Motivator | Pembicara | Public Speaking “Practice makes perfect. After a long time of practiticing, our work will become natural, skillful, swift, and steady.” – Bruce Lee Untuk menjadi master atau professional dalam suatu bidang, Anda perlu berlatih dan terus belajar di bidang tersebut. Dengan langkah kecil yang Anda lakukan setiap harinya, itu akan membuat Anda semakin dekat dengan hal yang ingin Anda capai. Begitupun dengan skill presentasi atau membawakan sebuah materi didepan banyak orang. Anda membutuhkan skill, pengetahuan, dan ilmu yang cukup untuk membuat sebuah presentasi yang menarik serta membuat audiens Anda tertarik untuk mendengarkan Anda. Baca juga : Tips public speaking untuk introvert Berikut ini 3 tips untuk meningkatkan skill presentasi Anda : 1. Belajar dari para ahli Latihan akan membuat Anda menjadi master dalam suatu bidang, namun belajar dari sumber atau ahli dalam bidang tersebut adalah langkah awal Anda untuk memahaminya. Belajarlah dari para ahli public speaking…

Read more

Motivator | Pembicara | Public Speaking Introvert sering kali diartikan sebagai seorang yang pemalu, sulit berinteraksi dengan orang lain, dan cendurung tidak suka keramaian. Menurut kbbi.web.id intovert dapat diartikan sebagai seseorang yang cendutung bersikap menurut pikirannya sendiri  tanpa menghiraukan orang lain. Tidak semua introvert adalah orang yang pendiam yang tidak bisa berinteraksi dengan orang lain, ada juga beberapa orang dengan kepribadian ini yang ingin bisa seperti orang lain untuk berbicara didepan publik tanpa rasa takut. Lalu bagaimana caranya seorang introvert dapat membawakan public speaking dengan baik dan menarik? Baca juga : 3 Ide Ice Breaking Saat Kelas Daring Berikut ini adalah 3 tips untuk Anda si introvert yang ingin menguasai public speaking : 1. Ketahui kelebihan dan kelemahan Selalu ada plus dan minus dalam diri setiap orang, namun hal tersebut tidaklah menjadi halangan atau tantangan untuk mengembangkan sesuatu skill lain yang ada dalam diri Anda. Jika Anda tidak terbiasa berbicara…

Read more

Motivator | Pembicara | Public Speaking “Antusiasme dapat menyalakan api keyakinan atas kemampuan kita dan meningkatkan rasa percaya diri” – Cale Carnegie Antusiasme dalam sebuah presentasi atau public speaking sangatlah penting untuk membuatnya menarik dimata audiens Anda. Dengan antusiasme yang ada  pada pembawaan presentasi atau public speaking Anda maka audiens Anda akan ikut terbawa suasana menjadi aktif dan berpartisipasi dalam kelas tersebut. Baca juga : Buat Public Speaking Menarik Dengan 3P Penting Ini Salah satu hal penting yang harus Anda perhatikan sebagai seorang pembicara untuk membuat sebuah presentasi atau public speaking menjadi menarik adalah intonasi suara yang Anda gunakan selama membawakan kelas tersebut. Perhatikan 3 tips ini pada intonasi suara Anda selama presentasi : 1. Perhatikan Nada Suara Berilah beberapa penekanan pada kalimat yang Anda sampaikan. Anda harus bisa membedakan mana kata-kata yang akan Anda tekanankan kepada audiens atau tidak. Hal ini berguna untuk membuat audiens menjadi tahu bahwa ada…

Read more

Motivator | Pembicara | Public Speaking Saya pernah membawakan sebuah presentasi atau public speaking dengan audiens yang tidak bisa dibilang sedikit saat itu. 25 orang pada ruangan yang sama tengah duduk mendengarkan saya berbicara di depannya. Itu bukanlah presentasi atau public speaking pertama yang saya bawakan, namun rasanya masih saja seperti baru pertama kali membawakan sebuah presentasi. Gugup, bingung, dan ketakutan lainnya saya rasakan akibatnya saya menjadi terfokuskan pada apa yang saya rasakan, sehingga presentasi atau public speaking yang saya bawakan menjadi kurang hidup dan interaksi dengan audiens yang ada menjadi garing. Baca juga : Ice breaking saat public speaking Setelah belajar mengenai public speaking, saya mempelajari bahwa ada 3 P yang dapat menyelamatkan Anda dari sebuah Public Speaking yang garing. Apa saja? 3 P penting untuk menghidupkan public speaking : 1. Pembukaan Saat memulai sebuah presentasi atau public speaking, zona rawan Anda ada pada 3 menit pertama presentasi tersebut.…

Read more

Motivator | Pembicara | Public Speaking Menurut data dari sebuah kamus yang diterbitkan oleh Cambridfe University Press, Cambridge Dictionary. Ice breaking atau ice breaker diartikan sebagai sebuah permainan, games, atau quiz yang digunakan untuk mencairkan suasana dan mempermudah orang-orang dalam satu lingkup untuk dapat lebih bisa lebih dekat satu sama lain. Ice breaking atau ice breaker ini merupakan salah satu cara yang sering digunakan dan sering juga berhasil untuk memulai sebuah seminar, pelatihan, ataupun presentasi lainnya. Kegiatan ini sangat tepat untuk digunakan ketika audiens Anda merupakan orang-orang dengan latar belakang yang berbeda sehingga memerlukan suatu hal yang dapat dilakukan bersama demi terciptanya sebuah hubungan yang lebih dekat. Baca juga : Buat audiens terkesan dengan power point elegan Ketika Anda membuat sebuah pelatihan dimana para audiens Anda diharuskan dan diwajibkan untuk melakukan atau mempraktekkan apa saja yang mereka pelajari selama masa pelatihan tersebut, maka dibutuhkan sebuah kekompakkan antara audiens satu dan…

