Compliance: A Rule for Ourselves
Corporate Governance | It’s easy to advise people to comply with law and regulations, as it is now so popular and recommended in any organization or business. CEOs or any Chief Executive and Managers are applying in their industry or business they lead, that employees should apply the Governance Risk Compliance Management. For sure, it is a must to comply with laws and regulations to lead a business to its goals. It is a must that industry and companies adhere to paying taxes on time. It is now obvious that Directors should lead the company to good governance based on its vision, mission, and values. These all are mitigation towards risks, which is well understood by the board of directors and senior managers. So, following all these laws and regulations and good conduct, a company is meeting the needs to comply as a successful company. But how should CEOs, CFOs,…
Compliance Management (2)
Corporate Governance | Pernah saya sharing artikel Compliance Management (1), berikut ini saya sharing bagian ke 2 (meskipun masing-masing artikel berdiri sendiri). Sementara itu ilmu dan skills Compliance sudah berkembang lebih lanjut menjadi Governance Risk Compliance (GRC). Dalam artikel ini akan saya kemukakan secara singkat sedikit asal mulanya kebutuhan dan keharusan Manajemen Kepatuhan yang dalam bahasa Inggris disebut Compliance Management. Beberapa industri atau perusahaan yang terus maju tentu mementingkan mengikuti kemajuan pemikiran manajemen, dan tentu saja mengikuti perkembangan secara digital. Namun ada juga industri/perusahaan yang merasakan menjadikan masalah (problem) dengan keharusaan mengikuti perkembangan dan mengalami kesulitan atau menghadapi problem, maka bertanya apakah memang benar perlu memahami dan melaksanakan Manajemen Kepatuhan? Sesungguhnya kita tahu bahwa problem itu selalu ada dan akan timbul terus. Marilah kita merenungkan apa yang pernah dikatakan/ditulis oleh Albert Einstein (1879 -1955): “It’s not that I’m so smart, it’s just that I stay with problems longer,” yang bermakna…
Cara Menjadi Kaya Ala Paul Getty
Public Speaking | How To Be Rich, salah satu buku yang mengubah jalan hidup saya. Buku yang ditulis oleh salah satu orang hebat dunia, seorang industrialis perminyakan Inggris, Jean Paul Getty atau yang akrab di sebut Paul Getty. Satu-satunya orang yang yang tercatat dalam Guiness Book of Record sebaga the world’s richest private citizen. Menjadi salah satu dari jajaran 100 orang terkaya di Amerika sepanjang masa dengan total kekayaan $22 billion pada tahun 2020. Beliau mengatakan bahwa penting untuk memiliki 3 hal ini jika Anda ingin meraih kekayaan. Yang pertama adalah jadi bos atas diri Anda sendiri, yang kedua adalah menjual produk anti resesi, dan yang ketiga adalah dapatkan hasil dari kerja masa lampau Anda. Baca juga : Cara menjadi active listener Ketika saya membaca hal tersebut, saya berpikir apa sekiranya profesi yang bisa membawa saya kepada tiga hal tersebut? 1. Menjadi trainer atau pembicara Dengan modal yang relatif kecil,…
Tantangan Dalam Komunikasi Interpersonal
Public Speaking | “Komunikasi mengarah pada komunitas, yaitu pemaham, keintiman, dan saling menghargai.” –Rollo May Dalam sebuah proses komunikasi, pasti akan ada sebuah tujuan, maksud, ataupun pesan yang ingin disampaikan dari apa yang sedang dikomunikasikan tersebut. Terutama saat Anda sedang berkomunikasi dengan orang lain atau sedang melakukan komunikasi interpersonal yang melibatkan dua orang atau lebih. Namun, kerap kali pesan dan tujuan tersebut tidak tersampaikan dengan baik sehingga terjadi miskomunikasi atau multitafsir. Umumnya saat Anda tengah melakukan komunikasi interpersonal memang ada beberapa tantangan yang akan mengganggu proses komunikasi tersebut. Baca juga : Hukum emas dalam komunikasi antarpersonal Berikut ini adalah 3 tantangan komunikasi interpersonal dan cara mengatasinya : 1. Behavior Saat Anda tengah menjadi seorang komunikator maka Anda harus menjaga sikap yang Anda tunjukan kepada komunikan Anda. Jangan buat komunikan Anda menjadi tidak respect kepada Anda karena sikap yang Anda tunjukan. Hal ini tentu akan sangat berpengaruh dengan hasil akhir dari…
3 Cara Membuat Presentasi Yang Menarik, Efektif, dan Efisiens
Presentasi | Public Speaking “Improving your communication skills can make life more fulfilling on many levels.” – Ibrahim Mustapha Salah satu soft skill yang sangat dibutuhkan terutama dalam dunia kerja adalah kemampuan komunikasi. Banyak perusahaan terutama yang bergerak dalam bidang jasa, dagang, dan juga manufaktur yang dalam beberapa kesempatan akan meminta karyawannya untuk mempresentasikan produk yang dimiliki oleh perusahaan tersebut. Di saat-saat seperti inilah kemampuan komunikasi Anda sebagai seorang karyawan profesional akan di uji. Apakah Anda akan mampu membawakan presentasi tersebut dengan baik dan mampu menjelaskan tujuan dari produk yang Anda promosikan atau tidak. Berikut ini 3 cara membuat presentasi yang menarik, efektif, dan efisien : 1. Mulai dengan pembukaan yang memukau Kesan pertama akan sangat menentukan. Jika Anda sudah memulai dengan pembukaan yang memukau, akan mencuri pandangan audiens. Dua sampai tiga menit pertama presentasi akan sangat menentukan, apakah audiens akan antusias mendengarkannya sampai selesai atau tidak. Kalau audiens mau mendengarkan…
Formula E Dalam Public Speaking
Public Speaking | Eeee, emmm, hmmm, maka, anu, kemudian, dan banyak kata sejenis lainnya adalah beberapa contoh dari kata-kata yang mungkin sering Anda ucapkan saat tengah presentasi atau public speaking. Beberapa contoh kata tersebut disebut juga sebagai Filler Words, atau dapat diartikan juga sebagai kondisi dimana Anda bingung dan tidak tahu ingin berbicara apa di tengah presentasi atau public speaking sehingga mengatakan kata-kata tersebut. Hal seperti ini tentu sering kali terjadi, bahkan seorang pembicara profesional sekalipun. Ada beberapa cara untuk mengatasi filler words agar Anda bisa membawakan presentasi dengan baik dan elegan di depan audiens yang hadir. Namun, sebelum membahas cara untuk mengatasinya, Anda harus tahu terlebih dahulu apa penyebab dari Filler Words. Baca juga : Gimmick online saat Public Speaking Berikut ini adalah 3 penyebab filler words : 1. Kehati-hatian Terlalu berhati-hati dalam memilih kata-kata yang akan Anda ucapkan akan memberikan ruang antara kalimat sebelumnya dan juga kalimat yang akan…







