7 cara membangun keakraban

7 cara membangun keakraban

Public speaking indonesia I Di dalam suatu hubungan dalam berkomunikasi, ketika anda baru mengenal seseorang , tetapi anda belum memiliki keakraban dengan lawan bicara anda, anda bingung bagaimana caranya anda memulai keakraban tersebut? Apakah anda dapat menyamakan diri anda dengan lawan bicara anda dan anda belum mengetahui cara membangun keakraban tersebut?

 

7 Cara membangun keakraban :

1. Kecepatan Berbicara

Dimana anda atau lawan bicara anda memulai sebuah percakapan dengan anda, anda harus bisa menyesuaikan diri anda dengan lawan bicara anda untuk mengontrol kecepatan berbicara anda. Jika lawan bicara anda dengan kecepatan yang belum bisa anda pahami, anda bisa menyakan hal tersebut kepada lawan bicara anda tetapi jangan berlarut – larut anda bertanya. Anda hanya membuat lawan bicara anda merasa dihargai bahwa anda merespon lawan bicara anda.

 

2. Umpan balik dengan kata – kata

Jika lawan bicara anda sharing terhadap anda, anda meresponnya dengan umpan balik terhadap lawan bicara anda. Anda bisa memberikan informasi ke arah positif dengan cara yang bermanfaat baik mendukung perilaku yang efektif / untuk membawa orang tersebut kejalur kinerja yang sukses, anda juga bisa memberikan pujian terhadap lawan bicara anda.

 

3. Kontak mata

Di saat anda berkomunikasi, perhatikan pada kontak mata lawan bicara anda, jangan anda asik dengan diri anda sendiri, karena hal tersebut bisa membuat lawan bicara anda merasa tidak dihargai oleh anda.

 

4. Anggukan kepala

Mempunyai tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap kebenaran pesan-pesan yang disampaikan dengan menggunakan bahasa isyarat yang Bersifat efisien, maksudnya antara anda dengan lawan bicara anda dapat saling memahami dengan cepat. Misal, ketika berlangsung rapat di kantor seorang pemimpin rapat memberikan isyarat kepada pembawa acara (dengan anggukan kepala) memberitahu bahwa acara rapat dapat dimulai.

 

Baca Juga : 3 Langkah menjadi trainer zaman now

 

5. Postur

Di dalam berkomunikasi bahasa yang hanya dapat dilihat dan dirasakan namun tidak dapat didengar oleh lawan bicara anda. bahasa tubuh yang anda gunakan termasuk kontak mata, ekspresi wajah, gerak-isyarat, gaya, ruang atau jarak, wilayah pribadi serta sentuhan. Bila postur tubuh dipakai saat anda berkomunikasi dengan lawan bicara anda, hal tersebut untuk mendukung komunikasi anda agar lebih mudah dimengerti terutama pada saat anda berkomunikasi yang mengandung perasaan anda.

 

6. Gerakan tangan

ketika anda akan memasukkan sugesti atau saran, anda bisa menggerakkan tangan anda dari atas ke bawah. Dan sebaliknya, ketika anda ingin menjaganya agar tetap bergairah, anda bisa membuat gerakan gerakan tangan dari bawah ke atas. Dengan membutuhkan seni untuk mengetahui kapan anda harus membuatnya rileks, dan kapan harus membuatnya terstimulasi dan lebih bergairah. Lakukan gerakan gerakan itu dengan “wajar” sehingga tidak menimbulkan kecurigaan. Dan anda bisa mengendalikan komunikasi anda dan memasukkan saran saran tanpa banyak mengalami resistensi.

 

7. Posisi kaki

Dimana saat anda komunikasi dengan lawan bicara anda , entah anda duduk atau berdiri pastikan posisi kaki anda yang membuat diri anda nyaman. Jangan biarkan posisi kaki anda membuat diri anda tidak nyaman karena akan di lihat oleh lawan bicara anda dari ketidak nyamanan pada diri anda. anda bisa samakan posisi kaki anda dengan lawan bicara anda agar anda dapat memulai keakraban dengan lawan bicara anda.

 

Public Speaking Jakarta | Training Public Speaking

 

Untuk memahami teknik presentasi yang menarik klik DISINI dan temukan jawabannya

 

Tingkatkan kemampuan Public Speaking dan presentasi anda dengan klik www.publicspeakingacademy.co.id  atau hubungi 0812 4950 909