3 Rahasia Mengubah Takut Menjadi Berani Dalam Public Speaking
Bob Brown pernah berkata “If You Can Speak, you can Influence. If you can influence, you can change lives” Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking | Mengubah Takut Menjadi Berani Semua orang tentu saja menginginkan perubahan dalam kehidupannya kearah yang lebih baik, namun tidak semua orang memiliki keberanian untuk melakukannya. Sama halnya dengan public speaking, tidak semua orang memiliki keberanian untuk melakukan public speaking. Padahal banyak orang-orang habat yang berhasil mengubah kehidupannya dan hidup orang lain dengan public speaking, seperti : Warren Buffett, Winston Churchill, Ir. Soekarno dan masih banyak lagi tokoh-tokoh hebat lainnya. Takut salah, takut lupa, takut tidak bisa menjawab pertanyaan audiens adalah masalah utamanya. Lalu bagaimana cara mengatasinya ? Baca Juga : 4 Cara Melihat Kepribadian Dari Gaya Komunikasi Berikut adalah 3 rahasia mengubah takut menjadi berani dalam public speaking : 1. Ketakutan Tidak Dapat Dihilangkan Pahamilah bahwa ketakutan itu tetap ada karena…
Perbedaan Public Speaking dan Percakapan
Public Speaking Jakarta | Meskipun Public Speaking dan percakapan sehari-hari memiliki beberapa persamaan. Tetapi public speaking dan percakapan sehari-hari tidaklah sama. Bayangkan ketika anda menceritakan sesuatu kepada teman mu. Kemudian bayangkan ketika anda menceritakan sesuatu di depan sekelompok orang yang terdiri dari tujuh atau delapan orang. Sekarang bayangkan juga ketika anda menceritakan cerita yang sama di hadapan 20 atau 30 orang. Ketika jumlah audiens anda meningkat, anda akan menemukan diri anda beradaptasi terhadap 3 perbedaan utama antara percakapan dan public speaking : Baca Juga : 10 Detik Untuk Menunjukkan Bahwa Anda Adalah “Seseorang” -Public Speaking Lebih Terstruktur Public speaking biasanya terjadi dalam waktu yang lebih singkat. Dalam public speaking, audiens biasanya dilarang menyela dengan pertanyaan ataupun komentar. Pembicara harus mampu menyampaikan apa yang akan disampaikan kepada audiens. Dalam public speaking, seorang speaker harus mempersiapkan berbagai pertanyaan yang mungkin akan disampaikan oleh audiens. Artinya, public speaking memerlukan berbagai rencana dan…
4 Cara Melihat Kepribadian Dari Gaya Komunikasi
“People may hear your words, but they feel your attitude.” – John C Maxwell. Melihat Kepribadian Dari Gaya Komunikasi | Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking Apakah Anda merasa sulit untuk berbicara dengan atasan atau rekan kerja tertentu? Apakah Anda merasa seperti berada di tempat yang salah? Atau merasa Mereka tidak mengerti Anda? Perbedaan gaya komunikasi tidak hanya dapat mempengaruhi produktivitas, tetapi juga dapat menyebabkan frustrasi dan konflik. Inilah sebabnya mengapa penting bagi Kita untuk memahami kepribadian Kita sendiri, serta kepribadian orang-orang di sekitar Kita. Kepribadian mempengaruhi cara Kita berkomunikasi dengan orang lain, serta bagaimana Kita menanggapi informasi. Kebanyakan orang akan konsisten dengan kepribadian dan gaya komunikasi yang Mereka miliki, hal ini sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Michael Ivanov dan Paul D. Werner dalam jurnalnya yang berjudul Personality and Individual Differences. Inilah alasan mengapa Andalah yang harus bisa untuk menyesuaikan diri dengan kepribadian dan gaya komunikasi…
3 Alasan Wajib Mengusai Public Speaking
