Corporate Governance | “No act of kindness, however small, is never wasted.” Aesop, Greek storyteller. Demikian kata-kata bijak yang merupakan anjuran memiliki soft skills: “kindness” – murah hati, suka menolong – yang patut kita miliki. Soft skills tidak dapat diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia, namun frase ini semakin menonjol dalam kurun lima tahun terakhir. Lucu jika kita bertanya pada Mbah Google, kata soft skills langsung diterjemahkan sebagai keterampilan lunak. Lupakan saja terjemahan lucu ini, namun bagi yang mengikuti perkembangan industri dan ilmu manajemen mengerti apa yang dimaksud dengan soft skills. Pasti ada hubungannya dengan keterampilan kita masing-masing, juga merupakan keterampilan yang sudah ada sejak lahir, terlebih penting bahwa soft skills semakin perlu dibina dalam diri masing-masing. Keterampilan, yang sederhananya bisa disebut sebagai kebisaan bertindak yang dimiliki  seseorang berbeda. Jika dikembangkan maka keterampilan seseorang yang baik harusnya dapat ditiru, dipelajari dan diikuti demi memajukan pribadi. Jadi soft skills seyogyanya kita harus pelajari,…

Read more

Public Speaking | Hasil yang maksimal adalah salah satu tujuan dari presentasi atau public speaking yang sementara sedang Anda lakukan. Ada banyak cara untuk membuat presentasi atau public speaking Anda menjadi baik dan berjalan lancar sesuai dengan yang diharapkan. Salah satu prinsip penting yang dapat membantu Anda mencapainya adalah dengan model SAMBO. Menyampaikan materi dengan bahasa yang mudah dimengerti dengan contoh yang berhubungan dan juga penggunaan bahasa tubuh menjadi hal penting yang harus Anda perhatikan agar audiens atau peserta yang hadir dapat menangkap materi dengan baik. Baca juga : Manajemen waktu saat presentasi Cermati tiga poin dalam model berikut : 1. SAMpaikan bahasa yang mudah dipahami Bahasa yang mudah dimengerti dan dipahami audiens Anda akan membuat mereka lebih tertarik untuk mendengarkan apa yang Anda sampaikan. Karena jika bahasa yang Anda gunakan adalah bahasa yang sulit mereka pahami akan membuat mereka berfikir keras dan malas menyimak apa saja yang Anda bicarakan.…

Read more

Motivator | Pembicara | Public Speaking Jika ada 100 audiens yang hadir dalam kelas seminar Anda, apakah 100 orang tersebut bisa dikategorikan sebagai peserta yang sedang belajar? Jawabannya adalah tidak. Tidak semua audiens yang hadir akan melakukan proses belajar seperti yang Anda harapkan, ada beberapa audiens yang hadir hanya untuk mengisi absen atau sekedar memenuhi bangku yang ada. Untuk membuat audiens melakukan proses belajar sebagaimana seharusnya, sebagai pembicara Anda harus bisa membuat mereka terlibat dalam proses belajar mengajar tersebut sehingga mereka mendapat manfaat dari apa yang Anda jelaskan dan tidak pulang tanpa membawa sebuah ilmu baru. Baca juga : 3 Rahasia Public Speaking Bagi Pemula 3 cara untuk membuat audiens terlibat : 1. Rangsang audiens Anda Rangsanglah audiens Anda yang hadir pada kelas tersebut dengan memberikan hadiah, penghargaan, atau pujian sederhana saat mereka terlibat aktif dalam kegiatan yang ada sehingga mereka merasa berharga dan berarti saat melakukan hal tersebut. 2.…

Read more

Public Speaking | Marketing What is “penasaran” (Indonesian phrase)? It can be eager to know, eagerness or curiosity. Being curious may lead to further exploration, therefore, “penasaran” leads someone who may like learning business English better when reading this flyer : Setelah mengikuti pelatihan ini peserta diharapkan: 1. Memahami sistem belajar Plain English, yg mudah 2. Mendapatkan petunjuk menikmati belajar bahasa Inggris secara praktis 3. Meningkatkan Percaya Diri untuk terus lebih berhasil dalam Business English Conversation & Discussion The reader will jump in excitement! Wow, this is what I need, the reader becomes very curious to know more about the possibilities to participate actively in business with the international language more fluently.  He or she becomes eager to conduct discussions in English at a high level. “Penasaran: – Curious- how to be able to reach this level? Oh, he/she has read on top of the flyer: it’s in plain English.…

Read more

Motivator | Pembicara | Public Speaking Ada beberapa pilihan yang dapat Anda gunakan saat akan menggunakan sebuah cerita dalam presentasi atau public speaking Anda. Salah satu dari jenis cerita yang dapat Anda gunakan adalah alur drama yang terdiri ketiga bagian untuk menggunakannya. Metode ini dimulai dengan Anda yang menceritakan masalah yang dialami oleh teman, keluarga, sahabat, pasangan, ataupun orang lain yang juga dialami oleh audiens Anda saat itu sehingga cerita tersebut dapat menjadi contoh bagi mereka. Baca juga : Humor yang tabu dalam Public Speaking Terapkan PAR ini dalam alur drama yang Anda gunakan : 1. Problem atau masalah Awalilah cerita yang Anda bawakan dengan melontarkan, mengungkapkan, atau mengemukakan sebuah masalah yang dialami oleh tokoh pada cerita Anda tersebut dan juga dialami oleh audiens Anda. 2. Action atau tindakan Setelah Anda selesai dengan masalah yang dihadapi oleh tokoh tersebut, maka Anda bisa menyampaikan apa saja tindakan atau jalan keluar yang…

