Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | Motivator

“People don’t fail because of lack of ability, but because of lack of development.”
John C. Maxwell

Karyawan yang dianggap “tidak kompeten” sering kali bukan karena kurang potensi, tetapi karena belum memiliki kejelasan peran, keterampilan yang tepat, atau kepercayaan diri dalam bekerja. Kredibilitas bukan sesuatu yang instan—ia dibangun melalui proses yang terarah dan berkelanjutan. Berikut empat langkah strategis untuk meningkatkannya.

1. Lakukan Diagnosis Kompetensi Secara Objektif
Langkah awal adalah memahami akar masalah, bukan langsung memberi label. Evaluasi kompetensi harus mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja. Dengan diagnosis yang tepat, perusahaan dapat membedakan apakah masalah terletak pada kurangnya skill, pengalaman, arahan, atau motivasi.

2. Berikan Pelatihan yang Spesifik dan Relevan
Pelatihan umum sering kali tidak berdampak bagi karyawan yang sedang berjuang membangun kredibilitas. Mereka membutuhkan pelatihan yang fokus pada gap kompetensi nyata dan langsung terkait dengan tugas harian. Pendekatan learning by doing, simulasi, dan studi kasus nyata akan jauh lebih efektif.

3. Dampingi dengan Coaching dan Umpan Balik Konsisten
Karyawan yang belum kompeten sering kehilangan kepercayaan diri. Di sinilah peran atasan dan mentor menjadi krusial. Coaching yang berkelanjutan membantu mereka memahami standar kinerja, memperbaiki kesalahan, dan melihat progres diri secara nyata. Umpan balik harus jelas, spesifik, dan membangun—bukan menghakimi.

4. Beri Kesempatan Membuktikan Diri Secara Bertahap
Jangan menunggu karyawan “sempurna” baru diberi tanggung jawab. Mulailah dari tugas kecil, target jangka pendek, dan peran yang terukur. Ketika mereka berhasil, kepercayaan akan tumbuh—baik dari lingkungan kerja maupun dari diri mereka sendiri.

Meningkatkan kredibilitas karyawan yang belum kompeten bukan tentang menghukum kelemahan, tetapi tentang membangun kemampuan secara sistematis. Dengan diagnosis yang tepat, pelatihan relevan, coaching yang konsisten, dan kesempatan untuk membuktikan diri, karyawan dapat bertransformasi menjadi aset yang kredibel dan bernilai bagi organisasi.

Sumber: Coles, J. How to Manage Incompetent Employee.2026. Diakses pada 03 Februari 2026.https://enhance.training/how-to-manage-incompetent-employees-4-essential-steps-to-take-today-tm0231//ongkyhojanto.com/ atau untuk menanyakan mengenai Training Motivation Mastery atau Training Public Speaking silahkan hubungi Ms. Fujji 081271940909.

Best Regards,
Admin – Fujji Kurnia Suci
Semoga bermanfaat !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2025 Public Speaking Academy