“Kepemimpinan adalah kemampuan untuk mengkomunikasikan visi yang jelas dan menginspirasi orang lain untuk mewujudkannya.”- Tony Robbins. Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 3 Alasan Wajib Mengusai Public Speaking Dalam dunia yang semakin terhubung dan kompetitif, kemampuan berbicara di depan umum telah menjadi salah satu keterampilan yang paling berharga. Dari presentasi di tempat kerja hingga pidato di acara-acara penting, public speaking bukan hanya sekadar kemampuan untuk berbicara, tetapi juga seni memengaruhi dan menginspirasi orang lain. Menguasai keterampilan ini dapat membuka berbagai peluang, meningkatkan kepercayaan diri, dan membantu Anda menyampaikan ide dengan lebih efektif. Berikut 3 Alasan Anda Wajib Mengusai Public Speaking, Yaitu: Baca Juga : Tips Meningkatkan Daya Ingat Menjadi Pemimpin yang EfektifSebuah penelitian yaitu Communication Skills and Leadership Effectiveness menyatakan bahwa pemimpin yang memiliki kemampuan komunikasi yang baik cenderung lebih dihormati dan diikuti oleh anggota tim mereka. 80% responden mengaku merasa lebih terinspirasi oleh pemimpin yang mampu menyampaikan visi…
3 Alasan Harus Menguasai Public Speaking
“Keberhasilan terbesar dalam hidup sering kali tergantung pada kemampuan kita untuk berbicara di depan orang lain. Public speaking bukan hanya tentang berbicara, tetapi tentang membangun koneksi.” — John C. Maxwell Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 3 Alasan Harus Menguasai Public Speaking Public Speaking atau kemampuan berbicara di depan umum, adalah salah satu keterampilan paling penting di era komunikasi modern ini. Dalam berbagai situasi baik itu di tempat kerja, dalam komunitas, atau di acara sosial, kemampuan untuk menyampaikan ide secara efektif dapat membuat perbedaan besar. Meskipun banyak orang merasa takut atau tidak percaya diri saat berbicara di depan umum, memahami manfaat dari keterampilan ini bisa memotivasi Anda untuk belajar dan berlatih. Mari jelajahi 3 alasan mengapa menguasai public speaking adalah investasi yang sangat berharga bagi setiap individu! Baca Juga : 3 Cara Jitu Menjadi Public Speaker bagi Introvert1. Meningkatkan Kepercayaan DiriPenelitian oleh McKinsey & Company dalam laporannya “The Future…
Apa saja Metode yang dapat digunakan saat Public Speaking?
Apa saja Metode yang dapat digunakan saat Public Speaking? Terdapat empat metode dalam menyampaikan sesuatu. Semua metode lainnya hanyalah modifikasi dari salah satu atau beberapa metode dasar ini, yaitu membaca naskah, melafalkan pidato tertulis dan menyampaikannya berdasarkan ingatan, berbicara dengan membaca catatan, serta pidato spontan. Empat metode tersebut diantaranya adalah: 1. Membaca Naskah Metode ini tidak perlu dijabarkan secara rinci dalam sebuah buku tentang berbicara didepan publik. Pidato dengan membaca naskah kerap kali kita lihat di atas mimbar khotbah. Metode ini memperoleh keakuratan dan keanggunan bahasa, tapi kehilangan kekuatannya. 2. Menghafalkan Pidato Tertulis dan Menyampaikannya Berdasarkan Ingatan Metode ini memiliki beberapa kelebihan. Jika memiliki waktu yang lowong, sangat memungkinkan untuk memoles dan menulis ulang gagasan Anda hingga dapat diungkapkan dalam istilah yang jelas dan ringkas. Meskipun Anda tidak perlu mencurahkan persiapan yang sedemikian dahsyatnya dalam sebuah pidato, Anda perlu meluangkan waktu untu menghilangkan kata yang tidak berguna, lalu…
3 Cara Jitu Menjadi Public Speaker bagi Introvert
“Keberanian bukanlah ketidakhadiran rasa takut, tetapi kemampuan untuk berbicara meski dalam keadaan genting.” – Nelson Mandela Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 3 Cara Jitu Menjadi Public Speaker bagi IntrovertMenjadi public speaker bisa menjadi tantangan bagi introvert, yang sering merasa lebih nyaman dalam situasi tenang. Namun, dengan strategi yang tepat, mereka dapat berbicara di depan umum dengan percaya diri. Dalam artikel ini, kita akan membahas cara jitu bagi introvert untuk mengatasi kecemasan dan tampil memukau saat berbicara di depan audiens. Baca Juga : 11 Tips Hasilkan Win-Win Solution Saat Negosiasi Menggunakan Teknologi untuk BerlatihSalah satu cara menarik dan tidak konvensional bagi introvert untuk mengatasi kecemasan berbicara di depan umum adalah dengan memanfaatkan teknologi, seperti aplikasi virtual reality (VR). Dengan berlatih berbicara di depan audiens yang simulatif melalui VR, introvert dapat merasakan pengalaman berbicara di depan banyak orang tanpa tekanan berlebih, sehingga membantu mereka mengasah intonasi, gerakan tubuh, dan interaksi…
