4 Teknik Pelatihan Ramah Otak
Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 4 Teknik Pelatihan Ramah Otak “Memory is the residue of thought.” — Daniel T. Willingham Di era pelatihan yang makin canggih dan digital, kita tetap harus mengingat satu hal penting: otak manusia belajar dengan cara yang manusiawi. Emosi, gerakan, pengalaman multisensori, dan pengulangan sangat penting agar materi benar-benar tersimpan dalam ingatan. Di sinilah pendekatan brain-friendly seperti model 4C dari Sharon Bowman—Connection, Content, Concrete Practice, Conclusion—menjadi sangat efektif. Berikut 4 teknik untuk pelatihan yang ramah otak dan berdampak jangka panjang: Baca juga:3 Tips Gunakan Pelatihan untuk Retensi 1. Connection: Bangun Koneksi untuk Siapkan OtakSebelum peserta belajar hal baru, mereka perlu “menyalakan” ingatan lama. Strategi seperti diskusi berpasangan, berbagi pengalaman, memilih gambar yang mewakili perasaan, atau menyusun konsep bersama akan membangun relevansi dan rasa ingin tahu. Ini membuat otak lebih siap menyerap informasi, karena ada kaitan langsung dengan pengetahuan yang sudah ada. 2. Content: Sajikan Konten Secara Visual dan…
Workshop Sales Mastery with NLP: Meningkatkan Penjualan dengan Pola Pikir dan Komunikasi yang Tepat
Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | Workshop Sales Mastery with NLP: Meningkatkan Penjualan dengan Pola Pikir dan Komunikasi yang Tepat Pada Selasa, 15 Juli 2025, hari pertama Workshop Sales Mastery with NLP sukses digelar secara luring di Qubika Boutique Hotel, Tangerang. Acara ini menghadirkan peserta dari berbagai latar belakang profesi—mulai dari jasa konsultan IT, sales dalam dunia fashion kesehatan, training konseling, insuransi, dan properti—yang ingin meningkatkan performa penjualannya dengan pendekatan NLP (Neuro-Linguistic Programming). Dipandu oleh Coach Ongky Hojanto, workshop ini dirancang untuk membekali peserta dengan strategi mental dan komunikasi yang efektif untuk menghadapi tantangan dunia penjualan. Baca juga:Workshop Story Telling: Mengasah Kemampuan Bercerita untuk Presentasi yang Lebih Efektif Materi pertama yang dibahas adalah tentang Mindset—sebagai fondasi dari setiap tindakan dan pencapaian dalam penjualan. Coach Ongky menjelaskan bahwa mindset yaitu sekumpulan belief yang mempengaruhi sikap, perilaku, tindakan serta hasil yang diperoleh. Dua pola pikir yang ditekankan adalah “Stay Foolish, Stay Hungry” yang mengajak peserta…
Memiliki Keterampilan Public Speaking yang Baik Penting untuk Karir Anda
Public Speaking | “Public speaking skills are an essential key to achieving career advancement and success.” — Robert Moment Komunikasi memungkinkan kita untuk membentuk koneksi, mempengaruhi keputusan, dan memotivasi perubahan. Tanpa keterampilan komunikasi, kemampuan untuk maju di dunia kerja dan dalam kehidupan itu sendiri sangat sulit. Berbicara di depan umum adalah salah satu bentuk komunikasi yang paling penting dan paling ditakuti. Glossophobia atau kecemasan berbicara, adalah ketakutan paling umum yang dimiliki orang di seluruh dunia. Jika saat sekolah Anda bisa menghindarinya, di dunia kerja, berbicara di depan umum adalah keterampilan penting yang harus dimiliki dan diasah karena dapat berdampak besar pada karir Anda. 1. Untuk Memenangkan Hati Orang Banyak Keterampilan penting yang harus dimiliki dalam bisnis dan khususnya hubungan masyarakat adalah keterampilan persuasi atau kemampuan untuk memenangkan hati orang banyak. Di dalam dan di luar tempat kerja, kekuatan persuasi dapat membawa karir Anda menjadi lebih berkembang dan semuanya dimulai dengan mengasah keterampilan…
Tips menciptakan hal baru dalam presentasi
