Membangun Agile TIM Dengan Komunikasi
Public Speaking | “The illiterate of the 21st century will not be those who cannot read and write, but those who cannot learn, unlearn, and relearn.” –Alvin Toffler How VUCA Is Reshaping The Business Environment, And What It Means For Innovation judul artikel yang di tulis oleh Sunnie Giles penulis tetap di kanal forbes mengatakan bahwa dalam kondisi VUCA, kemampuan yang dulunya di butuhkan dalam era industry menjadi “tidak di butuhkan” lagi. Sehingga pemimpin di tuntut untuk dapat mengembangkan ketrampilan baru. Johansen, B dalam paparannya berjudul exploiting Future Uncertainty with VUCA Prime, mengatakan bahwa konsep di situasi seperti ini, maka organisasi perlu untuk adaptif dan tangkas dalam beberapa hal : 1. Create an environment of openness that values innovation, diverse perspectives, and experimentation. 2. Identify weak indicators that forecast shifts in customer loyalty or opportunities enabled by new technology 3. Conduct interactive dialogues that put new ideas into context of the…
3 Alasan Harus Menguasai Public Speaking
“Keberhasilan terbesar dalam hidup sering kali tergantung pada kemampuan kita untuk berbicara di depan orang lain. Public speaking bukan hanya tentang berbicara, tetapi tentang membangun koneksi.” — John C. Maxwell Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 3 Alasan Harus Menguasai Public Speaking Public Speaking atau kemampuan berbicara di depan umum, adalah salah satu keterampilan paling penting di era komunikasi modern ini. Dalam berbagai situasi baik itu di tempat kerja, dalam komunitas, atau di acara sosial, kemampuan untuk menyampaikan ide secara efektif dapat membuat perbedaan besar. Meskipun banyak orang merasa takut atau tidak percaya diri saat berbicara di depan umum, memahami manfaat dari keterampilan ini bisa memotivasi Anda untuk belajar dan berlatih. Mari jelajahi 3 alasan mengapa menguasai public speaking adalah investasi yang sangat berharga bagi setiap individu! Baca Juga : 3 Cara Jitu Menjadi Public Speaker bagi Introvert1. Meningkatkan Kepercayaan DiriPenelitian oleh McKinsey & Company dalam laporannya “The Future…
Apa saja Metode yang dapat digunakan saat Public Speaking?
Apa saja Metode yang dapat digunakan saat Public Speaking? Terdapat empat metode dalam menyampaikan sesuatu. Semua metode lainnya hanyalah modifikasi dari salah satu atau beberapa metode dasar ini, yaitu membaca naskah, melafalkan pidato tertulis dan menyampaikannya berdasarkan ingatan, berbicara dengan membaca catatan, serta pidato spontan. Empat metode tersebut diantaranya adalah: 1. Membaca Naskah Metode ini tidak perlu dijabarkan secara rinci dalam sebuah buku tentang berbicara didepan publik. Pidato dengan membaca naskah kerap kali kita lihat di atas mimbar khotbah. Metode ini memperoleh keakuratan dan keanggunan bahasa, tapi kehilangan kekuatannya. 2. Menghafalkan Pidato Tertulis dan Menyampaikannya Berdasarkan Ingatan Metode ini memiliki beberapa kelebihan. Jika memiliki waktu yang lowong, sangat memungkinkan untuk memoles dan menulis ulang gagasan Anda hingga dapat diungkapkan dalam istilah yang jelas dan ringkas. Meskipun Anda tidak perlu mencurahkan persiapan yang sedemikian dahsyatnya dalam sebuah pidato, Anda perlu meluangkan waktu untu menghilangkan kata yang tidak berguna, lalu…
3 Cara Jitu Menjadi Public Speaker bagi Introvert
“Keberanian bukanlah ketidakhadiran rasa takut, tetapi kemampuan untuk berbicara meski dalam keadaan genting.” – Nelson Mandela Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 3 Cara Jitu Menjadi Public Speaker bagi IntrovertMenjadi public speaker bisa menjadi tantangan bagi introvert, yang sering merasa lebih nyaman dalam situasi tenang. Namun, dengan strategi yang tepat, mereka dapat berbicara di depan umum dengan percaya diri. Dalam artikel ini, kita akan membahas cara jitu bagi introvert untuk mengatasi kecemasan dan tampil memukau saat berbicara di depan audiens. Baca Juga : 11 Tips Hasilkan Win-Win Solution Saat Negosiasi Menggunakan Teknologi untuk BerlatihSalah satu cara menarik dan tidak konvensional bagi introvert untuk mengatasi kecemasan berbicara di depan umum adalah dengan memanfaatkan teknologi, seperti aplikasi virtual reality (VR). Dengan berlatih berbicara di depan audiens yang simulatif melalui VR, introvert dapat merasakan pengalaman berbicara di depan banyak orang tanpa tekanan berlebih, sehingga membantu mereka mengasah intonasi, gerakan tubuh, dan interaksi…
4 Tipe Audiens Perusuh dan Cara Mengatasinya
