Tips agar audiens kagum dengan presentasi Anda
Public Speaking | Dale Ludwig mengatakan, “Improvement is achieved by the ripple effect of a few simple changes in approach, attitude, or habit.” Beberapa pembicara sering memikirkan dan takut akan audiens yang dihadapinya. Apakah audiens akan memperhatikan ia saat presentasi, apakah audiens akan tertarik mendengarkan presentasinya, dan apakah audiens akan kagum dengan presentasi yang ia bawakan ? Berikut 3 tips agar audiens kagum dengan presentasi Anda. 1. Sesuatu yang baru Otak manusia suka pada suatu hal yang baru, kita adalah makhluk yang penasaran. Itulah alasan kenapa kita suka membaca berita untuk mengetahui apa yang sedang trend atau hal apa yang terjadi sekarang. Elemen yang tidak terduga, tidak biasa, atau unik merupakan bumbu yang sangat menarik dalam sebuah presentasi. Jadi kamu perlu untuk memasukkan sebuah informasi baru ke dalam presentasi kamu, sesuatu yang audiens kamu belum pernah dengar dan kamu menyampaikannya dengan kalimat yang singkat, jelas, dan padat. baca juga : Cara Meningkatkan…
5 Strategi Efektif Menggunakan Storytelling dalam Pelatihan
Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 5 Strategi Efektif Menggunakan Storytelling dalam Pelatihan “The most powerful person in the world is the storyteller. The storyteller sets the vision, values, and agenda of an entire generation that is to come.” — Steve Jobs Storytelling atau bercerita adalah teknik yang kuat dalam pelatihan, karena dapat membuat materi lebih hidup dan mudah diingat. Dengan memanfaatkan cerita, pelatihan tidak hanya menjadi lebih menarik, tetapi juga dapat membangun koneksi yang lebih kuat antara pelatih dan peserta. Berikut adalah lima strategi untuk mengintegrasikan storytelling dalam sesi pelatihan Anda. Baca juga:5 Tips Membuat Penilaian Mandiri dalam Pelatihan 1. Kenali Audiens Anda Pahami siapa peserta pelatihan Anda agar cerita yang disampaikan relevan dan menarik. Ketahui latar belakang audiens, seperti pekerjaan, budaya, serta tantangan yang mereka hadapi. Dengan memahami audiens, cerita bisa lebih personal dan berdampak. 2. Tentukan Tujuan Cerita Sebelum bercerita, pastikan Anda tahu pesan yang ingin disampaikan. Cerita yang jelas…
Gimmick Online Saat Public Speaking
Public Speaking | Saat Anda sedang melakukan sebuah public speaking atau presentasi tentu akan sangat membosankan jika Anda membiarkan kelas yang sedang Anda isi berjalan datar dan audiens yang hadir bersifat pasif. Sebagai seorang pembicara, Anda dituntut untuk dapat meningkatkan minat dari audiens Anda yang menghadiri presentasi ataupun public speaking tersebut. Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk membuat audiens Anda menjadi aktif saat kelas berlangsung, salah satunya dengan memberikan gimmick kepada mereka. Hal ini akan menjadi sebuah daya tarik tertentu yang dapat membuat kelas tersebut hidup dan juga audiens yang hadir menjadi antusias dengan apa saja yang Anda bicarakan. Inilah 3 gimmick yang dapat Anda gunakan saat kelas online : 1. Kuis dadakan Berikanlah beberapa pertanyaan dari kepada audiens Anda yang hadir di setiap akhir pembahasan dari masing –masing sub-topik materi Anda. Katakan kepada audiens Anda jika ada yang bisa menjawab dengan cepat dan tepat maka orang tersebut akan…
5 Tips Membuat Penilaian Mandiri dalam Pelatihan
Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 5 Tips Membuat Penilaian Mandiri dalam Pelatihan “We do not learn from experience… we learn from reflecting on experience.” — John Dewey Pelatihan kepemimpinan yang baik harus bisa menyesuaikan dengan kebutuhan setiap individu. Salah satu cara untuk mencapai itu adalah dengan menggunakan penilaian diri yang dapat membantu peserta merenung dan melihat di mana posisi mereka dalam hal kemampuan kepemimpinan. Berikut adalah 5 tips untuk membuat penilaian mandiri yang efektif: Baca juga:4 Teknik Pelatihan untuk Melengkapi Usaha Mandiri 1. Bangkitkan Minat Sejak Awal Mulailah penilaian dengan menjelaskan tujuan dan manfaatnya. Misalnya, dalam penilaian kekuatan mental, jelaskan bahwa yang diukur adalah kemampuan seseorang untuk mengelola diri agar bisa memimpin dengan lebih baik. Dengan memberikan konteks yang jelas, peserta akan lebih tertarik dan terlibat dalam proses tersebut 2. Gunakan Skala yang Sederhana Penilaian yang mudah dipahami sangat penting. Gunakan skala 1-5 yang konsisten untuk setiap pertanyaan, dengan 1 berarti “Tidak…
3 Cara Efektif Meningkatkan Loyalitas Karyawan
“Work gives you meaning and purpose and life is empty without it.” – Stephen Hawking. Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking | Meningkatkan Loyalitas Karyawan Pandemi COVID-19 yang berlangsung kurang lebih 2 tahun membuat banyak Orang mengevaluasi kembali kehidupan dan pekerjaan Mereka. Kini banyak yang berharap pekerjaan Mereka memberi dampak yang signifikan dalam hidup yang Mereka jalani. Demikianpun, ketika karyawan merasa bahwa tujuan Mereka selaras dengan tujuan perusahaan, Mereka akan lebih produktif, loyal, tangguh dan tak segan untuk merekomendasikan perusahaan kepada Orang lain yang akhirnya berdampak pada keuntungan perusahaan. Pilihan yang dibuat oleh pemimpin dan manajer perusahaan adalah faktor X dalam membantu karyawan memenuhi tujuan Mereka di tempat kerja. Dengan membuat pilihan yang lebih baik, Anda dapat membuat perbedaan positif dalam kehidupan karyawan dan kinerja perusahaan. Baca Juga : 5 Cara Cerdas Menangani Konflik Internal Perusahaan Startup Berikut adalah 3 Cara Efektif Meningkatkan Loyalitas Karyawan :…
Isi Public Speaking Saat Kampanye
Public Speaking | “Berbicara politik sebagai debat kebijakan, bukan kasak-kusuk elit berebut kekuasaan.” – Najwa Shihab Saat Anda sedang mencalonkan diri sebagai calon legislatif ataupun calon kepala daerah, pastinya Anda akan melakukan banyak kegiatan untuk menarik simpati masyarakat dan juga membuat masyarakat melirik program kerja yang sudah Anda dan tim Anda rancang. Untuk membuat sebuah pidato, presentasi, ataupun public speaking yang dapat menarik perhatian audiens, ada beberapa aspek yang harus Anda perhatikan. Mulai dari tempat, pakaian yang Anda gunakan, hingga yang apa yang ingin Anda sampaikan. Penting untuk Anda memikirkan dengan baik, konsep seperti apa yang akan Anda bawakan saat Anda menyampaikan isi dari pidato, presentasi, ataupun public speaking kampanye Anda di depan audiens Anda nantinya. Baca juga : mengapa setiap karyawan harus mengikuti pelatihan komunikasi? Berikut ini adalah 3 konsep isi pidato, presentasi, public speaking yang dapat Anda gunakan saat sedang kampanye : 1. Konsep Minus Anda bisa menyampaikan hal-hal…
5 Cara Cerdas Menangani Konflik Internal Perusahaan Startup
“Conflict is good in a negotiation process… it’s the clash of two ideas, which then, all being well, produces a third idea.” – Luke Roberts Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking | Menangani Konflik Internal Menangani konflik internal adalah bagian tersulit dalam menjalankan bisnis, namun juga tidak bisa dihindari. Ini bisa sangat menantang saat tim Anda masih kecil atau baru, karena masalah dapat menjadi semakin besar di antara karyawan. Selain itu, belum ada sistem atau personel yang siap atau mampu menangani masalah ini. Namun tenang saja, karena dengan pendekatan yang tepat. konflik antar anggota tim dapat diselesaikan secara efektif dan dapat membuat semua pihak merasa didengar, serta diapresiasi. Lalu bagaimana cara yang tepat untuk mengatasi konflik yang terjadi didalam perusahaan ? Baca Juga : 5 Penyebab Timbulnya Rasa Gugup Saat Presentasi Berikut adalah 5 cara cerdas atasi konflik internal dalam perusahaan Startup : 1. Ajak Bertemu…