4 Tipe Audiens Perusuh dan Cara Mengatasinya
“Komunikasi yang efektif dimulai dengan memahami siapa yang mendengarkan.” — John C. Maxwell Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 4 Tipe Audiens Perusuh dan Cara Mengatasinya Tidak semua Audiens bersikap mendukung; terkadang kita menghadapi tipe Audiens yang dapat mengganggu jalannya presentasi. Memahami karakteristik dan perilaku masing-masing tipe ini sangat penting untuk menghadapi tantangan yang mereka hadirkan dan menyusun strategi yang tepat agar pesan tetap efektif dan menarik. Mari kita eksplorasi 4 tipe Audiens perusuh dan cara mengatasinya! Baca Juga : 3 Tipe Audiens yang Menyenangkan1. Sniper – si PengkritikTipe ini cenderung skeptis dan siap memberikan kritik tajam. Mereka mencari kelemahan dalam argumen dan bisa sangat vokal dalam mengekspresikan ketidakpuasan. Pembicara yang menghadapi tipe ini perlu mempersiapkan data yang kuat dan argumen yang solid. Merancang pendekatan yang strategis dapat meningkatkan perhatian dan minat Audiens, meskipun situasi menantang. 2. Snowman – si Mr. dan Mrs. Cool Tipe Audiens ini bersikap santai…
Teknik Percaya Diri Walaupun Tanpa Persiapan
“Orang yang paling berhasil adalah mereka yang tidak hanya berani mengambil risiko, tetapi juga mampu berbicara dengan percaya diri di depan orang lain.” — John C. Maxwell Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | Teknik Percaya Diri Walaupun Tanpa Persiapan Bayangkan Anda sedang duduk di sebuah resepsi pernikahan. Tiba-tiba, panitia menghampiri dan meminta Anda memberikan sambutan. Dalam sekejap, Anda merasa cemas, keringat dingin membanjiri dahi, dan detak jantung berdebar-debar. Ini adalah reaksi yang wajar ketika dihadapkan pada situasi mendesak tanpa persiapan. Namun, Anda tetap bisa berbicara dengan percaya diri jika memahami teknik berbicara tanpa persiapan. Teknik ini memungkinkan Anda berbicara secara terstruktur selama 10 hingga 15 menit tanpa persiapan sebelumnya yang dikenal sebagai impromptu speech. Walaupun demikian, penting untuk diingat bahwa public speaking memerlukan latihan dan skenario agar tampil dengan baik. Berikut ini adalah beberapa teknik untuk meningkatkan kepercayaan diri saat berbicara tanpa persiapan: Baca Juga : 3 Cara Mengembangkan…
Soft Skill
Corporate Governance | “No act of kindness, however small, is never wasted.” Aesop, Greek storyteller. Demikian kata-kata bijak yang merupakan anjuran memiliki soft skills: “kindness” – murah hati, suka menolong – yang patut kita miliki. Soft skills tidak dapat diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia, namun frase ini semakin menonjol dalam kurun lima tahun terakhir. Lucu jika kita bertanya pada Mbah Google, kata soft skills langsung diterjemahkan sebagai keterampilan lunak. Lupakan saja terjemahan lucu ini, namun bagi yang mengikuti perkembangan industri dan ilmu manajemen mengerti apa yang dimaksud dengan soft skills. Pasti ada hubungannya dengan keterampilan kita masing-masing, juga merupakan keterampilan yang sudah ada sejak lahir, terlebih penting bahwa soft skills semakin perlu dibina dalam diri masing-masing. Keterampilan, yang sederhananya bisa disebut sebagai kebisaan bertindak yang dimiliki seseorang berbeda. Jika dikembangkan maka keterampilan seseorang yang baik harusnya dapat ditiru, dipelajari dan diikuti demi memajukan pribadi. Jadi soft skills seyogyanya kita harus pelajari,…