Read more

Motivator | Pembicara | Public Speaking Pada umumnya otak manusia terdiri dari dua bagian, yaitu otak kiri dan juga otak kanan. Untuk menarik perhatian audiens dengan membuatnya terkesan Anda dapat mempraktekkan gaya bicara yang dinamis yang disertai dengan ilustrasi atau gambaran yang menarik sehingga dapat  terhubung dengan otak kanan audiens Anda. Buatlah sebuah slide presentasi yang efektif untuk diterima oleh audiens Anda sehingga audiens Anda dapat menyerap dan memahami materi yang diberikan dengan baik dan mendapatkan apa yang diharapkan dari kelas Anda. Baca juga : Alur cerita misteri dalam public speaking Lakukan hal berikut dan buat audiens Anda terkesan : 1. Optimalkan Penggunaan PowerPoint PowerPoint merupakan salah satu teknologi masa kini yang dapat Anda manfaatkan fungsinya untuk meningkatkan kualitas dari presentasi atau public speaking yang Anda bawakan. Buatlah slide-slide powerpoint yang menarik dan tidak terlalu banyak teks namun tetap mendukung poin utama Anda. 2. Gunakan Laser Pointer Agar Anda tidak…

Read more

Public Speaking | “Communication: 20% what you know, 80% how you feel about what you know.” – Jim Rohn Cerita Adalah salah satu cara Anda untuk mempermudah audiens memahami apa yang Anda sampaikan. Dengan membawakan sebuah presentasi, public speaking, atau kelas Anda dengan sebuah cerita, maka hal tersebut akan membangkikan antusiasme dari audiens yang hadir. Mereka akan lebih mudah mengingat dan menerapkan poin-poin penting yang ada pada cerita Anda. Lalu, bagaimana caranya untuk membuat atau membawakan sebuah cerita yang menarik sehingga mampu membangkitkan antusiasme dan juga menggetarkan jiwa audiens Anda yang mendengarkan cerita tersebut? Baca juga : Teknik Sambo Dalam Public Speaking Lakukanlah 3 cara ini  : 1. Perhatikan alur cerita Sebelum membuat dan juga membawakan sebuah cerita pastikan bahwa Anda sudah paham dan tahu mengenai alur pada cerita tersebut. Alur sebelum dan sesudah yang ada didalamnya harus jelas. Apa saja yang Anda lakukan, apa yang Anda kerjakan, atau apa…

Read more

Corporate Governance | “No act of kindness, however small, is never wasted.” Aesop, Greek storyteller. Demikian kata-kata bijak yang merupakan anjuran memiliki soft skills: “kindness” – murah hati, suka menolong – yang patut kita miliki. Soft skills tidak dapat diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia, namun frase ini semakin menonjol dalam kurun lima tahun terakhir. Lucu jika kita bertanya pada Mbah Google, kata soft skills langsung diterjemahkan sebagai keterampilan lunak. Lupakan saja terjemahan lucu ini, namun bagi yang mengikuti perkembangan industri dan ilmu manajemen mengerti apa yang dimaksud dengan soft skills. Pasti ada hubungannya dengan keterampilan kita masing-masing, juga merupakan keterampilan yang sudah ada sejak lahir, terlebih penting bahwa soft skills semakin perlu dibina dalam diri masing-masing. Keterampilan, yang sederhananya bisa disebut sebagai kebisaan bertindak yang dimiliki  seseorang berbeda. Jika dikembangkan maka keterampilan seseorang yang baik harusnya dapat ditiru, dipelajari dan diikuti demi memajukan pribadi. Jadi soft skills seyogyanya kita harus pelajari,…

Read more

As I’m not a banker, even never worked in a banking institution, but since I became an adult I have had to go in and out of several banks; a week ago became interested in knowing more about banking & financial business. First of all, I was wondering why a financial industry is called a “bank”, where does the word come from? Of course, nowadays it is easy to ask “Grandpa Google”. To a lot of surprises the term “bank” for banking which extends various financial services is similar to the name for a sitting seat in Indonesian; “bangku”, and true enough here is an excerpt from Google: The word bank is taken from the Italian word “banco”, simply meaning a seat for two or more two persons, usually placed in public areas. These “bancos” are exactly the same as the Indonesian word “bangku”, until at present made available in…

Read more

Public Speaking | Hasil yang maksimal adalah salah satu tujuan dari presentasi atau public speaking yang sementara sedang Anda lakukan. Ada banyak cara untuk membuat presentasi atau public speaking Anda menjadi baik dan berjalan lancar sesuai dengan yang diharapkan. Salah satu prinsip penting yang dapat membantu Anda mencapainya adalah dengan model SAMBO. Menyampaikan materi dengan bahasa yang mudah dimengerti dengan contoh yang berhubungan dan juga penggunaan bahasa tubuh menjadi hal penting yang harus Anda perhatikan agar audiens atau peserta yang hadir dapat menangkap materi dengan baik. Baca juga : Manajemen waktu saat presentasi Cermati tiga poin dalam model berikut : 1. SAMpaikan bahasa yang mudah dipahami Bahasa yang mudah dimengerti dan dipahami audiens Anda akan membuat mereka lebih tertarik untuk mendengarkan apa yang Anda sampaikan. Karena jika bahasa yang Anda gunakan adalah bahasa yang sulit mereka pahami akan membuat mereka berfikir keras dan malas menyimak apa saja yang Anda bicarakan.…

Read more

530/539

© 2025 Public Speaking Academy