Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | Motivator
“Communication is a skill that you can learn. It’s like riding a bicycle or typing.”- Brian Tracy
Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, keberhasilan pemasaran tidak hanya ditentukan oleh produk yang baik, tetapi juga oleh kualitas tim pemasaran di baliknya. Tim pemasaran yang unggul mampu menyampaikan pesan dengan jelas, persuasif, dan sesuai dengan kebutuhan audiens. Salah satu upaya penting untuk mencapainya adalah melalui pelatihan yang terarah, termasuk pelatihan keterampilan parafrase.
Pelatihan parafrase membantu tim pemasaran menyampaikan ulang pesan inti dengan bahasa yang lebih tepat, menarik, dan mudah dipahami tanpa mengubah makna aslinya. Berikut empat langkah efektif untuk membangun tim pemasaran unggul melalui pelatihan yang tepat.
1. Mengidentifikasi Kebutuhan dan Tantangan Tim Pemasaran
Langkah awal yang krusial adalah memahami kebutuhan dan tantangan yang dihadapi tim pemasaran. Apakah tim kesulitan menyusun pesan promosi? Apakah komunikasi dengan calon pelanggan kurang efektif? Dengan melakukan evaluasi kinerja dan komunikasi internal, perusahaan dapat menentukan fokus pelatihan yang dibutuhkan, termasuk peningkatan kemampuan parafrase agar pesan pemasaran lebih relevan dan tepat sasaran.
2. Menyusun Materi Pelatihan yang Praktis dan Kontekstual
Pelatihan yang efektif harus bersifat aplikatif dan sesuai dengan kondisi nyata di lapangan. Materi pelatihan parafrase sebaiknya mencakup contoh kasus pemasaran, latihan mengolah pesan promosi, serta simulasi komunikasi dengan pelanggan. Dengan pendekatan ini, anggota tim tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu langsung menerapkannya dalam aktivitas pemasaran sehari-hari.
3. Mendorong Kolaborasi dan Umpan Balik Aktif
Pelatihan tidak seharusnya bersifat satu arah. Libatkan seluruh anggota tim dalam diskusi, latihan kelompok, dan sesi umpan balik. Melalui kolaborasi, tim dapat saling belajar cara menyampaikan pesan yang lebih efektif. Umpan balik dari atasan maupun rekan kerja juga membantu meningkatkan kemampuan parafrase dan memperkuat konsistensi pesan pemasaran.
4. Evaluasi dan Pengembangan Berkelanjutan
Langkah terakhir adalah melakukan evaluasi secara berkala terhadap hasil pelatihan. Perhatikan perubahan dalam kualitas komunikasi pemasaran, respons pelanggan, serta pencapaian target penjualan. Pelatihan yang berhasil sebaiknya diikuti dengan program pengembangan berkelanjutan agar kemampuan tim terus meningkat dan mampu beradaptasi dengan tren pasar yang dinamis.
Membangun tim pemasaran unggul tidak dapat dicapai secara instan. Dibutuhkan strategi pelatihan yang tepat, terencana, dan berkesinambungan. Melalui empat langkah efektif di atas, khususnya dengan memanfaatkan pelatihan parafrase, perusahaan dapat meningkatkan kualitas komunikasi pemasaran, memperkuat citra merek, dan pada akhirnya mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Sumber: Hetherington, C .4 Reasons Why Your Marketing Team Should Be Involved in Internal Training. 2026. Diakses pada 14 Januari 2026.https://trainingmag.com/category/news//ongkyhojanto.com/ atau untuk menanyakan mengenai Training Motivation Mastery atau Training Public Speaking silahkan hubungi Ms. Fujji 081271940909.
Best Regards,
Admin – Fujji Kurnia Suci
Semoga bermanfaat !