Public Speaking | Warren Buffet mengatakan, “If you can’t communicate and talk to other people and get across your ideas, you’re giving up your potential.” Keberhasilan dalam presentasi adalah impian Anda. Namun, siapa yang akan tau jalannya presentasi tersebut? Meminimalisir kesalahan dalam presentasi merupakan hal yang dilakukan oleh Anda dan para pembicara lainnya. Jika dalam presentasi terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, itu adalah hal utama yang membantu Anda menjadi lebih berkembang. Dengan syarat, kesalahan yang terjadi sebelumnya dievaluasi. Moment-moment dalam setiap presentasi pasti berbeda, dan disetiap presentasi pasti Anda ingin menciptakan hal yang baru dan menarik. Berikut adalah 3 tips untuk menciptakan hal baru dan menarik dalam sebuah presentasi. 1. Moment Jika Anda mempunyai pengalaman buruk pada presentasi sebelumnya, lupakan. Ini adalah saatnya menciptakan moment baru, mulailah dengan hal-hal mendasar, seperti presentasi sebelumnya Anda tidak mengajak audiens untuk berpartisipasi, di moment yang baru Anda bisa mengajak audiens untuk terlibat. baca juga…
Cerita Jenis Perumpamaan (My Friend John)
Teknik “My-Friend-John” dikembangkan oleh Milton Erickson, MD berdasarkan prinsip ini. John adalah subjek hipnotik imajiner yang seolah-olah duduk di sebelah subjek sesungguhnya. Erickson sakan mengarahkan sugesti-sugestinya kepada subjek imajiner itu, dan dengan cara itu ia membawa subjek sesungguhnya memasuki keadaan hipnotik. Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking | Cerita Jenis Perumpamaan Atau John sekadar diceritakan dalam obrolan santai Erickson dengan si subjek. Ini dilakukan, misalnya, ketika ia menangani pasien yang mengidap rasa sakit pasca-amputasi (phantom limb). Ia bilang: “John sungguh luar biasa. Dan aku bicara dengannya mengenai pentingnya memiliki perasaan tenteram dalam kaki kayu, lutut kayu, betis kayu…. Merasakannya hangat. Dingin. Santai…. Anda bisa saja mengidap simptom kegembiraan pasca-amputasi.” Prosedur semacam ini juga bekerja efektif pada pasien resisten. Dalam hal ini Kita bisa mengepung subjek resisten tersebut dengan subjek-subjek yang memiliki penerimaan baik. Proses tanggapan ideodinamik (baik ideomotor maupun ideosensory) akan terjadi secara otomatis dalam diri…
Workshop Story Telling: Mengasah Kemampuan Bercerita untuk Presentasi yang Lebih Efektif
Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | Workshop Story Telling: Mengasah Kemampuan Bercerita untuk Presentasi yang Lebih Efektif Pada Jumat, 11 Juli 2025, Workshop Story Telling diadakan secara luring di Qubika Boutique Hotel, Tangerang, dengan dihadiri oleh peserta dari berbagai latar belakang profesi seperti dari bidang engineering telekomunikasi, pengusaha kontraktor, manajer, dosen, manajer finance yang antusias untuk mengembangkan keterampilan berbicara di depan umum dan komunikasi sehari-hari menggunakan teknik bercerita. Acara ini dipandu oleh Coach Ongky Hojanto, seorang pakar public speaking yang berpengalaman, yang bertujuan untuk memberikan keterampilan penting dalam membangun rasa percaya diri dan keahlian berbicara yang efektif. Baca juga:3 Tips Gunakan Pelatihan untuk Retensi Hari pertama dalam workshop ini difokuskan pada pemahaman mengenai jenis-jenis cerita dan penempatan yang tepat dalam konteks komunikasi maupun public speaking. Coach Ongky menjelaskan bahwa ada tiga jenis utama dalam storytelling, yaitu: Personal Story (kisah pribadi), Others’ Story (kisah tokoh, teman, atau testimoni), dan Parable (cerita perumpamaan). Setiap jenis…
3 Fakta Keliru Mengenai Motivator
“Seorang guru mempengaruhi keabadian; dia tidak pernah tahu di mana pengaruhnya berhenti.” – Henry Adams. Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking | Fakta Keliru Mengenai Motivator Motivator adalah sebuah profesi yang sama dengan profesi seorang guru ataupun dosen, dia mengajar dan membimbing para pesertanya untuk memiliki kemampuan atau skill yang baru untuk membantu Mereka mencapai kesuksesan dengan lebih mudah dan cepat. Bedanya guru atau dosen telah mendapat pengakuan dari masyarakat, sementara profesi sebagai motivator atau professional public speaker di Indonesia belum mendapat tempat yang layak dimata masyarakat. Baca Juga : Motivator Abal – Abal Hal Ini Disebabkan Oleh Beberapa Asumsi Yang Keliru Menganai Profesi Ini. Beberapa Salah Kaprah Yang Sering Terjadi : 1. Modal Omongan Doank Orang berpikir bahwa motivator adalah orang yang banyak ngomong dan menjual omongan. Asumsi ini tidak sepenuhnya salah, Saya mengamati bahwa banyak orang merasa diri Mereka motivator atau lebih tepatnya memberikan…
