiawi. Emosi, gerakan, pengalaman multisensori, dan pengulangan sangat penting agar materi benar-benar tersimpan dalam ingatan. Di sinilah pendekatan brain-friendly seperti model 4C dari Sharon Bowman—Connection, Content, Concrete Practice, Conclusion—menjadi sangat efektif. Berikut 4 teknik untuk pelatihan yang ramah otak dan berdampak jangka panjang: Baca juga:3 Tips Gunakan Pelatihan untuk Retensi 1. Connection: Bangun Koneksi untuk Siapkan OtakSebelum peserta belajar hal baru, mereka perlu “menyalakan” ingatan lama. Strategi seperti diskusi berpasangan, berbagi pengalaman, memilih gambar yang mewakili perasaan, atau menyusun konsep bersama akan membangun relevansi dan rasa ingin tahu. Ini membuat otak lebih siap menyerap informasi, karena ada kaitan langsung dengan pengetahuan yang sudah ada. 2. Content: Sajikan Konten Secara Visual dan…
Teknik Mengembangkan Penyampaian Yang Dinamis
Public Speaking Indonesia | Public Speaking Jakarta | Presentasi yang disampaikan terlalu panjang cenderung tidak memanfaatkan banyak cerita, humor, atau acuan ilustratif untuk memberikan daya tarik bagi para audiens. Banyak presenter menyiapkan isinya secara berlebihan, namun kurang persiapan dalam hal penyampaiannya, sementara isi presentasi presenter lain singkat, namun penyajiannya hebat. Para presenter hebat menemukan keseimbangan yang ideal diantara kedua hal itu dalam menyiapakan Seminar Public Speaking. Berikut beberapa teknik untuk membantu mengembangkan penyampaian presentasi lebih dinamis : – Menghindari pembukaan yang monoton – Menggunakan bahasa yang menarik – Membuat presentasi lebih FLOW (First (Pertama), Last (Terakhir), Often (Sering), Well (Baik)) – Memiliki alat bantu untuk membuat presentasi yang berpengaruh Peralatan bantu presentasi, apabila digunakan dengan tepat dapat menambah pengaruh dalam presentasi yang kita bawakan. Dalam buku terlarusnya dalam melakukan presentasi, “Do Not Go Naked into Your Next Presentation, Ron Hoff berkata, “Apabila ada kata benda dalam presentasi kita, pertimbangkan…









