Persiapan dalam Public Speaking 2

Persiapan dalam Public Speaking 2

Tentu saja, pembicara seminar public speaking yang berpengalaman menggunakan kedua metode pemilihan tersebut. Bahkan, orang yang senang membaca dan merenung kadang-kadang dipaksa untuk berburu tugas pengumpulan bahan menjadi aktivitas yang serius. Namun, bahkan dalam kasus seperti itu, terdapat perasaan bahwa pemilihan topik dihasilkan oleh proses penentuan, karena tidak ada pembicara yang cermat akan menentukan sebuah tema yang tidak mewakili beberapa pemikiran matang.

Bersambung…

c. Menentukan Materi Topik

Ketika tema telah dipilihkan untuk Anda oleh orang lain, masih terdapat langkah selanjutnya untuk menentukan materi topik tersebut. Sesungguhnya pertimbangan sama yang memandu Anda saat memilih sebuah tema akan memandu Anda dalam memilih materi. Tanyakan kepada diri sendiri –atau orang lain –pertanyaan seperti ini.

Telah banyak terbukti, kekacauan dalam topik, pembicara, kesempatan, dan tempat disebabkan karena luputnya mengajukan pertanyaan penting seperti itu.

d. Pertanyaan Tentang Proporsi

Pengaturan proporsi dalam seminar public speaking dicapai dengan penyesuaian waktu yang baik. Anda tidak selalu menentukan seberapa lengkap pembahasan topik yang akan disampaikan. Waktu sepuluh menit bukan berarti sembilan atau sebelas –meskipun di semua acara, sembilan lebih baik daripada sebelas.

Hal lain yang penting adalah, bagian manakah dari pidato dalam training public speaking Anda yang menuntut penekanan paling besar. Begitu hal ini sudah diputuskan, Anda akan tahu dimana menempatkan bagian penting sehingga dapat memberikan nilai strategis terbesar dan sebesar apakah persiapan yang harus diberikan pada pemikiran utama itu sehingga bagian penting tersebut tidak tenggelam oleh hal-hal yang tidak penting.

e. Menyentuh Sumber Asli

Cara paling jitu untuk menghidupkan bahan pidato adalah dengan mengumpulkan fakta secara langsung. Kata-kata Anda akan lebih berpengaruh ketika Anda dapat mengatakan, “Saya telah meneliti daftar pekerja di setiap pabrik di distrik ini dan menemukan bahwa tiga puluh dua persen anak-anak yang dipekerjakan masih berada dibawah umur.” Anda harus mengadopsi metode seorang wartawan dan temukan fakta yang mendasari argumen atau pernyataan Anda.

 

Salam Hebat

Ongky Hojanto
Founder Motivator ACademy & Public Speaking Academy

Inspirator Sukses no 1 Indonesia (versi majalah info bisnis Internasional)

Yuk, ngobrol bersama saya? FOLLOW saya di twitter: @ongkyhojanto. Atau, LIKE saya di facebook

Originally posted 2016-08-05 11:12:10.