Menarik Perhatian Dengan Suntikan Kekuatan

Menarik Perhatian Dengan Suntikan Kekuatan

Public Speaking Indonesia | Kenneth A. Wells berkata Seorang pendengar yang baik mencoba memahami sepenuhnya apa yang dikatakan orang lain. Pada akhirnya mungkin saja ia sangat tidak setuju, tetapi sebelum ia tidak setuju, ia ingin tahu dulu dengan tepat apa yang tidak disetujuinya.”

Menit-menit pertama dalam workshop mana pun sering menjadi yang paling menegangkan. Public Speaking Training Jakarta | Memiliki sebuah pembukaan kuat yang terencana dengan baik dapat meringankan stress Anda. Hal itu membantu Anda menarik perhatian Audiens, dan membuat mereka mengangguk, tersenyum, bahkan tertawa bersama Anda.

Berikut adalah Teknik pembukaan penarik perhatian dengan SK yang ampuh. Gunakan imajinasi dan kreativitas Anda untuk menyelaraskan teknik-teknik itu sesuai dengan audiens Anda.

  1. Bercerita

Gambarkan sebuah insiden atau lontarkan sebuah anekdot dengan detail yang jelas. Pastikan hal itu berhubungan dengan topik Anda , atau sebuah yang bisa turut dirasakan Audiens Anda. Bisa sesuatu  yang lucu atau serius, tergantung pada topik Anda dan suasana yang ingin Anda ciptakan.

  1. Statistik atau Kutipan

Sebuah kutipan yang menggugah atau statistik yang mencengangkan dapat memunculkan ketertarikan dan menguatkan poin-poin pembelajaran Anda. Buku, majalah, koran, atau internet menyediakan banyak sekali statitstik atau kutipan mengenai berbagai topik. Misalnya, ketiklah [leadership quote] (kutipan tentang kepemimpinan) di Google untuk mendapatkan sumber kutipan yang melimpah terkait topik itu.

Baca juga : Eye Contact dalam Presentasi

  1. Lukiskanlah

Jangan hanya mengutip angka atau statistik. Letakkan statistik itu dalam sebuah konteks yang melukiskan sebuah gambaran bagi audiens Anda. Contoh : “50.000 orang karyawan adalah jumlah yang sangat banyak untuk dilatih dan saya butuh staff tambahan untuk melakukan pekerjaan itu.” Anda sebaiknya menyatakan hal itu lebih dinamis. Dengan mengungkapkan sebuah angka (50.000) lebih besar kemungkinannya bahwa mereka memahami mengapa mereka harus mengabulkan permintaan staff pelatihan tambahan dari Anda.

  1. Gunakan sebuah Analogi

Analogi itu sangat potensial; analogi menjadikan sebuah poin pembelajaran benar-benar dipahami oleh peserta Anda. Contoh : “sebagai pendidik, kita ingin peserta kita menerapkan semua yang kita ajarkan. Tetapi, itu tidak selalu terjadi. Anda setuju kan?”

Itulah 4 Teknik menarik perhatian audiens, selamat mencoba!

 

Ingin tingkatkan kemampuan presentasi dan Public Speaking Anda? Hubungi Pusat Public Speaking Jakarta di nomor 08113490909.