Tips Memperkuat Hubungan dengan Audiens

Tips Memperkuat Hubungan dengan Audiens

Public Speaking | “What’s the key to a winning speech? It’s all about connection.” – Steven D. Cohen

 

Salah satu kunci kesuksesan sebuah pidato adalah hubungan yang terjalin antara pembicara dengan audiens. Bagaimana audiens melihat Anda ‘peka’ terhadap kebutuhan mereka. Anda pasti tidak ingin audiens melihat Anda sebagai penjual yang menawarkan produk. Anda ingin mereka melihat Anda sebagai sosok pemimpin yang mengutamakan kepentingan mereka, kan?

Anda tidak harus memiliki indera keenam untuk dapat membaca pikiran audiens dan membangun hubungan yang kuat dengan mereka. Berikut beberapa tips memperkuat hubungan dengan audiens yang bisa Anda coba.

 

Analisis Audiens

Sebelum menyampaikan pidato, Anda harus mengenal audiens Anda terlebih dulu. Mencari tahu apa yang mereka sukai, mereka butuhkan dan alasan kenapa mereka harus mendengarkan Anda. Bagaimana caranya? Anda bisa bertanya kepada pihak penyelenggara acara tentang orang-orang yang akan hadir. Apa yang mereka ingin pelajari?

Anda juga dapat mencari di google berita terbaru atau media sosial untuk mempelajari lebih lanjut tentang minat suatu kelompok. Setelah Anda memahami apa yang audiens butuhkan, Anda dapat menyesuaikan pidato Anda dengan kebutuhan mereka.

Gunakan Kata Ganti Inklusif

Salah satu cara termudah untuk menjalin ikatan dengan audiens adalah dengan menggunakan kata ganti inklusif seperti kami atau kita, bukan Anda atau kalian. Seperti yang ditunjukkan Shel Leanne dalam bukunya, Say It Like Obama: The Power of Speaking with Purpose and Vision, kata-kata ini membantu untuk “mengirim pesan bahwa pembicara dan mereka yang mendengarkan berada di tim yang sama, di kapal yang sama, menghadapi nasib yang sama.”

Baca juga: Tips menghadapi sesi tanya-jawab saat presentasi

Referensi Terbaru

Cara lain untuk terhubung dengan audiens Anda adalah dengan merujuk pada masa kini. Meskipun pendengar mungkin berpikir tentang masa lalu dan masa depan selama Anda berbicara, mereka akan menghabiskan sebagian besar waktu untuk berpikir, mencoba menghubungkan ide-ide Anda dengan kebutuhan dan tantangan mereka saat ini. Pikirkan tentang masalah yang dihadapi audiens Anda saat ini dan temukan cara untuk mengatasi masalah tersebut selama pidato.

Tekankan Manfaat dari Pidato Anda

Teknik terakhir adalah menekankan manfaat dari pesan yang ingin Anda sampaikan. Menurut Nick Morgan, penulis Before You Open Your Mouth: The Keys to Great Public Speaking yaitu pembicara harus selalu memperhatikan kebutuhan audiensnya.

Ketika masuk ke ruangan, audiens akan mulai bertanya-tanya “kenapa”—kenapa saya harus peduli? kenapa penting? Jika pembicara berhasil meyakinkan audiens, maka mereka akhirnya akan bertanya “bagaimana”—bagaimana saya menerapkan ide ini? bagaimana saya bisa memilikinya? Itulah tugas pembicara: mengalihkan audiens dari “kenapa” menjadi “bagaimana”.

 

Jika Anda mempertahankan pendekatan yang berpusat pada audiens, mereka akan menghargai Anda, salah satunya dengan bentuk tepuk tangan.

 

Translator : PL

Jika Anda ingin mengetahui cara presentasi yang hebat, klik DISINI dan temukan jawabannya.

Tingkatkan kemampuan diri Anda dengan klik www.publicspeakingacademy.co.id atau Untuk menanyakan mengenai Training Public Speaking silahkan hubungi Ms. Cheristine 0811 3440 909

Sumber: https://professional.dce.harvard.edu/blog/make-your-speech-all-about-the-audience/