The Word “Bank” in Banking as Known at Present
As I’m not a banker, even never worked in a banking institution, but since I became an adult I have had to go in and out of several banks; a week ago became interested in knowing more about banking & financial business. First of all, I was wondering why a financial industry is called a “bank”, where does the word come from? Of course, nowadays it is easy to ask “Grandpa Google”. To a lot of surprises the term “bank” for banking which extends various financial services is similar to the name for a sitting seat in Indonesian; “bangku”, and true enough here is an excerpt from Google: The word bank is taken from the Italian word “banco”, simply meaning a seat for two or more two persons, usually placed in public areas. These “bancos” are exactly the same as the Indonesian word “bangku”, until at present made available in…
Alur Cerita Drama Dalam Public Speaking
Motivator | Pembicara | Public Speaking Ada beberapa pilihan yang dapat Anda gunakan saat akan menggunakan sebuah cerita dalam presentasi atau public speaking Anda. Salah satu dari jenis cerita yang dapat Anda gunakan adalah alur drama yang terdiri ketiga bagian untuk menggunakannya. Metode ini dimulai dengan Anda yang menceritakan masalah yang dialami oleh teman, keluarga, sahabat, pasangan, ataupun orang lain yang juga dialami oleh audiens Anda saat itu sehingga cerita tersebut dapat menjadi contoh bagi mereka. Baca juga : Humor yang tabu dalam Public Speaking Terapkan PAR ini dalam alur drama yang Anda gunakan : 1. Problem atau masalah Awalilah cerita yang Anda bawakan dengan melontarkan, mengungkapkan, atau mengemukakan sebuah masalah yang dialami oleh tokoh pada cerita Anda tersebut dan juga dialami oleh audiens Anda. 2. Action atau tindakan Setelah Anda selesai dengan masalah yang dihadapi oleh tokoh tersebut, maka Anda bisa menyampaikan apa saja tindakan atau jalan keluar yang…
Humor Yang Tabu Di Public Speaking
Motivator | Pembicara | Public Speaking “Humor dapat mengubah situassi apapun dan membantu kita mengatasinya saat kita tertawa.” – Allen Klein Humor adalah sebuah pemanis dalam presentasi atau public speaking yang Anda bawakan. Humor juga dapat menggairahkan pendengar dan membangkitkan emosi senang bagi audiens serta membuat audiens Anda tidak mengantuk karena terlalu serius membahas materi. Selain itu humor yang Anda gunakan ketika membawakan sebuah presentasi merupakan salah satu cara untuk memasukkan pesan ke dalam pikiran bawah sadar seseorang dan akan membekas lama sehingga diharapkan mereka mengingat hal tersebut sampai waktu yang lama. Baca juga : 5 teknik presentasi efektif Namun, humor yang menyenangkan tersebut dapat berubah menjadi tidak lucu apabila humor yang Anda lontarkan adalah humor-humor yang tabu untuk disampaikan. Seperti apa humor yang tabu atau sebaiknya Anda hindari untuk Anda bawakan dalam sebuah presentasi atau public speaking? Berikut ini humor yang tabu di public speaking : 1. Street Jokes…
Pentingnya Public Speaking
Kita dapat melakukan presentasi dengan baik atau kita bisa melakukan ini dengan buruk, dan hasilnya sangat mempengaruhi cara orang berpikir tentang kita. Inilah sebabnya mengapa berbicara di depan umum menyebabkan begitu banyak kecemasan dan keprihatinan. Kabar baiknya adalah bahwa, dengan persiapan dan latihan menyeluruh, Anda dapat mengatasi kegugupan Anda dan melakukan dengan sangat baik. Artikel ini menjelaskan bagaimana Pentingnya Public Speaking! Bahkan jika Anda tidak membuat presentasi secara teratur, ada banyak situasi di mana keterampilan berbicara di depan umum yang baik dapat membantu Anda memajukan karir Anda dan menciptakan peluang. Misalnya, Anda mungkin harus bicara tentang organisasi Anda di sebuah konferensi, atau berpidato setelah menerima penghargaan. Berbicara kepada penonton, termasuk presentasi online atau pembicaraan; misalnya, ketika melatih tim virtual, atau ketika berbicara kepada sekelompok pelanggan dalam pertemuan online. Singkatnya, menjadi pembicara publik yang baik dapat meningkatkan reputasi Anda, meningkatkan rasa percaya diri Anda, dan membuka peluang…
Melawan Rasa Takut dalam Presentasi
Perasaan takut bukan hanya Anda yang merasakannya. Tetapi pada dasarnya semua orang punya rasa takut, namun masalahnya adalah setiap orang punya kemampuan berbeda untuk mengendalikan rasa takutnya. Jika perasaan takut itu menyergap, Anda tidak perlu bersikap menjadi seolah-olah Anda sangat takut. Anda pun tidak perlu harus mengekspresikan rasa takut itu kepada semua orang, apalagi menceritakannya. Anda tidak akan mendapatkan simpati dari siapapun atas rasa ketakutan yang Anda alami. Apalagi, siapapun, biasanya ingin Anda berhasil dalam presentasi atau penampilan Anda di depan Audience. Jadi simpan saja rasa takut itu dalam benak Anda. Itu musuh utama Anda yang harus ditundukkan sebelum tampil didepan orang banyak. Jangan ajak serta rasa takut Anda bersama diri Anda di depan Audience, tinggalkan dan tundukkan perasaan takut itu dan bersikaplah antusias dan percaya diri. Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda dalam menundukkan rasa takut: 1. Tetapkan tujuan yang realistis. Menetapkan tujuan adalah hal yang paling mendasar untuk…





