Public Speaking | Menjadi seorang speaker yang handal, tidak semata-mata bermodalkan keberanian berbicara di depan umum saja tapi apa yang disampaikan haruslah ‘berisi’. Dimulai dengan menyusun bahan pidato, memilih topiknya saja bisa jadi proses yang melelahkan. Setuju gak? Tapi jangan khawatir! Kami punya tips yang bisa mempermudah Anda menentukan topik pidato yang tepat untuk Anda tanpa membuang-buang waktu! 1. Ketahui Tujuan dari Acaranya Dengan mencari tahu tujuan utama sebuah acara diselenggarakan dapat membantu dalam mempersempit topik yang relevan dan sesuai dengan tujuan acaranya. Jangan suka berasumsi tanpa dasar dan cari tahu informasi sebanyak mungkin. 2. Kenali Audiens Anda Jika sudah tahu tujuan acaranya, Anda bisa melakukan riset kecil-kecilan tentang siapakah audiens Anda nanti. Tentunya mereka punya kesamaan, yaitu datang karena tujuan yang sama. Misalnya acara penggalangan dana untuk korban banjir, maka audiensnya adalah orang-orang yang senang membantu sesama. Dengan menyadari kesamaan audiens, dapat membantu Anda memilih topik yang relevan. 3. Sesuaikan…

Read more

“Berpikir positif akan membiarkan Anda melakukan segala sesuatu lebih baik dari pada berpikir negatif.” – (Zig Ziglar). Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking | Pola Pikir Mengenai Motivator Di zaman  millennium era digital dimana orang dapat mengakses informasi dengan bebas dan hampir tanpa ada yang dapat disembunyikan, ketidaktahuan adalah keniscayaan yang harus di hindari, apalagi memberikan komentar dengan miskin pengetahuan dan kaya rasa sok tahu. Terkadang pola pikir yang kurang tepat juga menjadi salah satu penyebab mengapa seseorang dapat memberikan komentar dengan miskin pengetahuan dan kaya rasa sok tahu. Dan Inilah Pola Pikir Ndeso Mengenai Motivator ! Baca Juga : Mentor Sang Pemandu Sukses 1. Pintar Ngomong Doank Banyak orang berpikir bahwa motivator adalah orang yang hanya bisa bicara tanpa dapat melakukan apa yang Dia bicarakan. Pahaman yang keliru ini, berkembang di masyarakat. Begitu banyak professional public speaker atau yang keren dengan nama Motivator adalah orang…

Read more

Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 6 Cara Mengintegrasikan Microlearning ke dalam Pelatihan Sales Team “In learning you will teach, and in teaching you will learn.” – Phil Collins Microlearning atau pembelajaran mikro kini menjadi solusi tepat dalam strategi pelatihan penjualan modern. Formatnya yang ringkas, fleksibel, dan mudah diserap menjadikannya metode pelatihan yang efektif di tengah kesibukan tenaga penjualan. Berikut enam cara mengintegrasikan microlearning ke dalam pelatihan Sales Team yang bisa langsung diterapkan untuk mendongkrak performa tim: Baca juga:4 Strategi Kuasai Keterampilan Presentasi 1. Menyesuaikan dengan Jadwal PadatTim penjualan seringkali tidak memiliki waktu untuk mengikuti pelatihan panjang. Modul microlearning yang bisa diakses lewat perangkat seluler kapan saja memungkinkan pelatihan berjalan tanpa mengganggu aktivitas utama mereka. 2. Meningkatkan Keterampilan SpesifikMicrolearning memungkinkan pelatihan berbasis kebutuhan, seperti naskah negosiasi atau pemahaman produk. Ini membantu tim penjualan memperkuat area yang lemah secara praktis dan efisien. 3. Mendorong Pembelajaran BerkelanjutanKarena sifatnya yang ringan, microlearning mudah diintegrasikan ke dalam…