“Komunikasi yang efektif dimulai dengan memahami siapa yang mendengarkan.” — John C. Maxwell Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 4 Tipe Audiens Perusuh dan Cara Mengatasinya Tidak semua Audiens bersikap mendukung; terkadang kita menghadapi tipe Audiens yang dapat mengganggu jalannya presentasi. Memahami karakteristik dan perilaku masing-masing tipe ini sangat penting untuk menghadapi tantangan yang mereka hadirkan dan menyusun strategi yang tepat agar pesan tetap efektif dan menarik. Mari kita eksplorasi 4 tipe Audiens perusuh dan cara mengatasinya! Baca Juga : 3 Tipe Audiens yang Menyenangkan1. Sniper – si PengkritikTipe ini cenderung skeptis dan siap memberikan kritik tajam. Mereka mencari kelemahan dalam argumen dan bisa sangat vokal dalam mengekspresikan ketidakpuasan. Pembicara yang menghadapi tipe ini perlu mempersiapkan data yang kuat dan argumen yang solid. Merancang pendekatan yang strategis dapat meningkatkan perhatian dan minat Audiens, meskipun situasi menantang. 2. Snowman – si Mr. dan Mrs. Cool Tipe Audiens ini bersikap santai…
3 Tipe Audiens yang Menyenangkan
“Komunikasi yang efektif tidak hanya tentang berbicara, tetapi juga tentang memahami dan terhubung dengan audiens Anda.” — Dale Carnegie Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | 3 Tipe Audiens yang MenyenangkanDalam dunia public speaking, mengenali karakter audiens adalah langkah penting menujukeberhasilan presentasi. Setiap audiens memiliki keunikan dan kebutuhan yang berbeda, yangmemengaruhi cara mereka merespons pesan yang disampaikan. Untuk membantu kita lebihmemahami dinamika ini, mari kita eksplorasi 3 tipe Menyenangkan audiens yang umum dijumpai. Baca juga : 3 Trik Terjitu Menghadapi Suasana yang garing 1. Sheep – Si Anak ManisTipe audiens pertama yang perlu dipahami adalah “Sheep”. Audiens ini cenderungpasif, mengikuti arus, dan sering kali tidak memiliki pendapat yang kuat tentang materiyang disampaikan. Penelitian oleh Dwyer (2021) dalam artikel berjudul UnderstandingYour Audience: A Key to Effective Communication menunjukkan bahwa audiens yangbersikap pasif lebih menyukai penyampaian informasi yang sederhana dan langsung, sertamerasa lebih nyaman dalam suasana yang tidak konfrontatif. Dalam studi tersebut,ditemukan…
Teknik Percaya Diri Walaupun Tanpa Persiapan
“Orang yang paling berhasil adalah mereka yang tidak hanya berani mengambil risiko, tetapi juga mampu berbicara dengan percaya diri di depan orang lain.” — John C. Maxwell Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | Teknik Percaya Diri Walaupun Tanpa Persiapan Bayangkan Anda sedang duduk di sebuah resepsi pernikahan. Tiba-tiba, panitia menghampiri dan meminta Anda memberikan sambutan. Dalam sekejap, Anda merasa cemas, keringat dingin membanjiri dahi, dan detak jantung berdebar-debar. Ini adalah reaksi yang wajar ketika dihadapkan pada situasi mendesak tanpa persiapan. Namun, Anda tetap bisa berbicara dengan percaya diri jika memahami teknik berbicara tanpa persiapan. Teknik ini memungkinkan Anda berbicara secara terstruktur selama 10 hingga 15 menit tanpa persiapan sebelumnya yang dikenal sebagai impromptu speech. Walaupun demikian, penting untuk diingat bahwa public speaking memerlukan latihan dan skenario agar tampil dengan baik. Berikut ini adalah beberapa teknik untuk meningkatkan kepercayaan diri saat berbicara tanpa persiapan: Baca Juga : 3 Cara Mengembangkan…
Melawan Rasa Takut dalam Presentasi
Perasaan takut bukan hanya Anda yang merasakannya. Tetapi pada dasarnya semua orang punya rasa takut, namun masalahnya adalah setiap orang punya kemampuan berbeda untuk mengendalikan rasa takutnya. Jika perasaan takut itu menyergap, Anda tidak perlu bersikap menjadi seolah-olah Anda sangat takut. Anda pun tidak perlu harus mengekspresikan rasa takut itu kepada semua orang, apalagi menceritakannya. Anda tidak akan mendapatkan simpati dari siapapun atas rasa ketakutan yang Anda alami. Apalagi, siapapun, biasanya ingin Anda berhasil dalam presentasi atau penampilan Anda di depan Audience. Jadi simpan saja rasa takut itu dalam benak Anda. Itu musuh utama Anda yang harus ditundukkan sebelum tampil didepan orang banyak. Jangan ajak serta rasa takut Anda bersama diri Anda di depan Audience, tinggalkan dan tundukkan perasaan takut itu dan bersikaplah antusias dan percaya diri. Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda dalam menundukkan rasa takut: 1. Tetapkan tujuan yang realistis. Menetapkan tujuan adalah hal yang paling mendasar untuk…