Pentingnya Manajemen Waktu Saat Presentasi
Public Speaking | Manajemen waktu sangat penting dalam setiap bidang kehidupan. Secara teori terdengar mudah, namun dalam praktiknya mengelola waktu merupakan tantangan tersendiri bagi beberapa bidang, salah satunya public speaking. Kemampuan memanajemen waktu saat berbicara di depan umum dapat terlihat pada gerak-gerik si pembicara ketika di atas panggung. Apakah Anda tipe pembicara yang penyampaiannya terlalu cepat, lambat, atau keduanya? Audiens dapat dengan mudah melabeli Anda berdasarkan cara Anda melakukan presentasi. Sayangnya, ‘label’ tersebut bisa menentukan seberapa jauh informasi yang bisa diserap audiens, hingga karir Anda sebagai seorang pembicara di masa depan. Ada tiga cara praktis agar Anda berhasil mengatur waktu di atas panggung: 1. Tahu Waktu Kedengarannya sederhana tetapi banyak pembicara naik ke panggung tanpa adanya persiapan soal waktu. Cara termudah dan terbaik untuk mengatasi ini adalah dengan memakai jam tangan. Menggunakan handphone mungkin bisa menjadi pilihan, tetapi gerakan Anda akan terbatas dan akhirnya justru mengganggu penampilan Anda. Dengan menggunakan…
3 Tips Gunakan Pelatihan untuk Retensi
Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 3 Tips Gunakan Pelatihan untuk Retensi “Train people well enough so they can leave, treat them well enough so they don’t want to.” — Sir Richard Branson Di tengah meningkatnya tren resign dan pencarian peluang baru, mempertahankan talenta terbaik menjadi tantangan besar bagi banyak perusahaan. Apalagi jika mereka adalah karyawan berprestasi yang sulit digantikan. Daripada terus-menerus merekrut dan melatih ulang, strategi yang jauh lebih efektif adalah menjaga agar mereka tetap bertahan. Salah satu cara paling berdampak? Memberikan pelatihan yang bermakna, relevan, dan mendorong pertumbuhan. Baca juga:3 Strategi Bangun Tim Multi Generasi Berikut 3 tips gunakan pelatihan agar tidak hanya jadi rutinitas, tapi benar-benar menjadi alat yang berdampak untuk retensi: 1. Fokuskan Pelatihan pada Pertumbuhan KarierSebagian besar pelatihan kerja hanya membekali karyawan dengan keterampilan dasar. Namun, karyawan berprestasi tidak puas hanya dengan tahu cara kerja sistem—mereka ingin jadi ahli dan berkontribusi lebih. Contohnya, Sebuah Academy tidak hanya…
Empat Factor Yang Harus Anda Survey Sebelum Presentasi
“if you want to be a leader, you had better be able to communicate” Paul Agenti, Phd – Professor Corporate Comunication. Public Speaking | Public Speaking Indonesia | Belajar Public Speaking | Empat Faktor Yang Harus Disurvey Sebelum Presentasi Membawakan seminar dengan peserta mayoritas para pejabat (wakil gubernur, walikota, bupati dan anggota DPR) adalah hal yang menarik karena akan banyak sudut pandang baru yang Saya dapatkan sebagai seorang Motivator. Seminar bertemakan “Membangun Pemimpin Handal dan Berkualitas” Sesi dengan tema Strategi membuat presentasi yang menjual Saya isi dengan konsep 3S : Survey, Slide Design dan Sequencing Survey mengenai peserta adalah langkah awal untuk memastikan apa yang Anda berikan sesuai dengan apa yang di harapkan oleh peserta Anda. Survey ini juga bertujuan untuk mengetahui metode presentasi yang efektif. Seperti yang Kita ketahui ada empat metode presentasi yang umum di gunakan : Hafalan, Bacaaan, Dadakan dan Penjelasan. Dimana keempat metode tersebut terdapat kelebihan…