Read more

Motivator l Mengapa Anda perlu berbicara dengan Power dan Percaya Diri? Bicara dengan power dan keyakinan akan menyediakan kombinasi unik dari tips, taktik, dam saran Anda dapat menerapkan langsung untuk menjadi seorang pembicara dalam seminar public speaking yang lebih kuat. Misalnya Anda akan belajar bagaimana : 1. Mengirim sinyal nonverbal yang tepat dalam situasi apapun. 2. Minimalkan kecemasan dan memaksimalkan kepercayaan diri. 3. Jadilah speaker public yang efektif, bahkan jika Anda benci berbicara didepan umum. 4. Gunakan bahasa yang jelas dan tepat untuk mendapatkan dan mempertahankan perhatian para Audience. 5. Tangani Audience dan pertanyaan-pertanyaan sulit. 6. Hindari kesalahan umum dalam wacana Anda. 7. Dapatkan pesan Anda kepada media dan banyak lagi. Baca Juga : Percaya Diri Dihadapan Audience | How To Speak Wi Semua informasi dalam berbicara dengan powerfull dan percaya diri disajikan langsung, tanpa basa-basi gaya sehingga Anda dapat mulai menerapkannya dan mendapatkan hasil yang luar biasa. Ada tiga…

Read more

Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 4 Strategi Kuasai Keterampilan Presentasi “There are always three speeches, for every one you actually gave. The one you practiced, the one you gave, and the one you wish you gave.” — Dale Carnegie, The Quick and Easy Way to Effective Speaking. Dalam dunia korporasi, keterampilan presentasi merupakan kemampuan yang sangat penting bagi hampir semua karyawan. Presentasi bukan hanya soal menyampaikan informasi, melainkan juga kesempatan untuk memberi kesan, membuka pikiran, dan membangun nilai. Namun, orang mengalami kecemasan saat berbicara di depan umum, sehingga pelatihan keterampilan presentasi menjadi kebutuhan mendasar. Berikut 4 strategi kuasai keterampilan presentasi yang bisa diterapkan dalam materi pelatihan: Baca juga:3 Strategi Membebaskan Pelatihan dari Kertas 1. Bangun Kepercayaan DiriMengenal audiens dan melakukan persiapan yang matang adalah kunci utama dalam membangun kepercayaan diri. Pelatihan harus membantu peserta agar siap tampil percaya diri dan mengendalikan kegugupan. 2. Persiapan yang MatangPelatihan yang efektif mengajarkan peserta untuk memahami…

Read more

Public Speaking | Stephen Keague berkata, “No audience ever complained about a presentation or speech being too short.” Masalah penutupan sesungguhnya merupakan hal paling strategis dalam suatu pidato. Orang bilang bahwa saat orang berhenti pidato kata-kata terakhirlah yang terus terdengar di telinga para pendengarnya dan inilah yang biasanya paling diingat. Namun demikian, para pemula jarang menghargai pentingnya masalah ini. Cara mengakhiri pidato mereka seringkali jauh dari yang diharapkan. Berikut terdapat cara-cara untuk Menutup Pidato. Penutupan pidato merupakan elemen yang sangat strategis. Yang dikatakan paling akhir kemungkinan yang paling diingat. Jangan mengakhiri dengan perkataan : “Itu semua yang ingin saya katakan tentang masalah ini. Saya kira saya harus menghentikannya.” Berhentilah, tetapi jangan bicara tentang keinginan berhenti. Rencanakan penutupan pidato secara hati-hati. Berhatilah. Ketahui kata demi kata yang ingin Anda gunakan untuk menutup pidato. Selesaikan pidato Anda. Jangan biarkan terdengar kasar atau terputus. baca juga : Kejelasan dan Ketepatan Penyampaian Beberapa cara menutup ceramah…

Read more

Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 3 Strategi Membebaskan Pelatihan dari Kertas “The illiterate of the 21st century will not be those who cannot read and write, but those who cannot learn, unlearn, and relearn.” — Alvin Toffler Di era digital, pelatihan tidak lagi harus terikat pada tumpukan kertas. Seperti kata futuris Alvin Toffler, kemampuan untuk terus belajar dan beradaptasi jauh lebih penting daripada sekadar bisa membaca. Salah satu bentuk adaptasi itu adalah mendigitalkan materi pelatihan. Berikut 3 strategi yang bisa diterapkan untuk membebaskan pelatihan dari kertas: Baca juga:5 Cara Melatih Pola Pikir Berkembang 1. Jadikan Akses Pelatihan Lebih MudahPelatihan digital memungkinkan peserta belajar kapan saja dan dari mana saja, cukup dengan perangkat yang terhubung ke internet. Materi tidak lagi bergantung pada dokumen fisik yang sulit diperbarui, melainkan bisa diakses secara fleksibel dan sesuai kebutuhan pengguna. 2. Integrasikan Media InteraktifDengan pelatihan digital, Anda dapat menyisipkan video, audio, hingga animasi yang membuat pembelajaran lebih…