4 Teknik Pelatihan untuk Melengkapi Usaha Mandiri
Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 4 Teknik Pelatihan untuk Melengkapi Usaha Mandiri “Train people well enough so they can leave, treat them well enough so they don’t want to.” – Richard Branson Dalam dunia bisnis yang semakin berkembang, terutama bisnis kecil dan independen, pelatihan karyawan menjadi kunci penting untuk sukses. Pelatihan yang efektif tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga membantu menjaga identitas dan budaya perusahaan. Berikut adalah empat teknik pelatihan yang dapat membantu bisnis mandiri bertumbuh dan memberikan pengalaman terbaik bagi klien. Baca juga:5 Cara Pelatihan Menjaga Organisasi Tetap di Jalurnya 1. Rekrut Karyawan Berdasarkan Budaya Perusahaan Pilih karyawan yang sesuai dengan nilai dan budaya perusahaan Anda. Proses wawancara harus fokus pada karakter dan kesesuaian visi agar karyawan bisa membawa budaya perusahaan hidup. 2. Pelatihan yang Kreatif dan Interaktif Gunakan metode pelatihan yang melibatkan diskusi, permainan peran, dan observasi langsung. Ini memungkinkan karyawan untuk berpikir kreatif dan mengambil keputusan yang menghasilkan…
5 Teknik Bahasa Tubuh.
Public Speaking | Pada tanggal 02 November 2019 bertempat di Hotel Maxone Glodok Jakarta Barat lalu Pak Ongky Hojanto menjadi pembicara di Seminar Trainerpreuner dan dihadiri oleh peserta dari berbagai daerah dan berbagai profesi seperti pengusaha, dosen, guru, ibu rumah tangga dan profesi lainnya. Ada 5 teknik bahasa tubuh yang menarik. 1. Mata Dimana anda sedang presentasi atau sedang menjelaskan kepada audiens anda, hindarilah kontak mata yang terus melihat kebawah dan selalu melihat ke atas, tetap fokus melihat ke arah audiens terfokus dengan melihat slide , dan catatan materi anda, apabila anda membawa catatan anda akan terus melihat dan membaca catatan anda dan itu akan membuat audiens anda merasa bosan, jenuh dan tidak nyaman dilihat sebaiknya anda menguasai materi anda atau mempersiapkan diri anda dahulu sebelum anda melakukan presentasi agar presentasi bisa berjalan dengan baik dan benar. 2. Tangan Hindari tangan yang sering memijit, meremas, dan mengiris. Anda bisa gunakan variasi…
Menyenangkan Audiens Saat Berpidato
Public Speaking | “Saya bekerja untuk menghormati publik secara total dan mereka membayar saya untuk bekerja” Jose Mourinho Salah satu tugas terpenting pembicara, selain menyampaikan ide-ide yang tertuang dalam berpidato adalah “memuaskan” audiens. Ada sejumlah cara untuk membuat audiens puas dengan training yang Anda selenggarakan, seperti hal berikut: Game Buatlah permainan kelompok untuk menjelaskan suatu hal. Setiap permainan yang Anda buat harus memiliki keterkaitan dengan game yang akan Anda lakukan. Permainan bisa dilakukan oleh dua atau tiga orang secara berkelompok. Humor Humor bisa berasal dari pengalaman Anda atau pengalaman orang lain, namun harus diingat bahwa jangan sampai humor yang Anda sampaikan mengandung unsur SARA. Baca Juga : Bagaimana Menarik Minat Audiens Libatkan Panca Indera Audiens (visual, auditory, kinestetik) Manusia memasukkan informasi melalui pancaindra. Dari kelima indra itu ada “kegemaran” sebagai tempat masuk informasi terbanyak. 55% indra penglihatan (visual), 37% indra pendengaran (auditory), dan 8% indra gerak (kinestetik). Karena Audiens Anda terdiri…