Read more

Motivator | Pembicara | Public Speaking “Humor dapat mengubah situassi apapun dan membantu kita mengatasinya saat kita tertawa.” – Allen Klein Humor adalah sebuah pemanis dalam presentasi atau public speaking yang Anda bawakan. Humor juga dapat menggairahkan pendengar dan membangkitkan emosi senang bagi audiens serta membuat audiens Anda tidak mengantuk karena terlalu serius membahas materi. Selain itu humor yang Anda gunakan ketika membawakan sebuah presentasi merupakan salah satu cara untuk memasukkan pesan ke dalam pikiran bawah sadar seseorang dan akan membekas lama sehingga diharapkan mereka mengingat hal tersebut sampai waktu yang lama. Baca juga : 5 teknik presentasi efektif Namun, humor yang menyenangkan tersebut dapat berubah menjadi tidak lucu apabila humor yang Anda lontarkan adalah humor-humor yang tabu untuk disampaikan. Seperti apa humor yang tabu atau sebaiknya Anda hindari untuk Anda bawakan dalam sebuah presentasi atau public speaking? Berikut ini humor yang tabu di public speaking : 1. Street Jokes…

Read more

Corporate Governance | Get this remarkable saying: “The secret of success is to be ready when an opportunity comes!” Compliance Management is now more meaningful as Governance Risk Compliance Management (GRC) is a must process to follow by entrepreneurs. Engagement in various stages of the entrepreneurial process while considering an individual’s start-up motivation is an opportunity and necessity inspiration. Take into account individuals driven by a combination of the three aspects: 1. good corporate governance 2. mitigation in risk management, then 3. adhering to rules & regulations: compliance management. Opportunity and necessity-driven entrepreneurs as well as those with mixed start-up motivations all need to really understand and practice this GRC Management. To engage in the entrepreneurial process more fully (‘to climb the entrepreneurial ladder’). For example, entrepreneurship-specific education, self-employed, risk tolerance, perception of lack of financial support, and living in a metropolitan area are essential variables in determining entrepreneurial engagement…

Read more

Public Speaking | How To Be Rich, salah satu buku yang mengubah jalan hidup saya. Buku yang ditulis oleh salah satu orang hebat dunia, seorang industrialis perminyakan Inggris, Jean Paul Getty atau yang akrab di sebut Paul Getty. Satu-satunya orang yang yang tercatat dalam Guiness Book of Record sebaga the world’s richest private citizen. Menjadi salah satu dari jajaran 100 orang terkaya di Amerika sepanjang masa dengan total kekayaan $22 billion pada tahun 2020. Beliau mengatakan bahwa penting untuk memiliki 3 hal ini jika Anda ingin meraih kekayaan. Yang pertama adalah jadi bos atas diri Anda sendiri, yang kedua adalah menjual produk anti resesi, dan yang ketiga adalah dapatkan hasil dari kerja masa lampau Anda. Baca juga : Cara menjadi active listener Ketika saya membaca hal tersebut, saya berpikir apa sekiranya profesi yang bisa membawa saya kepada tiga hal tersebut? 1. Menjadi trainer atau pembicara Dengan modal yang relatif kecil,…

Read more

Presentasi | Public Speaking “Improving your communication skills can make life more fulfilling on many levels.” – Ibrahim Mustapha Salah satu soft skill yang sangat dibutuhkan terutama dalam dunia kerja adalah kemampuan komunikasi. Banyak perusahaan terutama yang bergerak dalam bidang jasa, dagang, dan juga manufaktur yang dalam beberapa kesempatan akan meminta karyawannya untuk mempresentasikan produk yang dimiliki oleh perusahaan tersebut. Di saat-saat seperti inilah kemampuan komunikasi Anda sebagai seorang karyawan profesional akan di uji. Apakah Anda akan mampu membawakan presentasi tersebut dengan baik dan mampu menjelaskan tujuan dari produk yang Anda promosikan atau tidak. Berikut ini 3 cara membuat presentasi yang menarik, efektif, dan efisien : 1. Mulai dengan pembukaan yang memukau Kesan pertama akan sangat menentukan. Jika Anda sudah memulai dengan pembukaan yang memukau, akan mencuri pandangan audiens. Dua sampai tiga menit pertama presentasi akan sangat menentukan, apakah audiens akan antusias mendengarkannya sampai selesai atau tidak. Kalau audiens mau mendengarkan…

Read more

Public Speaking | Eeee, emmm, hmmm, maka, anu, kemudian, dan banyak kata sejenis lainnya adalah beberapa contoh dari kata-kata yang mungkin sering Anda ucapkan saat tengah presentasi atau public speaking. Beberapa contoh kata tersebut disebut juga sebagai Filler Words, atau dapat diartikan juga sebagai kondisi dimana Anda bingung dan tidak tahu ingin berbicara apa di tengah presentasi atau public speaking sehingga mengatakan kata-kata tersebut. Hal seperti ini tentu sering kali terjadi, bahkan seorang pembicara profesional sekalipun. Ada beberapa cara untuk mengatasi filler words agar Anda bisa membawakan presentasi dengan baik dan elegan di depan audiens yang hadir. Namun, sebelum membahas cara untuk mengatasinya, Anda harus tahu terlebih dahulu apa penyebab dari Filler Words. Baca juga : Gimmick online saat Public Speaking Berikut ini adalah 3 penyebab filler words : 1. Kehati-hatian Terlalu berhati-hati dalam memilih kata-kata yang akan Anda ucapkan akan memberikan ruang antara kalimat sebelumnya dan juga kalimat yang akan…

Read more

530/533

© 2025 Public Speaking Academy