Read more

Public Speaking Jakarta | Kita semua tahu bahwa interaktivitas itu berguna untuk menggerakkan audiens. Akan tetapi, kita juga harus menyadari kekhawatiran dari interaktivitas, yaitu bahwa terkadang membuat audiens akan dipermalukan atau dibuat terlihat kekanak-kanakan.   Tentu saja sebagai Public Speaker | tujuan kita adalah kebalikannya, untuk membuat audiens merasa aman, nyaman, dan untuk tidak mempermalukan siapa pun. Sebelum menerapkan teknik untuk membuat Workshop lebih interaktif, pertimbangkan audiens terlebih dahulu. Pilihlah teknik yang menurut kita bisa diterima oleh audiens, tetapi jangan takut untuk mengambil resiko dan mencoba beberapa teknik baru. Seperti bunyi pepatah tua ini,   “Kalau kau hanya melakukan apa yang pernah kau lakukan, kau hanya akan mendapat apa yang pernah kau dapatkan.”   Berikut ada beberapa hal yang dapat membuat Workshop lebih interaktif, diantaranya :   Lembar Rencana Tindakan Diawal workshop, bagikan sebuah lembar rencana tindakan. Lembar ini dapat memberitahu pada peserta bahwa mereka akan mempelajari sesuatu yang baru…

Read more

“Kalau Kamu memiliki mimpi, berjuanglah untuk mimpi tersebut. Bahkan passion sekalipun perlu disiplin. Ini juga bukan tentang berapa kali Kamu ditolak, gagal, atau terjerembab. Tapi ini tentang berapa kali Kamu bisa berdiri lagi, dan kembali memberanikan diri untuk terus bertahan.” – Lady Gaga. Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking | Bullying Saat Public Speaking “Pernahkah Anda mengalami bully saat Public Speaking ?” Jika “Ya” maka hal ini tentunya akan meninggalkan bekas trauma yang mendalam di diri Anda, sehingga sulit untuk dapat berdiri memberikan presentasi lagi. Lalu bagaimana dengan mimpi-mimpi yang Anda miliki ? Haruskah Anda berhenti disini ? Adakah cara untuk dapat mengatasi atau menghindari rasa trauma saat public speaking ini ? Baca Juga : Cue Card – Kertas Contekan Berikut Adalah 3 Cara Untuk Menghindari Traumatik Mendalam Atau Menerima Bully-An Saat Public Speaking : 1. Percaya Diri Yakinkanlah diri Anda bahwa Anda dapat membawakan presentasi…

Read more

Public Speaking | Belajar public speaking “Memahami bahasa tubuh audiens anda saat memberikan public speaking atau presentasi akan membantu anda mengetahui kualitas presentasi yang sementara anda bawakan” – Ongky Hojanto Salah satu tanda bahwa audiens anda bosan mendengarkan presentasi anda adalah dari bahasa tubuh audiens anda. Berikut ada 3 kode keras presentasi anda membosankan 1. Audiens anda menguap Menguap adalah salah satu indikator bahwa audiens anda mulai bosan. Sehingga memerlukan penyegaran dan Kebosanan disebabkan karena : Intonasi suara yang datar, volume suara yang kecil, kecepatan suara yang pelan dan energi kurang bersemangat. 2.Audiens sibuk sendiri Audiens sibuk bicara dengan teman sebelahnya, bisa jadi asumsi membicarakan topik seputar materi yang lagi didiskusikan atau bisa juga membicarakan hal lain. Audiens mengobrol dengan teman sebelahnya membuat pembicara merasa terganggu karna ada suara selain pembicara. 3.Audiens sering keluar masuk ruangan Beberapa orang diruangan masuk dan keluar ruangan secara bergantian, bisa jadi audiens anda mengantuk,…

Read more

250/579

© 2025 Public Speaking Academy